
Darren dan Senja buru -buru pulang dari panti asuhan ,karena Sarita sudah berkali - kali menelpon .Kalau Keluarga Arham sejam lagi bakalan sampai di bandara .
Sebelum ke bandara ,mereka menyempatkan diri untuk pulang mengganti baju dan juga mengambil keperluan Senja selama di hotel .Untung saja Senja sudah mempersiapkan semua dari kemarin ,jadi tinggal angkut saja kopernya .
"Ayo Ask !"ajak Darren tidak sabar karena Senja masih saja celingukan di seputaran kamarnya .
"Sebentar ,Senja takut ada yang ketinggalan "sahut Senja .
Darren ikut mengedarkan pandangannya ke sekitar ruangan ,Darren melihat ada paper bag agak tersempar di bawah ranjang .Dengan akal liciknya ,Darren malah mendorong paper bag itu semakin ke bawah kolong .Lumayan akan ada alasan bisa bertemu Senja besok .
"Ya sudah yuk Ask ,Mama bawa mobil sendiri ? "tanya Senja .
"Ya iyalah ,kan ada papa nanti .Terus ada satu mobil lagi khusus untuk tuan Arham dan istrinya "jelas Darren ,menenteng satu koper berukuran besar milik Senja .
Laju kendaraan yang lumayan tinggi ,membuat perut Senja menjadi agak mual .
"Ask ..Stop !! "teriak Senja .
Darren mengurangi kecepatan mobilnya ,"Ada apa Ask ? "tanya Darren heran .
"Kamu ngejar apa sih ? Senja mual sekali .Kita tidak sedang di sirkuit Ask "tanya Senja kesal .
"Sorry Ask ...Aku mau test drive .Meskipun bukan mobil sport ,enak juga dibuat lari kenceng .Yanes baru saja mengganti ukuran ban .Sepertinya memang cocok .Lebih anteng biarpun dibuat agak ngebut "jelas Darren dengan santainya .
"Stop hobby balap mu Ask ,apalagi di jalanan seperti ini .Senja tidak mau kejadian mas Rafli dan Zain terulang .Cukup sekali itu saja .Kamu bisa menggantinya dengan hoby yang lain "ucap Senja serius .
"Terus hoby apa ask ? aku suka memacu adrenalin .Tidak sering .Hanya sesekali saja ,saat aku jenuh dengan pekerjaan di kantor "ucap Darren .
"Askim bisa memacu adrenalin bersama Senja nanti .Senja jamin lebih menguras keringat .Tidak perlu membahayakan diri sendiri dan orang lain "ucap Senja ,santai .
Seketika membuat pikiran Darren traveling .Senja memang penuh kejutan ,Darren baru tau kalau seorang Senja imajinasi liar nya juga lumayan .Sepertinya Darren memang harus menambah koleksi sarungnya .Padahal bukan itu yang dimaksud Senja .Dulu Senja sangat menyukai Thai boxing ,sepertinya melakukan dengan pasangan akan sangat menyenangkan.
__ADS_1
Mobil Darren berhenti tepat di belakang mobil mamanya ,tampak Tuan Arham berjalan sejajar dengan papanya .Diikuti Bae di belakang Arham baru Eunji dan Hyeon .
Senja dan Darren turun dari mobilnya begitu juga Sarita .Dengan canggung Senja mencium punggung tangan Arham dan Bae secara bergantian .Lalu memeluk Eunji dan Hyeon satu per satu .Diikuti Darren melakukan hal yang sama .Sarita pun dengan ramahnya menyapa mereka .
"Kemana Chun ? "tanya Bae .
"Chun masih bekerja nyonya ,dia tidak mau cuti .Chun akan menyusul ke hotel nanti setelah pulang kantor "jawab Senja .
"Panggil aku Eomma ,Kemala .Seperti Chun memanggilku "ucap Bae .
"Baik Eomma "kata Senja .
"Silahkan Tuan Arham ,Nyonya Bae "ucap Darren mempersilahkan kedua calon mertuanya menuju mobil jemputan .
"Nji ,hyoun kalian sama kakak "ucap Senja .
Setelah semua masuk ke dalam mobil ,mereka pun menuju hotel beriringan .
"Ask ...Aku tidak usah pergi kalau itu membebani pikiranmu .Aku tida keberatan "ucap Darren akhirnya mengalah .
"Tidak mengapa ,kamu pergilah Ask .Nanti teman - temanmu mengira Senja mengekangmu .Senja mengijinkan tapi ajak Hyeon dan Eunji "ucap Senja .
"Bukankah kakak memang mengekang ? kalau tidak pasti kakak mengijinkan tanpa syarat "ledek Hyeon .Darren langsung memberi kode dari matanya agar Hyeon diam .Situasi baru saja kondusif ,jangan sampai terjadi perselisihan lagi .
"Memang ,sudah tugas kakak menjaga calon suami kakak .Kalau mau yang bisa bebas ,berarti nikahnya bukan sama kakak "sahut Senja santai .
"Aku ikhlas kok Ask .Tiap hari dikurung di kamar juga gak masalah .Aku ikhlas .Pasrah sudah "goda Darren .
Darren menghentikan mobilnya di lobby hotel resort yang akan menjadi tempat mereka menjalankan akad nikah sekaligus repsepsi sabtu nanti .
Bel boy membantu menurunkan dan membawa koper - koper mereka .
__ADS_1
"Kok Darren ikut masuk ?"tanya Bae merasa aneh .
"Kan nganter Senja "jawab Darren dengan entengnya .
"Enggak ....Darren pulang sekarang .Kemala sama kita sudah aman .Tidak ada video call ,tidak ada saling kirim foto ,tidak boleh voice note .Ponsel Kemala Eomma yang bawa .Jadi jangan harap bisa membohongi Eomma .Sebelum pernikahan Kemala akan tidur bersama Eomma dan Chun "ucap Bae ,seketika membuat semangat Darren menciut .Senja mengerlingkan satu matanya pada Darren seolah ingin mengolok - olok .
"Tuan Arham ,sampai jumpa nanti malam .Saya akan datang bersama Opa nya Darren juga .Selamat beristirahat dulu .Mungkin tuan Arham ingin melepas kangen dulu bersama Senja .Kami mohon diri dulu "pamit Mahendra .
"Nyonya Bae sampai bertemu nanti malam .Biar mereka nanti malam dengan urusan mereka .Kita harus memastikan makanan dan minuman yang akan disajikan untuk tamu nanti sempurna "ucap Sarita yang sudah mempunyai jadwal untuk test food semua hidangan yang akan disajikan di resepsi nanti bersama Bae .
"Terimakasih pak Mahendra .Senang sekali berbesanan dengan anda .Sampai jumpa nanti malam "balas Arham .
"Sampai nanti malam nyonya Sarita .Tolong anaknya di jaga ,jangan sampai kita lengah dan kecolongan .Karena anak sekarang pintar - pintar "ucap Bae menatap Darren penuh curiga .
Darren ,Mahendra dan Sarita pun kembali ke rumah mereka .Tentu saja Darren pulang dengan wajah yang tidak sesumringah tadi .Hanya Chun Cha harapan satu - satunya untuk bisa menghubungkan dirinya dengan Senja .Semoga saja Chun Cha tidak sepenurut Senja yang sepertinya malah senang di pingit .
"Apa kabar kamu nak ? "tanya Arham begitu mereka berada di presiden suite resort .Ruangan yang terluas di resort tersebut ,kamar yang memiliki kamar lain juga ,Mereka sekeluarga akan tinggal di situ sampai acara resepsi nanti .
"Sehat pak "jawab Senja .
"Appa ,bukan bapak "sahut Bae .
"Appa tau sekarang kamu sedang mengandung anak dari Aleandro Zanetti dan mendiang istrinya .Itulah kenapa Appa menjodohkan Chun dengannya .Keluarga Zanetti akan mengambil anak itu Setelah lahir dan membawanya ke italia .Kalau Aleandro bersama Chun ,anak itu bisa bersama Chun dan kalian bisa mengasuhnya bersama "ucap Arham tiba - tiba .
"Appa tidak perlu mengorbankan Chun untuk anak ini .Karena anak ini hak mereka Appa "jawab Senja tegas .
"Tidak begitu La ,Kami berhutang banyak kebahagiaan padamu .Kami juga tidak terlalu memaksa Chun .Kalau kami kejam ,Chun tidak akan lama di sini .Mudah sekali menemukan Chun sesaat setelah dia kabur .Saatnya Chun belajar tentang kehidupan yang sebenarnya .Biarlah hubungan Aleandro dan Chun berjalan alami .Kalau memang mereka tidak bisa bersatu .Appa dan Eomma akan mengupayakan hal lain agar anak itu tetap berada ditanganmu "ucap Bae .
"Tapi Eomma ,anak ini memang hak mereka "sahut Senja.
"Tidak Kemala .Anak ini harus di sekitar kita .Kamu turuti saja Eomma dan Appa .Jangan sampai anak itu berakhir seperti dirimu .Apalagi jika anak itu perempuan "ucap Arham tegas dan sedikit memaksa ,membuat Senja semakin bingung .Kisah Senja membuat Arham trauma .Keluarga Zanetti dan Keluarga Ibunda Senja memiliki kesamaan kisah .Mereka tidak ingin Senja kehilangan anak yang dikandung susah payah selama 9 bulan .
__ADS_1