Menikahi Surrogate Mother Tanteku

Menikahi Surrogate Mother Tanteku
Kedatangan Darren


__ADS_3

Hari - hari belakangn ini Senja disibukkan dengan menemani Zain yang sering rewel karena keluhan muntah dan nyeri akibat kemoterapi dan obat - obatan yang diberikan menjelang transplantasi besok .


Kondisi Rafli yang drop ,membuatnya tidak bisa bertemu Zain selama seminggu ini .Sedangkan Aleandro yang sudah di ambil sel puncanya dan tidak mengalami gejala dan komplikasi apapun akan keluar dari rumah sakit tiga hari lagi .


Senja masih sering mengirim kabar pada Darren ,meskipun tidak sempat lagi memesankan makanan dan lain - lain seperti biasanya .Energi dan pikirannya sedah terkuras untuk mengurus Zain ,Aleandro dan Rafli sekaligus. Zain yang terus merengek ingin bertemu papanya .Apalagi hari ini adalah hari ulang tahun Zain .Angan Zain untuk bersama papanya buyar karena kondisi Rafli yang masih hanya bisa berbaring .Sesaat Senja ingin menjadi amoba yang bisa membelah dirinya .


"Zain ...Sayang ...Jangan begitu nak ... Masih banyak kesempatan untuk menghabiskan waktu bersama mama dan papa "bujuk Senja .


"Zain mau sama papa saja "jawab Zain ketus masih dengan berbaring memunggungi mamanya .


"Zain harus sembuh dulu ,papa juga harus sembuh .Nanti kalau Zain dan papa sembuh kita pergi kemana saja yang Zain mau "bujuk Senja lagi .


"Zain lebih baik tidak ketemu mama kalau sekarang tidak boleh sama papa "


Seketika ketegaran Senja runtuh ,bahkan Zain lebih memilih kehadiran Rafli daripada kehadirannya .Tangis Senja pecah .


"Zain selama ini bukan mama yang ingin pergi ,bukan mama yang ninggalin Zain .Mama ini juga sayang sekali sama Zain .Kenapa Zain bicara seperti itu nak ? Maafin mama kalau mama salah .Mama harus bagaimana Zain ? papa memang sakit .papa tidak boleh kita temui .Mama tidak bohong Zain "ucap Senja di tengah - tengah isaknya .Menelungkupkan kepalanya di tepian ranjang Zain .Entah apa lagi yang harus dilakukan sekarang .


"Mama tau Zain kangen papa ,tapi mama bisa apa Zain .Mama pun tidak bisa bertemu papa "tambah Senja begitu lirih .


"Selamat ulang tahun Zain .Zain ingin bertemu papa Zain kan ? "tanya sebuah suara yang beberapa hari ini tidak terdengar oleh Senja .

__ADS_1


"Ask ????"Senja reflek menoleh dan memastikan pendengarannya tidak salah .


Darren mendekati Senja dan Zain ,lalu memijit pundak Senja ,ingin sekali mengatakan kalau Darren sangat merindukan istrinya itu .


"Zain ,tidak mau melihat apa yang om bawa ? "tanya Darren


Zain perlahan membalikkan badannya .Melihat ke arah tangan Darren tidak membawa apa - apa , hanya ponsel yang tergenggam di sana .


Darren mengetuk layar ponselnya hingga menyala ,lalu memutar sebuah video dan menunjukkannya pada Zain .Video dari Rafli yang dikirim Rafli pada Dareen ,tidak ada suara .Rafli memegang satu - satu kertas yang betuliskan potongan kata ,yang jika dirangkai akan terbaca "Selamat ulang tahun sayangnya mama Nja dan papa Afli .Kita akan bersama lagi segera .tunggu papa " .Rafli tersenyum mesti matanya terlihat menyiratkan kesedihan .


"Tuh ... Papa Rafli semangat sembuh .Zain juga dong .Hari ini Zain ingin bersama mama papa kan .Anggap saja om ini papanya Zain .Kita akan melakukan apa yang Zain inginkan di ulangtahun Zain bersama mama papa "ucap Darren .


"Zain cuna lihat papa tersenyum lepas seperti om tersenyum "jawab Zain sendu .


"Mana pesawat Zain ? "tanya Zain tiba - tiba teringat janji Darren sebelum kepulangannya ke negara S .


"Nanti Om ambilkan .Tapi jangan dimainin ya .Di lihat saja .Nanti kalau terbang nabrak alat - alat itu bisa di marahi pak dokter kita "ucap Darren sambil menunjuk berbagai alat medis di sisi kanan brankar Zain .


"Sekarang Zain sudah gak marah kan sama mama ? "tanya Senja memelas .


"Enggak .Zain sekarang mau tidur .Tapi saat bangun nanti pesawat Zain sudah harus di sini .Tapi mama harus janji ,kalau kita bisa ketemu papa nanti, Mama harus bisa membuat papa tersenyum seperti om Darren "ucap Zain sedikit mengancam .

__ADS_1


"Iya mama janji "ucap Senja setelah mendapat anggukan kepala dari Darren .Tak lama Zain pun sudah mendengkur halus .Beginilah keseharian Zain saat terbangun emosinya tidak menentu .bisa merengek - rengek hebat ,lalu mereda sendiri sampai akhirnya kembali tertidur .Zain tidur lebih sering dari sebelumnya itu lebih baik ketimbang dia merasakan nyeru hebat di punggung dan mual akibat pengambilan sel Punca .


"Ask ... Kemana saja ? Kenapa tidak pernah membalas pesanku ? "tanya Senja .


Darren mengajak Senja keluar ruangan Zain agar tidak mengganggu istirahat Zain .


"Aku ada Ask .Aku tidak kemana - mana .Aku tau semua yang terjadi .Rafli beberapa hari yang lalu menghubungiku .Dia meminta maaf karena berani menciummu .Aku tidak memaafkannya .Aku juga tidak memaafkanmu .Aku datang untuk Zain "ucap Darren begitu mereka berada di dalam kamar istirahat Senja .


"Tidak memaafkan Senja ? Ask ... Itu bukan kesengajaan "kata Senja .


"Aku tahu ,tapi aku tidak bisa memaafkan .Karena itu bukan kesalahanmu Ask .Bukan salah Rafli juga mencintaimu dan menginginkanmu .Tuhan sedang mengadu dan memantapkan hati kita bertiga .Aku hanya memberi ruang untukmu Ask .Aku ingin berhenti egois .Aku yang memintamu menjadi istriku di saat hatimu masih milik Rafli .Harusnya aku lebih sabar ,situasi kemarin memang berat ,kamu sedang rapuh karena Zain dan masa lalu yang ternyata rumit buat kita bertiga .Kamu lalai sebagai seorang istri ,kamu terlalu hanyut pada keadaan .Kamu lupa ada ikatan pernikahan di antara kita .Aku memaklumi sebagai perempuan biasa yang bisa saja rapuh .Tapi aku berhak menghukummu sebentar karena aku suamimu " ucap Darren panjang lebar .


"Ask ... Aku tau hati ini milik siapa .Tapi aku takut melangkah .Aku takut bersikap sekarang .Aku sedang menjaga hati Zain Ask .Hanya itu alasanku tetap berhubungan dengan mas Rafli sekarang .Aku merasa sedang mengkhianati kalian semua secara bersamaan "ucap Senja sendu .


"Tidak ...Mulai sekarang aku akan selalu di sampingmu Ask ,kita akan melalui semua bersama .Dampingi Rafli ,aku tidak mengapa .Kami sudah mempunyai semacam Gantlement Agreement (perjanjian antar laki - laki ) .Aku tidak ingin membuatmu hidup dalam penyesalan nanti "ucap Darren tangannya mengusap - usap lembut punggung istrinya .


"Terimakasih Ask ... Senja merasa semakin rapuh tanpamu Ask .Jangan abaikan Senja lagi .Senja kangen "ucap Senja dengan wajah yang menggemaskan .


"Ask ,Kadang kita butuh waktu untuk sendiri dulu .Menjauh sebentar agar kita tau seberapa kangen dan membutuhkan kita satu sama lain .Tanpamu aku tidak bisa tidur Ask ,aku rindu tanganmu " bisik Darren ,mengarahkan tangan Senja ke area sensitifnya yang mulai mengeliat .


"Tidak sekarang Ask ...Senja sedang tidak ingin .Bukan menolakmu ,tapi Zain meminta pesawat tadi ? jangan buat Zain menunggu .Carikan pesawat buat Zain dulu "ingat Senja .

__ADS_1


"Hmmm ...Aku akan pergi tapi Jangan menolak kalau Zain sudah dapat pesawatnya .Kamu harus membayar berlipat - lipat karena membuatku merindu selama ini "ucap Darren ,lalu ******* sebentar bibir yang selama ini dia rindukan .


Senja menatap punggung Darren yang berjalan keluar meninggalkannya ,siapa sangka Darren yang sangat angkuh ,sombong ,memandang rendah dirinya dan selalu mau menang sendiri ,sekarang justru jauh dari kata - kata itu .Darren semakin lama semakin bijaksana dan dewasa .


__ADS_2