BUKAN SITI NURBAYA

BUKAN SITI NURBAYA
Honeymoon?


__ADS_3

"Sssttt.." Reza memperingatkannya pelan


Dia terus menciumi tengkuk Tasya yang membuat Tasya geli.


"Sayang.. " ucap Reza tepat di telinganya.


Seketika rasa lelah Reza sirna. Dia menjadi bersemangat dengan sebuah rasa yang menjalar di tubuhnya.


Reza membalikkan tubuh istrinya tersebut. Dia mengecup lembut bibir sang istri tanpa berhenti sambil berjalan mundur secara perlahan dan menjatuhkan dirinya di atas kasur.


"Kamu seksi sekali sayang" ucap Reza di telinga Tasya


Tasya yang ikut larut seketika mendelik tajam ke arah Reza. Seolah teringat kembali dengan mantan pacar sang suami saat menyebutnya seksi.


Reza sadar kesalahannya, dia menciut. Tasya memunggunginya dengan kesal.


''Ah bodoh, kau membangunkan singa yang sedang tidur Za!' batin Reza


"Sayang, maaf. Sudah dong. Kan kita janji gak bahas mantan" Reza langsung ke arah pembicaraannya


"Aa kan yang mengingatkan" Tasya cemberut


"Cuma kata seksi sayang, apa hubungannya dengan dia" Reza menghela nafas. Seketika rasa inginnya sirna.


"Tasya.. " Reza merayunya


" Ayo dong, jangan rusak liburan kita" ucap Reza takut


'Hmm.. Sya, A Reza gak salah Sya. Tapi kenapa aku kesal mendengar kata seksi. Huh sebal!' batin Tasya masih belum terima


"Sudah A, ayo kita tidur saja. Aku lelah" pinta Tasya masih memunggungi Reza


Reza menarik selimutnya, kemudian menyelimuti sang istri sambil menatap kaki sang istri yang tak memakai celana.


Dia memeluk erat Tasya, yang dipeluk tak bergeming sampai keduanya terlelap.


***


Bunyi alarm membangunkan Reza dari tidurnya. Dia melihat jam sudah menunjukan pukul enam pagi. Seperti biasa, dia meneguk air mineral yang dibawanya kemudian berjalan ke kamar mandi. Dia mencari permen yang di beli Tasya.


Tasya masih terlelap, Reza melihatnya dengan seksama.


'Ah, kenapa seksi sekali dia' batin Reza


Dia mendekat ke arah istrinya, menyelusup ke leher sang istri dan memainkan bibirnya disana.


Tasya bangun dengan rasa geli di tubuhnya.


"A Reza! Iihh.. Gelii" ucapnya sambil memicingkan matanya


'Yes, nampaknya dia sudah tidak marah' batin Reza merasa mendapatkan signal


Reza melakukannya lagi, kini mengecup pipi istrinya dengan gemas. Tasya langsung beranjak ke kamar mandi sambil berlari. Reza tersenyum melihat istrinya tersebut.


'Lucu sekali dia kalau lagi malu' batin Reza


'Duh, a Reza.. Aku kan malu. Masih bau begini' ucapnya sambil mengeluarkan nafas di tangannya

__ADS_1


Dia segera menyikat gigi dan membasuh mukanya.


"Sya, tolong buka tirainya" ucap Reza


Tasya yang sedang minum segera menutup botol minumnya dengan air masih memenuhi mulutnya. Dia memakan permen dan membuka tirainya.


"A Reza!" pekik Tasya senang. Dia tak menyangka dengan pemandangan yang ada di hadapannya.


Lautan lepas kini berada di hadapannya yang masih terhalang dengan tembok kaca. Dia segera membuka kunci pintu dan berjalan ke balkon sambil menghirup udara yang segar.


Reza tersenyum senang sambil menghampirinya.


"kamu suka sayang" ucapnya sambil melingkarkan tangannya di perut Tasya


"Suka sekali. A Reza terima kasih" Tasya membalikan badannya sambil memeluk Reza


"Kenapa aku gak sadar ya A, depan kita ada laut" ucapnya heran


"Entahlah. Aa semalam takutnya kamu curiga eh untungnya kamu ngambek. Jadi teralihkan. Hehe"


"Jadi Aa sengaja buat aku marah?" tanya Tasya


"Enggak lah sayang, semalam Aa kan ingin, melihat kamu berpakaian begini Aa gak tahan" ucapnya jujur


Reza mengecup bibirnya, mereka berpagutan dengan semilir angin berhembus diantara keduanya.


"A, ayo di dalam. Takutnya di lihat orang" ajak Tasya yang tersadar mereka berada di balkon


"Di sini saja sayang, gak ada yang lihat" Reza nampaknya sudah tak bisa menahan


Tasya menggenggam tangan Reza menuju ke kasur mereka dan mereka bergulat disana.


***


"Apapun namanya sayang, semoga membuahkan hasil" Reza berharap


"Terima kasih sayang untuk semuanya. Terima kasih Aa sudah sabar sekali menghadapi aku" Tasya memeluk Reza dan menyandarkan kepalanya di dada sang suami


"Kurangin marahnya ya sayang. Aa suka bingung kalau kamu sudah begitu" pinta Reza


"Aa sih yang suka menyebalkan" tuduh Tasya


"Iya Aa menyebalkan" Reza malas berdebat


"Tapi aku cinta" ucap Tasya kemudian


Mereka berdua tersenyum bahagia.


"Sayang, kamu gak usah pakai piyama lagi. Tiap malam pakai kemeja Aa saja" pinta Reza


"Apa sih A Reza. Aneh-aneh saja. Aku kan lupa gak bawa piyama. Ya sudah pakai kemeja Aa saja, dari pada gak dipakai." terang Tasya


"Iya, tapi kalau kamu pakai kemeja ini, kamu itu.. Hmm.. Apa ya" Reza memutar otak


"Bilang saja seksi" Tasya menahan tawanya


"Hehe. Aa gak bilang ya" Reza ketakutan

__ADS_1


"A, ayo kita ke pantai A." ajak Tasya


"Ayo sayang, tapi sarapan dulu ya. Aa lapar" pinta Reza


"Oke. Aku ganti baju dulu" Tasya beranjak dari kasurnya


"Kalau gak ada orang, Aa maunya kamu begitu saja Sya" ucap Reza.


***


Tasya memainkan kakinya di atas pasir, senyuman tak lepas dari bibirnya. Dia memegang tangan Reza sambil mengayunkannya seperti anak kecil dengan ayahnya.


Reza tersenyum melihat kelakuan istrinya.


'Sudah nambah umur tapi kelakuannya masih begitu' batin Reza


"A Reza ayo kesana" Tasya mengajaknya lebih dekat ke bibir pantai


Kakinya kini menyentuh pasir yang basah. Dia berjalan masih bergandengan tangan. Reza hanya mengikuti kemana istrinya melangkah.


"A Reza, ayo maen air" ajak Tasya


"Enggak ah sayang. Kita kan gak bawa baju ganti" tolak Reza


"Oh iya ya"


"Kita duduk disana yuk sayang" ajak Reza setelah lama berjalan


Tasya setuju. Mereka duduk di atas pasir sambil bercengkrama.


"A, kalau aku hamil Aa inginnya anak laki-laki atau perempuan" Tasya berandai saat melihat seorang anak dengan riang gembira bermain air


"Aa sih apa saja, yang penting kamu dan anak kita sehat" ucapnya


"Maaf ya A, aku gak bisa jaga anak kita" Tasya bersedih


"Hei.. Hei.. Kita kesini bukan untuk itu sayang. Sudah jangan sedih" Reza mengacak kerudungnya sambil mengarahkan kepala Tasya untuk bersandar di dadanya


"A Reza ih! Gak mau ah. Di lihat orang gak enak" tolak Tasya


"Memang kenapa? Kamu kayak kita selingkuh saja" ucap Reza


"Malu ih. Aa memang gak malu apa" protes Tasya


"Enggak. Kan sama istri sendiri. Sudah halal"


"Halal sih halal tapi gak depan orang juga"


Keduanya akhirnya memperdebatkan hal yang tidak semestinya


***


"Sayang, Aa mau renang. Kamu mau renang gak?" ajak Reza


"Aku kan gak bawa baju renang. Aa saja yang berenang. Aku temani Aa saja ya."


"Bawa baju ganti Aa nya Sya" pinta Reza

__ADS_1


Tasya menyiapkan baju ganti untuk Reza, tak lupa dia membawa cemilan untuk dia makan saat menunggu Reza agar dia tidak bosan.


*** Halloo Readers, jangan bosan bantu VOTE saya ya.. di tunggu juga LIKE dan KOMENTARnya terima kasih ^^ ***


__ADS_2