Menikahi Surrogate Mother Tanteku

Menikahi Surrogate Mother Tanteku
Curahan Hati Senja


__ADS_3

Di dalam kamar Senja menumpahkan air matanya .Tangisnya yang tertahan tanpa suara ,membuat dadanya terasa sesak .Mendengar ucapan Darren ,begitu menyakitkan .Benarkah memang dirinya tidak pantas bahagia dan dicintai lagi ? .


Senja tau satu - satunya kesalahannya tadi adalah membandingkan Darren dengan Rafli .Kalimat yang harusnya tidak keluar dari mulutnya .


Senja mengambil tas nya dan memasukkan beberapa helai pakaian .Mengusap matanya yang terlihat sembab dan hidungnya yang memerah .Senja mencoba menutupinya dengan foundation dan bedak .Menelpon driver kantornya dan duduk di tepian ranjang untuk menunggu jemputan .


Darren sudah selesai mandi dan mengganti bajunya .Meski ingin mengajak Senja bicara baik - baik Darren enggan untuk mengetuk pintu kamar Senja .Mungkin membiarkan Senja sendiri bisa membuatnya lebih tenang nanti .Darren merebahkan tubuhnya di atas karpet tebal di ruang tengah ,setidaknya dia dekat dengan Senja sekarang .Saat Senja keluar nanti ,Darren akan mencoba bicara lebih baik .


Membawa satu tas tangan berisi bajunya dan tas selempang hitam di pundaknya ,Senja terlihat keluar kamar .Darren segera berdiri dan menghampiri Senja .


"Jangan sekarang .Aku takut akan keluar kata - kata yang lebih menyakitkan lagi nanti .Cukup untuk hari ini .Aku tidak kemana - kemana .Aku hanya ke rumah Opa "ucap Senja sebelum sempat Darren bicara .


"Ask jangan pergi "ucap Darren ,bayangannya sudah terlalu buruk dan jauh .


"Aku hanya ke rumah Opa "jawab Senja datar .


"Ask ,apapun yang terjadi hari ini .Jangan batalkan pernikahan kita .Mari kita bicara baik - baik !"ajak Darren .

__ADS_1


"Kita akan bicara nanti setelah aku tenang ,Kamu tau aku hanya ke rumah Opa "ucap Senja ,berjalan meninggalkan Darren yang sedang tertegun menatap punggung Senja yang semakin menghilang dari jangkauan matanya .


Darren masuk ke dalam kamar Senja ,merebahkan badannya di atas ranjang Senja dengan bantal yang masih terasa basah karena air mata .Darren meremas rambutnya kasar .Pernikahan tinggal 4 hari lagi ,tapi mereka malah bertengkar sehebat ini .Meski Senja pergi atas sepengetahuannya ,tetap saja ini membuat Darren sangat tidak nyaman .


Sangat tidak mungkin Darren menyusul Senja ke rumah opanya ,bisa jadi Darren malah akan dimarahi .Hutama bisa saja langsung membatalkan pernikahan ,kalau tau Darren mengatakan hal seperti tadi pada Senja .Dia memang tidak suka dibanding - bandingkan ,apalagi dengan Rafli yang jelas - jelas dari dulu memang saingannya .


Ada enam hampers di dalam kamar Senja yang harusnya akan mereka antar sore ini berdua ,tiga di antaranya untuk pengurus panti asuhan di mana tempat Senja di besarkan ,satu lagi untuk pemilik warung tempat Senja dulu bekerja setelah pulang sekolah ,dan dua untuk teman kuliah Senja yang banyak membantu Senja dalam urusan mengeprint tugas .Sudah tertera alamat lengkap,Darren akan tetap mengantarnya kalaupun Senja tidak pulang sore nanti .


"Maaf Opa ,Senja minta ijin mau bermalam di sini "ucap Senja hati - hati begitu Hutama memandangnya aneh sejak pertama kali datang tadi .


"Ada masalah apa sama Darren Nja ?"tanya opa to the point .


"Kalau sedikit saja kamu berani meninggalkan rumahnya ,bagaimana kalau besar .Apa tidak bisa dibicarakan baik - baik ?"tanya Hutama dengan sabar .


"Tidak sekarang Opa ,karena kami sama - sama emosi .Nanti malah yang keluar kata - kata yang lebih menyakitkan dan tidak pantas "jawab Senja .


"Ini cobaan sebelum pernikahan Nja ,setelah menikah akan lebih besar lagi .Kamu kan sudah pernah melalui pernikahan .Kamu harus yang lebih sabar .Darren memang begitu .Anaknya mau menang sendiri .Kalu sudah emosi tidak terkendali .Makanya penting saat salah satu sedang marah yang satunya harus meredam .Jangan sama - sama teriak dan meluap - luap "ingat Hutama .

__ADS_1


"Kali ini Senja juga salah Opa ,mungkin abang emosi gara - gara kepancing ucapan Senja .Karena Senja membandingkan abang dengan mendiang suami Senja "ucap Senja akhirnya jujur .


"Siapapun tidak suka dibanding - bandingkan .Apalagi dengan saingannya .Jadi lain kali ,Senja pun harus berusaha mengendalikan diri "tutur Opa .


"Jujur Senja ada beban Opa ,beban itu membuat Senja begitu sensitif .Beban yang Senja sendiri tidak tahu harus meletakkan beban itu di mana "ucap Senja sendu .


"Ceritakan pada Opa "ucap Hutama .


"Senja bingung dengan orangtua mas Rafli opa ,Buat apa mereka memindahkan jenazah mas Rafli dan Zain tanpa sepengetahuan Senja .Senja bingung harus mengejar atau merelakan .Karena bagi orang lain ,mungkin itu hanya jenazah .Senja bisa mengerti kalau mereka memindah jenazah mas Rafli karena mereka tidak mau Senja menginjak makamnya .Tapi Zain ? siapa yang lebih berhak pada seorang anak selain ibunya opa ? Senja yang mengandung Zain ,Senja menyusui Zain sampai dua tahun .Apa hak mereka pada Zain ,yang semasa hidupnya saja tidak pernah mereka sapa .Senja harus bagaimana Opa ? Senja tau kita bisa berdoa dimanapun kita berada .Tapi apa ini adil buat Senja ? Apa salah kalau Senja hanya ingin tau di mana mereka memakamkan Zain ? Senja tidak berniat mengambil atau memindahkan lagi "ucap Senja dengan suara yang sudah bercampur isak .


"Lepaskan bebanmu Nja .Menangislah ,jangan kungkung kesedihanmu sendiri .Nanti yang keluar malah kemarahan yang kamu lampiaskan pada orang lain .Menangislah .Seorang Ibu ,berhak menghabiskan air mata untuk anaknya "ucap Hutama menepuk - nepuk pundak Senja .


"Senja kangen Zain Opa .Bahkan seribu kali Senja mengandung ,tidak akan menggantikan satu anak yang pergi meninggalkan kita .Kadang Senja merasa jahat ,begitu sesaat Senja larut dalam duniawi .Pantaskah Senja disebut Ibu ? Jika setelah kematian anaknya saja Senja terlihat begitu bahagia "ucap Senja semakin terisak .


"Tidak Senja .Justru kamu harus bahagia ,semua yang terjadi dan kita alami sekarang sudah digariskan sama Sang pencipta .Jika Allah tidak menginginkanmu bahagia di dunia ini ,tentu kamu sudah bersama anakmu sekarang .Allah memberimu umur yang lebih panjang ,untuk apa ? untuk memberi kebahagiaan pada orang lain .Allah mengambil Zain kembali bukan karena Allah tidak percaya padamu .Tapi Allah tau ,rencanaNya ada yang lebih indah daripada rencanamu .Lihatlah ,Kamu sekarang hamil anak Deandra dan Aleandro .Kamu tidak akan hamil ,kalau Allah tidak mengijinkan anak itu menyatu dengan rahimmu ."ucap Hutama panjang lebar .


"Senja harus bagaimana Opa ?jujur masalah makam Zain sangat mengganjal .Senja tidak bisa mengikhlaskan begitu saja sebelum tau kebenaran yang sesungguhnya "kata Senja .

__ADS_1


"Serahkan saja sama opa .Tidak mudah berurusan dengan Rajata .Nanti akan opa bicarakan dengan papamu dan juga Darren .Sekarang istirahatlah ,Opa akan menyuruh Darren menjeputmu .Opa sayang kalian berdua .Opa sudah mengingatkan ,jika sedang ada masalah jangan keluar dari rumah yang kalian tinggali "ucap Opa tegas .


Senja hanya mengangguk setuju .Semoga saja nanti saat bertemu Darren pembicaraan mereka sudah bisa normal dan tidak saling berteriak lagi


__ADS_2