Menikahi Surrogate Mother Tanteku

Menikahi Surrogate Mother Tanteku
Hati ini milik siapa ?


__ADS_3

Pagi ini Senja masih di mansion Appa dan Eommanya ,menunggu kedatangan baby De .


"Sayangnya bunda ,sini - sini sama bunda "ucap Senja sambil mengambil baby De dari gendongan baby sisternya .


"Sus ,ini De minum susu formulanya kan masih 3 harian ya .Kalau saya kasih Asi lagi kayaknya gpp kali ya ? Masih keluar ini sus .Kemarin - kemarin seringnya saya buang " ucap Senja lagi .


"Coba saja bu ,karena kalau minum susu formula gak seberapa lahap "ucap Baby sister Deandra junior bernama Nisa .


"Eh ...ngomong - ngomong di mana kak Al ? "tanya Senja baru menyadari kalau sejak baby De datang dia tidak melihat Aleandro .


"Setelah mengantar ke sini bapak langsung pergi bu ,karena sudah ada janji katanya "


Senja membuka kancing bajunya ,mengeluarkan salah satu dari dua gundukan kenyal di dadanya .Membersihkan sejenak pucuk hitamnya lalu menempelkannya di bibir mungil baby De yang langsung melahapnya .Bentuk ****ng Senja yang panjang seperti dot ,membuat baby De tidak mengalami bingung pu**** .Setiap kali hamil dan melahirkan ukuran pucuk hitam itu memang menjadi dua kali lipat dari biasanya .


Sambil MengAsihi baby De ,Senja melihat ponselnya .Masih tidak ada jawaban apapun dari Darren di sana .Senja pun kembali mengetikkan sebuah pesan .Hanya pesan ,kali ini Senja tidak berusaha untuk meneloponnya karena pasti lebih tidak dianggap .


...Pagi Ask gimana tidurmu semalam .Senja benar - benar tidak bisa tidur Ask .Senja kangen sama kamu .Udahan ya marahnya .Askim katakan saja Senja harus bagaimana pasti Senja akan lakukan ....


Pesan itu terkirim dan langsung dibaca oleh Darren yang kini sudah berada di kantornya .Semalam Darrenpun tidak bisa tidur ,biasa tidur dengan kejailan tangan Senja membuatnya blingsatan sendiri karena sudah dua hari tidak ada yang mengelus - elus tidak sengaja juniornya .


Tapi jari Darren masih terasa berat untuk membalas pesan dari istrinya .Darren sedang meninggikan ego dan gengsinya ,dia ingin melihat seberapa jauh istrinya merindukannya .


"Permisi pak ,ini ada kiriman buat bapak "ucap Yanes sambil memberikan cup bubur ayam yang biasa Senja dan Darren makan jika sedang malas makan pagi di rumah .


Darren tidak bertanya dari siapa ,karena sudah pasti pengirimnya adalah Senja .Tidak ada perempuan yang tau kebiasaan ,kesukaan atau apapun dengan detail selain Senja .


Satu pesan dari Senja kembali masuk ke ponselnya .

__ADS_1


...Di makan ya Ask ,marah dan kecewa pun butuh tenaga .Maaf karena membuat tenagamu habis untuk kecewa dan marah pada Senja ....


Darren kembali tersenyum ,setidaknya kali ini Darren merasa Senja serius meminta maaf .Senja masih semangat mengiriminya pesan meski tidak di anggap .


Di ruangan Zain ,dokter sedang melakukan pemeriksaan kembali pada Zain .Dua hari lagi adalah hari di mana sel punca baik dari Zain maupun pendonor .Jika semua berjalan lancar transplantasi akan dilakukan sehari setelah ulang tahun Zain .


"Kita ke ruangan pendonor yuk ! kamu sangat mengenalinya "ajak Rafli pada Senja .


Pintu ruangan pendonor di buka ,Senja tidak percaya apa yang dilihat di depannya .Jika sedekat ini orang yang bisa menolong Zain ,kenapa harus membiarkan Zain merasakan sakit selama ini .


"Kak Al ,bagaimana bisa ? "tanya Senja benar - benar masih surprise .


"Bisalah .Jika kamu adalah bundanya baby De ,maka aku adalah Ayahnya Zain .Berdoalah semua lancar "ucap Aleandro yang kini masih berbaring terlihat santai di atas brankar .


Sebelum pengambilan Sel punja pendonor dan yang di donorkan ,keduanya harus di dalam pantauan dokter .Bahkan mereka akan ditempatkan ruangan khusus mulai besok agar steril .


"Terimakasih ya kak ,Senja nggak tau harus mengucapkan apa lagi selain itu "ucap Senja mendadak melow .


"Kak Al bisa saja .Terimakasih kak ...Terimakasih "ucap Senja berulang - ulang .


"Masih marahan ? "tanya Aleandro tiba - tiba .


"Kok kak Al tau ?? "tanya Aleandro .


"Jika dia tidak tersenyum sedikitpun ,sumber


masalahnya adalah kamu .Kalau masih bisa sedikit tersenyum berarti masalahnya dari yang lain "jawab Al santai .

__ADS_1


"Hanya salah paham kak .Kita tetap memberi kabar "ucap Senja berbohong ,nyatanya Darren tidak membalas pesan atau menghubunginya sekali pun .


Senja menoleh pada Rafli yang terlihat sangat pucat .


"Mas sudah makan ? "tanya Senja .


"Sudah Nja "jawab Rafli singkat .


"Wajah mas pucat ,mas istirahat saja ,biar Zain aku yang urus "ucap Senja .


Rafli sudah tidak kuat menopang tubuhnya ,kepalanya semakin sakit .Dia sudah menahannya sejak tadi ,tapi sakit itu semakin hebat .Senja sedikit terhuyung berhasil menangkap tubuh Rafli .Aleandro ,membantu menopang meski satu tangannya sudah diinfus .


Senja menekan tombol nurse call .Rafli pun dibawa perawat menggunakan brankar dorong sesaat setelah perawat mencari bantuan temannya .


Dokter yang menangani Rafli selama ini mengajak Senja bicara .Rafli terkena kanker otak stadium akhir .Kanker itu sudah lama bersarang di kepala Rafli ,bahkan saat menikah sudah ada .Tapi dulu Rafli rutin melakukan kemoterapi ,bahkan dinyatakan sembuh .Tapi ternyata Kanker kembali menggerogoti kesehatannya ,Rafli memutuskan tidak melakukan kemoterapy .Pain kilkers lah yang membantu Rafli terlihat baik - baik saja selama ini .Penggunaan pain killers yang terlalu berlebihan kini merusak kinerja ginjalnya .


"Tuhan ,tidak cukupkah ujianmu pada kami ? sekuat apa kami sebenarnya Tuhan sampai cobaan yang engkau berikan bertubi - tubi "guman Senja lirih .Langkahnya gontai melihat Zain ke ruangannya .Zain sedang tertidur karena pengaruh obat .Langkah Senja berlanjut ke ruangan di sebelah Zain ,di mana Rafli dirawat sekarang .Rafli juga sedang tertidur karena obat sekarang .


Siapa yang bisa Senja andalkan sekarang dirinya sendiri .Bahkan Darren sedang mengabaikannya saat ini .Di saat Senja sedang rapuh .Siapa yang egois sekarang ? Senja memang salah ,sudah menyadari kesalahannya ,tapi haruskah dibiarkan menghadapi semuanya sendiri .


Senja terisak .dia pernah menangisi Zain dan Rafli bersamaan karena kematian palsunya .Sekarang Senja kembali menangisi mereka berdua dengan rasa yang lebih rumit .Keadaan memaksa Senja seolah jadi istri yang tidak tau diri dan berkhianat .


"Sabar La ,berserah ,pasrah dan jangan putus doa .Lakukan apa yang ingin kamu lakukan .Kamu tau tujuan dari apa yang kamu lakukan .Jika kamu sudah menjelaskan dan dia tidak mengerti ,itu bukan masalahmu .Tugasmu menjelaskan sudah selesai .Jangan tambah bebanmu dengan hal - hal lain yang seharusnya malah bisa meringankan bebanmu "ucap Bae yang tiba - tiba berada di ruangan Rafli .


"Rafli sudah menceritakan pada Appa kenapa Darren tidak terbang bersama kalian .Appa pun akan marah kalau berada di posisinya .Tapi seharusnya tidak sampai berganti hari .Dia sadar betul siapapun bisa terbuai saat terlalu rapuh .Kamu sedang rapuh La ,sangat rapuh .Mengetahui kenyataan seberat ini pasti membuatmu sangat sensitif .Kamu berpisah dengan Rafli bukan karena saling membenci .Kamu ,Darren dan Rafli sama - sama di posisi sulit .Letakkan sebentar ikatan pernikahanmu ,ambil waktumu sebentar .Bersikaplah netral .Tanya hatimu untuk siapa ? Jangan membuat Darren seolah dia sendiri yang mencintaimu dan jangan buat Rafli merasa dihatimu masih ada dia di saat bersamaan "ucap Arham ,ikut mengeluarkan suara .


"Kadang hati memang serakah .Mencintai dan ingin memiliki dua orang sekaligus di saat bersamaan .Tapi hati kadang juga lupa ,dia tidak bisa terbagi ,hati bisa berfungsi baik jika utuh ,jika dia terbelah yang ada hanyalah luka berdarah - darah "tambah Bae .

__ADS_1


Senja merasapi kata - kata keduanya .Prioritasnya saat ini adalah Zain .Jika perkiraan dokter tentang umur Rafli benar ,bagaimana Senja akan menghadapi Zain nanti ?


"Kemala ke ruangan Zain dulu eomma ,appa "ucap Senja .


__ADS_2