BUKAN SITI NURBAYA

BUKAN SITI NURBAYA
Surprise


__ADS_3

"Ada yang mau di beli lagi?" tanya Reza pada Tasya yang telah menghabiskan crepesnya.


"Tidak. Aku sudah kenyang" ucapnya


'Gimana gak kenyang, habis makan nasi, makan donat, makan crepes pula.' batin Reza


"Aa mau beli sesuatu?" tanya Tasya


"Tidak. Ayo cepat kita pulang kalau begitu" ucapnya seraya menggandeng Tasya


"Kenapa pulang?" Tasya heran


"Aa sudah bilang, aa gak mau ke kantor lagi" Reza bersikeras


"Terus kita mau kemana?" tanya Tasya


"Nanti kamu tahu sendiri" ucap Reza


Reza melajukan mobilnya.


"Kita pulang A?" tanya Tasya saat Reza membelokan mobilnya ke arah rumah mereka


"Iya" jawab Reza singkat


Tasya nampak kecewa. Dia berharap Reza membawanya jalan-jalan.


Setelah masuk ke dalam kamar, Reza merebahkan tubuhnya.


"A Reza kok tidur?" Tasya kesal dangan sikap suaminya


"Istirahat sebentar sayang. Sini temani Aa" ucapnya sambil memejamkan mata


"Enggak mau" Tasya kecewa dan keluar kamar


***


Dua Jam kemudian


Reza masih tertidur pulas, sementara Tasya menonton televisi dengan tidak fokus. Dia memindah-mindahkan channel televisi seolah tidak ada yang menarik untuknya.


Setelah beberapa lama Reza bangun dari tidurnya. Dia beranjak ke kamar mandi untuk mencuci muka. Setelah itu dia membuka ponselnya, dan tak berhenti menatap layar ponsel tersebut.


Setelah selesai, Reza membuka pintu kamar dan menghampiri Tasya. Tasya melihat Reza dengan kesal.


"Sayang, ayo cepat kemasi barang-barang" pinta Reza yang duduk disebelah Tasya


"Kenapa?" tanya Tasya asal


"Aa mau mengajakmu ke suatu tempat" ucap Reza


Seketika wajah Tasya menjadi cerah.


"Mau kemana kita sayang?" Tasya menggelayut manja


"Nanti kamu tahu sendiri" ucap Reza


"Yah, a Reza gak asyik" Tasya kecewa


"Justru kalau Aa kasih tahu sekarang jadi gak asyik. Sudah sana. Bawa beberapa baju ya" pinta Reza


"Bawa baju?" Tasya menghampiri Reza kembali


"Aa bilang kan berkemas. Sudah cepat." pinta Reza


Tasya bersemangat. Dia segera masuk ke dalam kamarnya. Reza hanya tersenyum melihat kelakuan istrinya tersebut.


***


"Kita mau kemana sayang?" Tasya cerewet


"Ssttt.. Jangan banyak tanya. Rahasia" Reza menempelkan telunjuk di bibirnya


"Bawa jaket yang tebal" pinta Reza


"Jaketku di rumah ibu semua A. Disini cuma ada kardigan sama sweater saja."

__ADS_1


"Ya sudah, nanti kamu pakai jaket Aa." pinta Reza


"Jadi bawa 2 jaket?" Tanya Tasya


"Iya" ucap Reza pendek


***


"Sudah siap semua kan?" tanya Reza


"Kita belum pamit sama Papa A" ucap Tasya


"Aa sudah bilang. Tenang saja sayang" jelas Reza


"Kapan?"


"Pokoknya sudah, tenang saja." ucap Reza


Matahari sore seolah mengikuti mereka yang sedang melaju dengan kendaraannya. Tasya melihat keluar jendela, sambil sesekali melirik ke arah suaminya.


"Sayang, aku haus" ucap Tasya


"Oh iya, sebentar lagi kita sampai di rest area" jawab Reza


Setibanya di rest area, Tasya dan Reza memesan minuman. Tasya memesan es capucino semetara Reza seperti biasa memesan hot chocolate kesukaannya.


Reza mengalungkan kamera di lehernya, dia memakai topi dan berkaos putih polos. Dia membawa paper bag berisi roti yang Tasya beli. Nampak sederhana namun tidak mengurangi kegantengannya.


"A, bagus ya rest areanya. Ada spot foto segala" ucap Tasya yang baru pertama kali diajak kesana


"Iya" ucap Reza singkat sambil mengedarkan pandangannya


"Coba pegang A minumanku" pinta Tasya


Reza patuh tanpa banyak bertanya


"A lihat sini" pinta Tasya


"Kamu mau foto Aa sayang? Enggak ah" tolak Reza


Tasya melotot ke arahnya


Tapi Tasya seolah tak peduli


"Senyum.. " ucapnya


Reza patuh. Dia tersenyum melihat ke arah kamera Tasya.


" Sudah."


"Uuhh..gantengnya suamiku" Tasya memujinya.


"A, beli snack yaa" pinta Tasya


"Iya.. " Reza malas berdebat. Dia mengekor istrinya masuk ke dalam minimarket


Tasya mengambil snack dan biskuit dengan segera, tak lupa dia membeli permen untuknya.


Setelah selesai, mereka masuk ke dalam mobil kembali.


"A kayaknya tahu goreng itu enak" ucapnya melihat ke arah depan tempat parkir mereka.


"Sya.." Reza memperingatkannya


"Makan rotinya" perintah Reza


"Iya.." Tasya mengambil roti yang masih hangat dan memakannya.


"Kita mau kemana sih a?" Tasya cerewet sambil menyuapi roti ke dalam mulut Reza


Reza hanya fokus mengunyah tanpa menjawabnya.


Setelah makan selesai, mereka melanjutkan perjalanannya kembali. Tasya tertidur disampingnya ketika matahari kembali keperaduannya.


"hari ini kamu cerewet sekali sayang" ucapnya sambil membelai Tasya.

__ADS_1


Yang dibelai masih pulas.


Sesekali Reza menguap, dia menyalakan musik untuk menghilangkan jenuhnya.


Empat jam sudah dia mengendarai kendaraannya. Tibalah dia di sebuah hotel yang telah Reza booking tadi siang.


"Sya, bangun. Kita sudah sampai sayang" Reza membangunkan Tasya dengan perlahan.


Tasya mengerjapkan matanya. Dia melihat hari sudah gelap.


Reza tersenyum hangat kepadanya.


"Dimana kita A?" tanya Tasya melihat sekeliling


"Ayo keluar sayang. Bawa barang-barangnya" Reza tak menjawab pertanyaan istrinya tersebut.


Reza membawa koper sedangkan Tasya membawa plastik makanan mereka. Tasya melihat tulisan besar nama hotel tersebut. Tapi dia tak banyak bicara.


Reza menghampiri meja resepsionis, sementara Tasya mengekor sambil mengedarkan pandangannya.


Tasya berjalan mengikuti Reza masuk ke dalam kamar mereka.


"Pegaaall.. " ucap Reza sambil merebahkan badannya di atas kasur yang menghadap ke tirai berwarna abu.


Tasya ikut berbaring di sampingnya


"Nyaman sekali" ucapnya sambil tersenyum


Reza tersenyum melihatnya. Pandangan mereka beradu. Tasya mendekati suaminya. Di kecup lembut bibir Reza.


"Terima kasih sayang, ini honeymoon kita?" tanya Tasya


"Bukan. Kita cuma menghilangkan bosan saja. Biar kamu gak marah-marah melulu" terang Reza


"Ih A Reza!" dia hendak mencubit suaminya, tapi tangannya di genggam Reza


"Kamu suka sayang?" tanya Reza hangat


"Banget" Tasya menyeringai


"Terima kasih suamiku sayang" ucapnya seraya membelai lembut pipi Reza


Reza tersenyum melihatnya.


"Sya, ayo kita berendam bareng" ajak Reza


"Ih, apa sih A Reza. Gak mau ah! Eh, memang ada bathupnya?" tanya Tasya


"Coba lihat saja sayang" pinta Reza


Tasya kemudian beranjak ke kamar mandi. Dia melihat sekelilingnya. Tasya tampak terpesona


"Makan dulu saja yuk sayang?" ajak Reza yang merasakan perutnya memanggil-manggil untuk segera di isi.


"Ayo, aku juga lumayan lapar" seru Tasya


Keduanya kemudian keluar dari kamar menuju ke restoran hotel. Reza dan Tasya memesan makanan. Mereka makan dengan lahapnya.


Setelah selesai, keduanya kembali ke kamar. Reza mandi terlebuh dahulu, kemudian bergantian dengan Tasya.


"Kok kemeja Aa kebawa ya?" dia memperlihatkan kemeja putih milik Reza


Reza hanya melihatnya sepintas, dia sibuk dengan ponselnya


"Loh, malah baju tidurku yang gak kebawa A" Tasya mengeluh


Dia kemudian masuk ke kamar mandi dengan membawa kemeja suaminya. Dengan terpaksa dia memakai kemeja Reza yang kebesaran itu.


"Yah, lupa celananya" ucapnya


Dia keluar dari kamar mandi hendak membawa celana


Reza terkesima melihat istrinya yang memakai kemejanya tersebut. Dia menelan ludahnya tanpa berkedip memandang Tasya yang menurutnya sangat seksi.


Reza mendekat ke arahnya saat Tasya sibuk mencari celana miliknya. Dia melingkarkan tangannya dan menciumi tengkuk Tasya.

__ADS_1


"A.. " ucap Tasya lirih


*** Hallo Readers, yuukk bantu VOTE yang banyaak.. Biar aku semangat terus. Terima kasih^^ ***


__ADS_2