
Senja masih berkutat dengan pekerjaannya .Selesai meeting tadi pagi ,membuat sedikit pencerahan akan masalah yang dihadapi .Senja optimis bisa menyelesaikan masalah tanpa meminta bantuan pada Hyeon dan Eunji .
Meski perut Senja belum membesar .Terlalu lama duduk kadang membuat perutnya menegang .Dulu saat hamil Zain ,Senja seperti ratu .Jangankan bekerja seperti sekarang ,melangkah dari rumah satu langkah pun Senja tidak boleh jika tidak bersama Rafli .
Senja keluar dari ruangannya ke arah ruangan OB dan mencari kehadiran Tarno yang belum juga datang dari tadi .Bayangan nikmatnya buah rambutan sudah menari - nari di kepalanya .Apakah mencari rambutan memang sesulit ini ,sampai harus berjam - jam belum mendapatkannya .Padahal sayur asam saja sudah Senja santap habis dari tadi .
Senja kembali ke ruangannya dengan perasaan kecewa .Harapan untuk mengembalikan moodnya saat ini hanya ada pada pak Tarno sekarang .Senja mengambil ponselnya ,mencoba menghubungi OB tersetianya itu ,tapi tidak ada jawaban .Seketika mata Senja berkabut tebal .
Mood ibu hamil memang sesensitif itu ,hanya karena rambutan bisa membuat seorang Senja meneteskan air mata .
Pintu ruangan Senja di buka lebar ,Firly masuk di ikuti Karina ,resepsionis yang biasa berjaga di lobby dengan buru - buru .
"Maaf bu Senja ,saya sudah mencoba memberi tau kalau bu Senja sibuk .Tapi bapak ini tetap memaksa ."ucap Karina sedikit takut .
"Gpp Rin ... kamu boleh kembali ."ucap Senja datar .
"Ada apa lagi mas ? belum puas membuat aku di hina mama mas ?"tanya Senja sinis .Moodnya yang sedang tidak bagus ,seolah mendapat pelampiasan yang tepat .
"Senja ... please .Jangan benci aku karena sesuatu yang bukan kesalahanku .Beri aku kesempatan ,beri aku keyakinan agar aku bisa melindungimu .Aku ingin kita kembali dekat seperti kemarin - kemarin ,aku mencintaimu tapi untuk saat ini aku tidak akan memaksamu untuk membuatmu membalas perasaanku .Aku sadar sangat tidak mungkin .Aku hanya minta jangan jauhi aku ,apapun nama hubungan kita aku terima ."pinta Firly memelas .
"Tidak akan pernah ada hubungan apapun di antara kita mas .Lebih baik kita tidak saling mengenal ."ucap Senja ,memalingkan wajahnya .Entahlah apa yang dirasakan Senja .Mengucapkan kata - kata seperti itu ,ternyata membuat hatinya juga sakit .Firly seperti pengobat rasa kangennya pada sosok Rafli .Melepas Firly ,sedikit banyak melukai dirinya sendiri .Senja mengutuk hatinya ,sejak kapan hatinya mudah bercabang seperti ini .Bagaimana bisa seorang Senja ,menyimpan keinginan bersama Firly hanya karena menginginkan jiwa Rafli hidup kembali dalam raga Firly .
__ADS_1
"Katakan kamu tidak pernah mau aku ada di dekatmu Senja .Katakan .Tatap mataku .Aku tidak memintamu untuk berada dekat di sampingku .Tapi jangan membenciku .Aku tidak sanggup hidup dengan kebencianmu .Jangan pernah katakan kita tidak saling mengenal .Itu membuatku lemah ."ucap Firly ,menatap lekat pada Senja yang masih memalingkan mukanya .
"Mas .... Sebenarnya apa tujuanmu mendekatiku ?mas ini Firly atau Rafli ? Kenapa begitu pentingnya bagaimana perasaanku pada mas ? mau benci atau tidak ,gak ada pengaruhnya pada keadaan kita ."ucap Senja sudah sedikit tenang .
"Penting Senja .Aku tidak akan tenang jika kamu menyuruhku menjauh .Aku tidak bisa kalau kamu ikut membenciku karena keluargaku .Aku ingin kamu memperlakukan aku seperti sebelum kamu tau kalau aku adalah kembaran suamimu .Aku ingin kita sedekat itu .Aku ingin merasakan kamu nyaman bersamaku .Walau tanpa ikatan apapun ."pinta Firly .
"Benarkah mas Firly kembaran mas Rafli ?atau jangan - jangan mas Firly adalah mas Rafli ? Katakan saja sekarang mas .Jika aku tau kebenaran dari orang lain .Aku benar - benar akan membencimu mas .Aku tidak akan memaafkan kamu .Jujur saja sekarang ."ucap Senja dingin .
"Jika aku Rafli aku tidak perlu susah payah mendekatimu .Ikatan pernikahan masih ada bukan ? Kenapa harus sulit - sulit seperti sekarang .Sedetik setelah sadar ,aku pasti akan mencarimu jika memang aku Rafli .Tidak perlu menunggu selama ini ."ucap Firly terus meyakinkan Senja .
"Mas Rafli atau bukan .Tetap mas adalah keturunan Rajata ."ucap Senja kembali sinis .
Bersamaan dengan itu ,terdengar suara kegaduhan dari luar ruangan Senja .Dengan langkah cepat ,Senja membuka pintu ruangannya .Lagi - lagi Kirana kewalahan mencegah tamu tak di undang datang ke kantor Senja .Rosa pun keluar dari ruangannya ikut membantu Karina menghalangi perempuan yang sepanjang keluar lift terus memanggil - manggil nama Senja dengan kasar .Senja menarik nafas dalam lalu menghembuskannya kasar .
"Lepaskan anakku ,Kamu sama sekali tidak pantas dengan anakku .Besok dia akan melakukan pernikahan .Kalau sampai acara itu gagal .Kamulah orang pertama yang akan aku cari .Aku tidak akan memberi ampun lagi padamu ."ancam Sonya .
Senja menatap tajam ke arah Firly .
"Inilah kenapa aku tidak ingin bertemu atau berhubungan dengan mu lagi mas .Apa kamu memang menginginkan aku terus di hina dan di remehkan seperti ini ? Aku lelah mas .Tolong biarkan aku tenang hidup tanpa kalian ."ucap Senja lirih .
"Ma ... Sudahlah ,ini salahku bukan salah Senja .Tidak seharusnya mama seperti ini .Mama benar - benar membunuhku pelan - pelan kalau terus seperti ini ."ucap Firly terlihat sangat putus asa .
__ADS_1
"Diam kamu .Apa perlu kita sudahi saja kesepakatan kita .Mama sudah tidak tau lagi harus bagaimana menghadapi kamu .Apa bagusnya perempuan ini ? Calon istrimu jauh lebih cantik ,terhormat dan dari keluarga yang jelas asal usulnya ."ucap Sonya sinis dan sangat terlihat jijik melihat Senja .
Rosa mendekati Senja ,memegangi pundak Senja seolah memberi kekuatan dan juga dukungan tulus .
"Kita pulang ma ,kita selesaikan di rumah .Jangan membuat kita semua malu ."ucap Firly sambil menarik tangan mamanya dengan paksa .
"Ingat perempuan sialan ,Kalau sampai pertunangan anakku besok gagal .Kamu yang akan menanggung akibatnya .Kamu akan menangis darah ."ancam Sonya dengan mengarahkan telunjuknya tepat ke muka Senja .Firly menurunkan tangan mamanya dengan menampiknya kasar .
"Kurang ajar kamu !!!! Lagi - lagi karena wanita ini kamu kasar dengan mama .Apa kamu terlahir dari batu ? sampai kamu lebih mendengar perempuan ular ini ."Sonya terus berteriak
"Mama cukup !!! Bunuh aku saja ma ,bunuh ,Mama sudah terlalu jauh mempermainkan kami ."bentak Firly .
PLAKKKK.....Sonya menampar Firly dengan keras .Meninggalkan bekas ruas jari kemerahan di pipi putih milik Firly .Senja menggigit bibir bawahnya pelan ,menahan nyeri .Senja merasakan keperihan hati Firly dari sorot matanya .Luka dan kekecewaan jelas terlihat jelas di sana .
"Lihat perempuan licik ... Dengan cara apa kamu meracuni anakku .Kenapa anakku selalu membelamu .Berapa uang yang kamu inginkan ? kamu hanya butuh uang anakku bukan ? sebutkan !!"ucap Sonya kasar .
"Pakai saja uang anda untuk membeli harga diri dan kehormatan anda lebih banyak nyonya .Saya khawatir uang yang saya minta akan membuat anda bangkrut .Anda tidak bisa hidup tanpa uang .Karena orang melihat dan menghormati anda karena uang anda .Tanpa uang ,anda hanya sebulir pasir .Yang tidak ada gunanya tanpa bulir - bulir pasir yang lain ."jawab Senja berani .
Tangan Sonya seketika mengayun ke atas hendak mendarat di pipi Senja .Sebelum tangan itu sampai ,satu tangan kekar berhasil menahan dan mencengkram kasar tangan Sonya
"Jangan sampai pipi cantik calon istriku tergores sedikitpun nyonya .Aku akan mematahkan tangan siapapun yang berani melukainya ."ucap Darren yang tiba - tiba muncul dengan wajah penuh amarah .
__ADS_1