Suamiku Terjerat Cinta Sahabat

Suamiku Terjerat Cinta Sahabat
Bab :19 Acara Syukuran


__ADS_3

Cuaca hari itu begitu cerah.


Acara syukuran pun dimulai, keluarga kecil Rian, duduk berjajar bersama tamu yang hadir. Acara begitu khidmat dengan dimulai oleh pengajian Pak Ustad. Nampak Tante Dini pun hadir bersama Bapaknya Rian, nampak terlihat Rian begitu canggung dengan kehadiran Tante Dini atau istri kedua dari Bapaknya tersebut.


•••


2 jam kemudian


Acara pun selesai para tamu undangan terlihat satu persatu keluar dari rumah.


"Halo Sayang, ini Tante bawain kado buat kamu," ucap Tante Dini tersenyum renyah kepada Cantika


"Coba buka kadonya," ucap Bapak Yosi (Bapaknya Rian) sambil mencium sang Cucu.


Cantika pun membuka kado tersebut dengan rasa gembira dan tersipu malu.


Nampak Cantika terkejut ketika membuka kado tersebut.


"Wah, bagus banget ucap Cantika," sebuah gaun dan tas berwarna pink. Cantika pun memeluk erat Tante Dini.


"Kamu senang, Sayang," ucap Tante Dini. Cantika menganggukan kepalanya dan tersenyum manis.

__ADS_1


•••


Betapa senang hati Cantika ketika mendapatkan kado tersebut dari Tante Dini. Dalam hati Tante Dini dihinggapi rasa puas, karena cucu dari suaminya tersebut merasa nyaman dengannya, sehingga dia berpikir sang suami lebih dekat dengan dia, ketimbang dengan Ibu Viona. (Ibunya Rian).


{"Tan terima kasih ya, sudah terlalu sering Cantika diberikan barang-barang mewah oleh Tante,} ucap Lia tersenyum lebar kepada Tante Dini.


"Nggak apa-apa Sayang, belum seberapa kok yang diberikan sama Tante kepada anakmu.


Oh, ya! Bulan depan libur sekolah kan, Cantika. Gimana kalau kamu sama Cantika, akan Tante ajak ke Singapura, buat jalan-jalan. cuman satu minggu kok," ucap sang Tante.


"Mau... mau!" Cantika merengek.


"Iya, Sayang, ikut nggak apa-apa," ucap Rian.


"Papa kerja Sayang, kamu sama Mama saja berdua, nggak apa-apa," ucap sang Papa.


__


"Enak aja kalau ditinggal, bebas ketemu dengan si Desy!" gumam hati Tante Restu. Terlihat sinis menatap Rian.


__

__ADS_1


Nampak Lia seakan sedang berpikir.


jika dia menerima ajakan Tante Dini untuk pergi berlibur ke Singapura, nanti Rian akan bebas bertemu dengan Desi sang pelakor.


"Gimana Lia, kamu mau ikut tidak ? Kalau kamu mau ikut, nanti Tante pesankan tiket buat kita bertiga," tanya Tante Dini menatap lekat kepada Lia.


"Gimana ya Tante," ucap Lia seakan bingung.


"Lia kan ada acara fashion show, nanti minggu depan," ucap Tante Restu sambil mengedipkan mata kepada Lia.


Tanda Tante Restu tidak mengizinkan kalau dia pergi bersama Tante Dini.


"Iy-Iya..iya! Aku lupa Tante," jawabnya dengan gugup. Lia melirik Tante Restu.


"Padahal kalau acara fashion show, bisa cancel. Kamu bisa ambil job lagi bulan berikutnya," ucap Tante Dini seakan sedang merayu Lia untuk bisa pergi dengannya ke Singapura.


"Iya Mah, padahal ikut aja nggak apa-apa kok, Kalau Papa di sini kan, ada Teh Sumi yang ngurus," ucapnya seakan menyuruh sang istri untuk bisa pergi dengan Tante Dini.


"Iya Mah, ikut dong," Cantika pun merengek meminta sang Mama agar ikut bersama Tante Dini liburan ke Singapura.


Nampak terlihat Lia seakan membayangkan jika dia pergi bersama Tante Dini ke Singapura, otomatis sang suami Rian, akan bebas untuk menemui Desy, sementara anaknya ingin ikut ke Singapura.

__ADS_1


Padahal ini kesempatan bagi anaknya dan dia untuk berlibur, agar bisa menenangkan sejenak pikirannya dari masalah Desi dan Rian.


"Ya sudah, nanti aku coba pikir-pikir lagi, dan Besok aku kabarin ke Tante," ucap Lia tersenyum ramah kepada Tante Dini.


__ADS_2