
...Mumpung Hari Senin ,Bisa dibagi sedikit Vote nya buat saya ya Kak ,Bund .... 1 Vote kalian sangat berarti buat Author .Terimakasih...
πππΌπΌπΌππ
Bagi kebanyakan orang ,tiada hari senin yang tak sibuk .Sepertinya hal itu juga berlaku untuk Senja .Seperti biasa Senja sudah bersiap menuju kantor menunggu jemputan dari Aleandro dan Chun Cha .
Senin pagi tak hanya sibuk ,tapi juga hari di mana Senja harus merayu Darren yang selalu dengan berat hati melihat Senja satu mobil dengan Aleandro meskipun ada Chun Cha juga di dalamnya .
"Ask ...Cemberut terus ,ntar gantengnya ilang lho .Kalau ilang mana bisa sombong lagi .Selain ganteng sama kaya kan gak ada yang bisa disombongin "goda Senja ,malah membuat Darren makin cemberut .
"Ask ... Nanti siang mau nyamperin atau disamperin ?"tanya Senja kali ini serius .
"Disamperin ,dibawa'in makanan ,disuapin terus dikasih pencuci mulut "jawab Darren asal .
"Baiklah ,tapi agak sorean ya ask .Hari ini Senja ada meeting di luar ."ucap Senja langsung disambut tatapan tidak suka dari Darren .
"Ask ,mustinya kamu ambil cuti .Kalau kamu tidak hamil ,mungkin tidak masalah .Tapi kamu sedang hamil Ask ,dengan kesibukanmu ,persiapan pernikahan kita dan acara nanti kamu harus benar - benar kondisi fit .Jangan sampai kamu malah kecapaian sebelumnya "ingat Darren .
"Iya ,Senja paham Ask .Lagian Ask ,orang hamil itu bukan orang sakit .Selagi kondisinya kuat ,aktivitasnya ya kudu normal .Yang penting tuh nutrisi ,vitamin dan susu hamilnya gak telat plus kudu happy .Gak boleh angkat yang berat - berat dan rutin cek kandungan "jelas Senja ,bersamaan dengan terdengarnya bunyi klakson mobil Aleandro .
Darren mengantar Senja sampai masuk ke mobil Aleandro .
"Hati - hati bawa calon istriku Al "ucap Darren .
"Hemmmm..."jawab Aleandro malas .
"Kakak ipar ,cincinnya sudah jadi .Yang ambil mau Chun atau kakak ipar sama kak Senja ?"tanya Chun Cha .
"Kamu saja Chun .Kakakmu terlalu sibuk "sindir Darren .
"Bye Ask ,sampai ketemu nanti sore muachhhh...Jangan cemberut itu muka "ucap Senja tidak peduli sindiran Darren .
Bersama Darren membuat Senja sedikit harus lebih ekspresif ,karena Darren adalah tipikal moody .Swing mood nya bisa dratis dari seneng ke marah ,begitu juga sebaliknya .Jika Senja tidak bisa sedikit mengalah ,bukan tidak mungkin setiap hari mereka akan bertengkar untuk hal - hal kecil yang tidak penting .
Aleandro menjalankan mobilnya dengan kecepatan normal 60km/jam ,Sekilas Aleandro melihat Senja dari rear -vision mirior mobilnya .Aleandro pernah melihat Senja versi agak 'liar ' seperti ini saat bersama Rafli dulu .
"Chun ,bisa minta tolong hitungin ini gak ? kakak lagi gak konsen banget .Takut salah "ucap Senja menyerahkan file budget pernikahannya yang barusan dikirim WO melalui email di ponselnya .
Chun menerima ponsel dari Senja tanpa menggunakan kalkulator dan hanya bermodalkan lima jemari tangannya yang digerakkan cepat beraturan .
__ADS_1
"xx.xxx.543.000 "ucap Chun Cha dengan yakin .
"Hah ? Yakin bener kan Chun ? "tanya Senja rasanya ingin pingsan dengan angka yang diucapkan Chun Cha .
"Kalau gak percaya sini Chun convert dulu ke Excel terus pakai autosum "sahut Chun cepat .Tangannya mengirimkan file Senja ke ponselnya ,lalu dengan ponselnya melakukan convert .
"Done ..Bener gak kak ?"tanya Chun menunjukkan hitungan manualnya dengan yang menggunakan excel .Sama persis .
"Kokbbisa sih Chun ? cepet pula "puji Senja takjub .
Aleandro langsung teringat kalau Nando akan menghadapi olimpiade matematika bulan depan .Sepertinya Chun bisa mengajari Nando .
"Chun mau gak ngajarin Nando Matematika .Bulan depan dia mau ikut olimpiade matematika di negara S "ucap Aleandro tanpa basa - basi .
"Nando anaknya kak Rosa sama om Al ?"tanya Chun Cha .
"Iya "jawab Aleandro singkat .
"Bolehhh ... Buat Om Al apa sih yang enggak "jawab Chun Cha masih dalam rangka usaha mendapatkan perhatian Aleandro .
"Kak Al ,Senja turun di kantornya abang saja .Senja ada perlu mendadak sama abang "pinta Senja pada Aleandro .
"Nanti driver dan Rosa langsung suruh berangkat duluan saja ke sana .Kakak dari tempat abang nyusul .Kakak pasti on time "ucap Senja .
Aleandro membelokkan mobilnya perlahan menuju lobby utama Mahendra group .Menghentikan mobilnya tepat di belakang mobil Darren yang ternyata juga baru sampai .
"Makasih kak Al "ucap Senja ,buru -buru turun dari mobil tanpa memberi salam pada Chun Cha karena melihat Darren juga baru turun dari mobilnya .
"Askim !!!"teriak Senja membuat Darren langsung menoleh ,selain familiar dengan suara yang meneriakinya ,tidak mungkin ada orang lain yang memanggilnya seperti itu selain calon istrinya .
"Jangan lari Ask "ucap Darren mengingatkan Senja .
"Kita harus bicara "ucap Senja menarik tangan Darren supaya mempercepat langkahnya .
Jam kantor yang belum di mulai ,membuat Darren dan Senja menjadi pusat perhatian karyawan Darren yang masih banyak berada di sekitaran lobby ,atau yang sedang menunggu antrian lift .Mereka sudah familiar dengan wajah Senja .Bukan karena Senja sering ke kantor .Melainkan karena Darren sering menggunakan foto Senja di profil beberapa sosial medianya .Tentu saja bukan Senja sendirian .Melainkan saat mereka berdua .
"Ask ,kenapa invoice biaya pernikahan kita jadi sebesar itu .Bukankah kemarin kita sepakat budgetnya tidak sampai dua digit "omel Senja .
"Karena semua mintanya perfect Ask dan waktu kita mepet .Mau tidak mau kita harus memberikan budget lebih kalau ingin semua sesuai rencana "jelas Darren santai .
__ADS_1
"Bahkan Senja harus tidak menyentuh gaji selama 6tahun untuk mencapai setengah budget itu "ucap Senja dengan polosnya .
"Terus masalahnya di mana ?"tanya Darren dengan entengnya .
"Teman - teman Senja di kantor ,kalau resepsi pernikahan biayanya patungan sama pasangannya "kata Senja .
"Terus ?"tanya Darren ,sebenarnya sudah paham tapi hanya ingin menggoda Senja .
"Kalau Senja ngasih seper sepuluhnya saja bagaimana ? "tanya Senja memelas .
"Ehmmmm ...Tidak bisa .Kita harus adil "jawab Darren tegas tapi menahan tawa .
"Kalau begitu kita tidak jadi nikah saja .Apa pentingnya resepsi semewah ini .Dulu Senja sama mas Rafli juga tidak pakai resepsi tetap sah "ucap Senja asal .
"Beda Rafli ,beda Darren .Stop menyama -nyamakan "sahut Darren .
"Ya sudah kita tidak jadi nikah saja "kata Senja ,sedih .
"Gak jadi nikah kok sedih ? katanya gak cinta "ucap Darren terus menggoda .
"Kan bibir Senja sudah kamu jajah tiap hari ask .Bagaimana Senja mempertanggung jawabkan ini .Kalau suatu saat ada yang mau menikahi Senja "jawab Senja ,lalu memanyunkan bibirnya .
Darren tidak bisa menahan tawanya .
"Ask ..siapa yang menyuruhmu keluar uang untuk pernikahan kita ? jangankan kamu ,orangtuaku pun tidak perlu keluar uang .Aku laki - laki Ask .Kalau aku siap menikahimu ,maka aku harus mempersiapkan semuanya dari yang terkecil sekalipun .Sudah aku bilang calon suamimu ini kaya raya dan tidak pelit "jelas Darren serius tapi terdengar santai .
"Tapi janji ya ,setelah menikah jangan mengungkit - ungkit kalau lagi berantem .Nanti kalau marah ,kamu ngata - ngatain Senja cuman modal badan doang .Senja tidak mau "ucap Senja masih saja konyol .
"Dasar ... Jangan sok polos Nyonya Darren .Ini tidak gratis .Kamu harus membayar lebih mahal "ucap Darren licik .
"Berapa ?"tanya Senja masih mengira semua tentang uang .
"Bukan berapa ? tapi apa ? Aku sudah mempunyai segalanya Ask ,tapi sejak mengenalmu aku merasa tidak bisa sombong lagi .Sekarang aku merasa lemah dan tidak percaya diri jika tanpa kamu .Jadi bayarlah pernikahan yang mahal ini dengan kesetiaan dan pengabdianmu seumur hidup padaku .Aku tidak mau mendengar alasan apapun .Kamu yang membuat aku lemah ,maka kamu pula yang harus menguatkanku "ucap Darren panjang lebar .
Senja tiba - tiba memeluk Darren .
"Ask ,jujur perasaanku akhir - akhir ini merasa tidak enak .Seperti ada yang mengganjal ,tapi entah apa .Ask ...apapun yang kita lalui nanti .Apapun kesalahanku nanti ,tolong jangan bosan ingatkan aku "ucap Senja terdengar berat .
Darren menganggukkan kepalanya dan memeluk Senja lebih erat .Darren tau seberapa kuat Senja menutupi dengan senyuman ,keceriaan dan ketegarannya .Ada kalanya mata Senja tidak bisa bohong ,ada beban kesedihan di sana .Seorang ibu yang kehilangan segalanya dan di hina luar biasa oleh keluarga mendiang suaminya sendiri .Urusan ini belum benar - benar selesai .
__ADS_1