
Sore pun tiba.
Nampak bunyi klakson mobil terdengar oleh Lia yang sedang menunggu kedatangan Adrian. Mata Lia pun dengan cepat mengarah ke halaman rumah yang sedang duduk di kursi teras. Pandangannya tertuju ke suara mobil tersebut yang terdengar diluar pagar halaman rumahnya.
Degh
Sontak Lia menampakkan muka cemberut karena yang datang adalah sang mantan suaminya yaitu Rian.
"Kenapa si Rian datang kesini dan tidak memberikan kabar terlebih dahulu," ucap Lia, padahal dia sedang menunggu kedatangan Adrian karena dia mau menjemputnya untuk membawa Lia ke rumahnya.
_____
Rian nampak turun dari dalam mobil, dia terlihat rapih, dan wangi parfum yang dia pakai cukup semerbak wanginya. Tatkala Rian melihat Lia yang sudah dandan anggun dengan memakai gaun dan polesan make-up yang nampak sempurna, Rian pun dihinggapi rasa tanya dalam dirinya. "Lia mau kemana sudah rapih dan cantik sekali," gumam hati Rian seakan terpesona melihat kecantikan sang mantan istrinya tersebut.
____
Lia pun dengan cepat memalingkan wajahnya tatkala Rian menatap lekat ke arahnya.Lalu Lia merogoh ponselnya di dalam tas, dan memberikan pesan dengan menanyakan keberadaan Adrian dimana? Karena dia ingin cepat-cepat pergi agar bisa menjauh dari Rian.
"Aduh,,,katanya macet, kemungkinan masih setengah jam Adrian datang kesini," gumam hati Lia terlihat gusar.
Setelah dia mendapatkan pesan dari Adrian bahwa dia terjebak macet jadi kedatangannya ke rumah Lia kemungkinan agak telat.
_____
"Halo,,Lia, mau kemana!?" tanya Rian setelah dia tengah berada di hadapan Lia.
"Bukan urusanmu Rian, aku mau pergi kemana!?" ucapnya terlihat kesal.
"Oh, bukan urusanku ya!? Aku lupa Lia,,,maaf, karena aku kan bukan suami kamu lagi jadi aku tidak berhak menanyakan kamu mau kemana. Baiklah,,!" ucapnya tersenyum seakan senyumannya itu terpaksa.
"Sudahlah jangan basa-basi,,!" tegas Lia
Lia pun manggil Teh Sumi.
"Teh,,,Teh Sumi, bilangin ke Cantika ada Papanya datang," teriak Lia.
"Iyaa,,Bu," jawan Teh Sumi dari dalam rumah.
_____
Lia pun seakan tidak peduli kepada Rian yang sedang menatapnya kembali, dia hanya asik memainkan ponselnya.
"Alhamdulillah,,," gumam hati Lia tatkala melihat bunyi pesan dari Adrian bahwa jalanan sudah tidak macet lagi, kemungkinan Adrian akan tiba beberapa menit lagi
Lia pun tersenyum lebar ketika membaca isi pesan tersebut. "Oke,,, hati-hati Mas, jangan ngebut," balas pesan Lia kepada Adrian.
____
Beberapa menit kemudian.
Adrian pun datang, nampak dia turun dari dalam mobil. Melihat kedatangan Adrian entah mengapa jantung Lia berdebar tidak karuan. "Mungkinkah ini yang dinamakan jatuh cinta kembali dan pintu hatiku sudah terbuka untuk Adrian!?" gumam hati Lia.
Terlihat Lia begitu salah tingkah dan mukanya merah merona tatkala Adrian tengah jalan mendekat ke arahnya dan disana pun ada Rian yang sedang menatap tajam ke Adrian.
"Siapa lelaki ini!?" gumam hati Adrian.
__ADS_1
_____
Tatkala Rian melihat Lia sedang memandangi Adrian seakan salah tingkah dan mukanya merah merona. Nampak Rian dihinggapi rasa kesal yang begitu teramat. Muka Rian berubah cemberut seperti dihinggapi rasa cemburu kepada sang mantan istrinya itu.
Nampak ketika turun dari dalam mobil Adrian pun menyeret langkah kakinya menuju teras rumah, dimana sudah terlihat Lia dan Rian sedang memandanginya.
____
Adrian tersenyum ramah kepada Rian, dan mata Adrian nampak menatap lekat ke arah Rian lalu dia melirik Lia seakan bertanya dalam binar matanya. "Siapakah sosok lelaki yang ada di hadapannya itu,"
Lia pun seakan tidak mau memperkenalkan sosok Rian kepada Adrian. Namun karena Lia tidak mau terjadi kesalahpahaman, dia pun seakan terpaksa mengenalkan Rian.
"Mas,,,ini Papanya Cantika, dan dia baru saja datang untuk bertemu dengan anaknya," ucap Lia tersenyum kepada Adrian.
Adrian pun mengulurkan tangan kanannya kepada Rian untuk bersalaman dengan tersenyum lebar, dan nampak Rian pun membalas dengan mengulurkan tangannya juga dengan tersenyum tipis.
______
"Papa,,,!" ucap sang anak tiba-tiba keluar dari dalam rumah dengan diikuti oleh Tante Restu dari arah belakang.
Rian pun mengeluarkan tangan kanannya dan bersalaman dengan Tante Restu.
"Tante sehat," ucap Rian terdengar gugup.
Sang Tante hanya tersenyum tipis dan menganggukkan kepalanya.
_____
"Nak Adrian, akhirnya kita ketemu lagi, gimana kabarnya?" tanya Tante Restu kemudian mereka bersalaman, tanpa menghiraukan Rian.
"Alhamdulillah Tante sehat, gimana kabar Tante juga," ucap Adrian.
"Sayang, kenalin ini teman Mama, namanya Om Adrian," ucap Lia kepada sang anak.
Cantika pun mencium punggung tangan kanan Adrian dan tersenyum renyah.
_____
Degh..
"Oh, ini yang namanya Adrian yang suka nelpon kepada Lia, dan buat Lia bahagia!" gumam hati Rian, dia pun nampak terlihat matanya mendelik.
_____
Beberapa menit kemudian.
"Tan,,,nitip Cantika ya, karena dia enggak mau di ajak sama aku. Lia mau pergi dulu," ucap Lia dengan mengusap kepala rambut sang anak.
"Iya,Sayang enggak apa-apa, biar Cantika sama Tante disini. Kan Cantika mau pergi sama Tante sebentar lagi," ucap sang Tante.
"Iya,,,kata Tante Restu, tadi bilang ke Cantika mau ke Mall belanja dan makan," ucap Cantika dengan bergelayut manja kepada Tante Restu.
_____
Rian pun nampak hatinya dihinggapi rasa kesal, karena sang mantan istri pergi dengan lelaki lain, sepertinya dia dihinggapi rasa cemburu terhadap Lia. Dan rasa kesal pun kian meraja tatkala Tante Restu mau mengajak Cantika keluar rumah, padahal disana ada Rian.
__ADS_1
Adrian pun berpamitan kepada Tante Restu dan Rian.
"Mas,,,aku permisi dulu," ucap Adrian tersenyum ramah kepada Rian ketika berpamitan untuk pergi.
Rian sedikitpun tidak merespon dan tidak ada ucapan dari mulutnya sepatah katapun, dia hanya menganggukkan kepalanya.
______
Lia memasuki mobil Adrian
Bruk..
Pintu mobil ditutup oleh Lia, dan mobil Adrian pun berlalu dari halaman garasi rumah Lia.
Pandangan Rian nampak terlihat sinis tatkala Lia memasuki mobil dan ketika mobil sedang berlalu pun Rian nampak bola matanya mengikuti arah mobil keluar.
Tante Restu nampak dari raut mukanya, terlihat puas tatkala melihat raut muka Rian yang dihinggapi rasa cemburu.
______
Nampak Rian membuang napas kasar. "Cantika mau ikut sama Papa enggak!? Nonton di bioskop sekarang," tanya Rian.
Cantika menggelengkan kepalanya.
"Enggak mau ikut sama Papa! Cantika kan mau pergi sama Tante sekarang," jawabnya sambil menatap Tante Restu dan tersenyum lebar.
Entah mengapa terasa jantungnya di remas, tatkala mendengar penolakan dari sang anak karena sang anak tidak mau diajak olehnya untuk keluar.
"Nonton, Sayang,,, Kan biasanya kamu suka nonton di Bioskop," rayu Rian kembali kepada sang anak seakan memaksa untuk pergi.
",Enggak mau Pah, besok juga Cantika mau nonton di ajak sama Mama bareng Om Adrian!" jawabnya.
____
Sontak muka Rian menampakkan kurang nyaman, karena dia merasa anaknya sekarang sudah akan menjauhinya dengan berbagai alasan. Dan sosok Adrian ternyata seakan mampu membuat nyaman Cantika.
"Rian,,,kamu kenapa maksa anakmu, terserah dia mau ikut kemana juga. Kamu kan dua hari ini sudah keluar bersama Cantika! Ngapain kamu minta lagi keluar!" ucap Tante Restu.
"Tante,,, aku Papanya ingat itu! Jadi aku bebas kapanpun untuk mengajak keluar anakku." ucapnya terdengar dihinggapi rasa emosi.
Mungkin Rian cemburu kepada sang mantan istri, dan nampak kecemburuan Rian semakin meraja tatkala sang istri pergi dengan Adrian.
_____
"Maksud Tante gini Rian, Tante tidak melarang sama kamu untuk bertemu dengan anakmu, tapi ada waktu dan saatnya. Kalau kamu terus-menerus datang ke sini hanya ingin bertemu dengan anak rasanya itu alasan klise, bilang saja kamu mau bertemu dengan Lia karena kamu masih ada rasa sama dia, dan Tante lihat sepertinya kamu cemburu, lihat Lia pergi bersama dengan lelaki lain," sindir Tante Restu.
Sontak muka Rian merah padam tatkala mendengar ucapan dari Tante Restu karena apa yang diomongin oleh tante Restu itu benar adanya.
Rian menghela napas panjang.
"Cantika,,Papa pulang dulu ya," ucap Rian kepada sang anak tanpa berpamitan kepada Tante Restu.
____
Bruk...
__ADS_1
Pintu mobil ditutup dengan kasar oleh Rian, nampak terlihat Rian dihinggapi rasa kesal yang teramat oleh keadaan sekitar.
Bersambung...