BUKAN SITI NURBAYA

BUKAN SITI NURBAYA
Tasya Cemburu


__ADS_3

Setelah beberapa jam perjalanan akhirnya mereka tiba di rumah Pak Danu. Keduanya menurunkan barang-barang mereka.


"Eh Neng Tasya sudah pulang?" ucap bi Tinah seraya membantu Tasya memasukkan barangnya ke dalam rumah


"Iya bi, kasihan A Reza kelamaan liburnya" jelas Tasya


"Bi Tinah belum pulang?" tanya Tasya


"Belum Neng, bi Tinah baru selesai menyiapkan makanan untuk Bapak. Tapi hanya sedikit karena Bibi tidak tahu kalau Neng Tasya mau pulang" ucap Bi Tinah


"Tidak apa-apa bi, oh ya, tolong yang itu di buka saja bi. Masukkan ke dalam lemari es. Yang lainnya taruh saja di wadah. Saya mau ke kamar mandi dulu sebentar" ucap Tasya


"Baik Neng" ucap Bibi patuh


Tasya kemudian masuk ke dalam kamar. Reza baru keluar dari kamar mandi di kamarnya, Dia kemudian membuka celananya dan menggantinya dengan celana pendek.


"Lelah ya a?" tanya Tasya


"Sedikit. Pegal sih Sya. Nanti pijat Aa ya sayang" ucapnya


"Iya A." Seraya berlalu ke kamar mandi.


Setelah dari kamar mandi Tasya menuju dapur. Dia membawa plastik kemudian memasukkan sebagian oleh-oleh yang dibawanya ke dalam plastik tersebut.


"Nanti ini di bawa pulang saja ya Bi. Disini kebanyakan" ucap Tasya


"Terima kasih ya Neng. Istirahat saja dulu Neng. Bibi sebentar lagi beres"


"Iya Bi. Saya masuk kamar dulu ya" Tasya pamit ke dalam kamarnya


Di kamar Reza sedang merebahkan badannya sambil bermain game dalam ponselnya.


"Aah..pegal juga" Tasya ikut merebahkan badannya di samping Reza


"Mau Aa pijit?" tanya Reza


"Nggak A. Terima kasih" balasnya


Reza mendekati wajah Tasya, dia mengecup lembut pipi dan kening Tasya


"A sudah. Gerah nih" tolak Tasya


"ini belum" Reza mengarahkan telunjuknya di bibir Tasya


Tasya kemudian hendak menggigit telunjuk Reza, tapi secepat kilat di tarik telunjuknya.


Mereka tertawa.


"Berani ya kamu sekarang" ucap Reza seraya bangkit kemudian menggelitik pinggang Tasya


"Ampun.. Ampun.. Sudah A" ucap Tasya seraya tertawa geli


Reza menghentikan aktivitasnya, kemudian tangannya menggenggam tangan Tasya. Dia mendaratkan bibirnya di bibir Tasya dengan lembut.


"Satu.. Dua.. Tiga.. Empat.. Lima" ucapnya sambil mengecup bibir Tasya


Tasya tersenyum melihat tingkah suaminya.


'Ternyata di cium olehnya tidak semenyeramkan yang aku bayangkan' batin Tasya


Reza kembali merebahkan badannya.

__ADS_1


"Sayang, ayo mandi bareng" ajak Reza


"Ih A Reza! Dasar ya!" balas Tasya


"Dasar apa? Dasar ganteng?" ucapnya bangga


"Kumat. Sudah sana mandi. Bau tahu" Ledek Tasya


"Tapi suka kan?" goda Reza


"Dasar A Reza! Sana ih. Cepat mandi" Tasya mendorong Reza


"Iya.. Iya.. Tapi nanti di lanjut ya" ucapnya sambil mengedipkan matanya seraya berjalan ke kamar mandi.


Tasya masih rebahan. Dia tersenyum senang.


'A Reza dasar nakal' batinnya merasa gemas dengan tingkah laku Reza. Tapi dia sangat menyukainya


Tiba-tiba suara ponsel Reza berbunyi. Tasya melihat ke layar tersebut deretan nomor handpone tanpa nama. Dia mengambil ponsel tersebut sambil berjalan mendekati kamar mandi.


"A ada telepon" ucap Tasya dari balik pintu


"Dari siapa?" tanya Reza berteriak


"Tidak ada namanya a" balas Tasya


"Angkat saja Sya." perintah Reza


Sebelum diangkat, bunyi ponsel sudah berhenti.


Dia meletakkan kembali ponsel Reza kemudian menyambar ponselnya. Dan memainkan sosial media miliknya. Tidak lama ponsel Reza berbunyi kembali. Tasya melihat nomor yang sama yang menghubunginya.


"A Reza sedang mandi. Maaf ini dari siapa? Nanti aku sampaikan" jawab Tasya


"Ini Syaina. Tolong sampaikan ke Reza kalau aku menghubunginya ya" kemudian telepon di tutup.


"Dasar wanita aneh. Sudah main tutup saja!" gumam Tasya


"Syaina siapa ya?" gumamnya lagi


Tiba-tiba dia merasa kesal dengan Reza.


Reza keluar dari kamar mandi dengan melilitkan handuk di pinggangnya seperti biasa.


"Siapa Sya?" tanya Reza penasaran


"Syaina A. Katanya tolong sampaikan ya, aku menelepon. Minta di telepon balik kali!" nada Tasya sedikit ketus


"Syaina? Siapa Syaina?" Reza balik bertanya


"Mana ku tahu. Pacar atau mantan Aa kali" Tasya ketua


"Aa hafal sekali siapa nama mantan Aa. Teman juga gak ada yang namanya Syaina" jelas Reza


"Ya terus? Aku kan gak tahu itu siapa" Tasya menyambar handuknya kemudian masuk ke dalam kamar mandi


"Sebal banget! Pura-pura gak tahu! Huh! Bohong!" kesal Tasya


Dia lalu mengguyur seluruh tubuhnya.


Setelah memakai baju, Reza melihat ponselnya. Tidak ada nama disana. Dia mengingat-ngingat siapa Syaina.

__ADS_1


"Oh wanita itu" begitu Reza ingat dia berkenalan dengan seorang wanita


Dia tersenyum saat mengingat tingkah laku istrinya yang cemburu.


Setelah beberapa saat, Tasya keluar dari kamar mandi dengan rambut yang basah.


"Sya coba kamu pakai kerudungmu" pinta Reza


"Memang mau apa A? Rambutku masih basah" tolak Tasya


'Tuh kan dia cemburu' batin Reza senang


"Sudah pakai dulu. Eh, dandan sedikit ya sayang. Cepat gak pakai lama" perintah Reza


Tasya kemudian memakai bergo berwarna cream miliknya. Reza memperhatikannya.


"Pakai lipstiknya dong" pinta Reza


"Kita mau kemana A?" Tanya Tasya heran


"Sudah pakai saja dulu." ucap Reza


"Ini sudah. Ayo" ajak Tasya


"Sini duduk sebelah Aa" pinta Reza


Tasya kemudian duduk. Reza membuka ponselnya. Dan menekan gambar kamera di ponselnya.


"Sini mendekat. Jangan jauh-jauh" pinta Reza


"A Reza mau foto?" tanya Tasya heran


"Iya." jawabnya singkat


"Sudah jangan banyak tanya. Sini bergaya yang natural" pinta Reza


Reza mengambil beberapa foto dengan kamera depannya. Pose terakhir, Reza mengecup pipi Tasya. Setelah selesai, Reza melihat satu persatu hasil fotonya.


"Yang ini saja ya. Lucu ekspresi kamunya" tunjuk Reza pada foto yang terakhir. Dia kemudian mengubah foto profilnya di salah satu aplikasi pesan dan teleponnya.


"A Reza. Malu tahu!" Tasya protes


"Malu? Halal ini Sya! Biarkan saja apa kata orang" ucapnya


"Aa kan punya rekan bisnis, di lihat orang tua kita juga A itu foto profilmu" Tasya masih protes


"Memang kenapa? Biarkan saja." ucap Reza


Setelah mengganti fotonya, beberapa pesan masuk ke ponselnya. Semua mengomentari foto profil Reza. Ada yang bilang so sweet, ada juga yang meledeknya. Namun Reza menanggapinya dengan senang hati.


"Buat apa sih A? Aku kira Aa mau ngajak cari makan" tanya Tasya sambil melepas bergonya


"Biar orang tahu, aku punya istri" jawab Reza singkat


"Biar kamu tidak cemburu juga" susulnya kemudian


"Apa sih A! Siapa yang cemburu?!" Tasya sewot


"Kamu. Kamu tadi marah kan ada yang telepon aku. Padahal aku sendiri tidak tahu Syaina siapa. Tapi kamu tetap marah tidak mau mendengarkan omonganku" jelas Reza


Tasya terdiam. Tak bisa berkata-kata.

__ADS_1


__ADS_2