Dia Maduku

Dia Maduku
Bab 100 part FINISH


__ADS_3

Satu bulan kemudian.


Setelah mengetahui kalau Shafiah sedang mengandung,Zahfran melarang sang istri untuk bekerja di butik,ia tidak mau ada apa-apa dengan bayinya,walaupun Shafiah sendiri merasa kandungannya dalam keadaan baik-baik saja.


Ia banyak menghabiskan waktu di rumah. Jenuh..itu yang selalu ia keluhkan pada suaminya. Zahfran selalu banyak cara untuk membuat sang istri tidak merasa jenuh berada di rumah.


Bahkan tidak jarang Zahfran pulang ke rumah lebih awal demi menemani istri tercinta bahkan tanpa di minta.


Namun untuk hari ini,karna dia tidak bisa pulang cepat,Zahfran mencoba menghubungi Fatih dan meminta ia membawa si kembar ke rumahnya.


"Kring..ponsel milik Fatih berdering di atas nakas. "Mas..ada yang telfon." Teriak Azky pada suaminya yang sedang mandi.


Belum mendapat jawaban. Azky melangkah ke depan pintu kamar mandi. "tok.. tok.. Mas.."


"Iya sayang?"


"Ada yang telfon."


"Siapa?"


"Aku gak tau" Saut Azky yang masih berdiri di depan pintu.


Fatih sedikit membuka pintu kamar mandi hanya menampakan wajahnya. "Coba kamu lihat sayang,kalau dari teman bisnis ku,bawa ke sini ponselnya." Pinta Fatih di balik pintu kamar mandi.


"Iya mas." Ia segera mengambil ponsel itu di atas nakas. Melihat nama Zahfran yang tertera di dalam layar. "Mas Zahfran yang telfon."


"Oh.. dia. Kamu angkat aja, paling dia minta si kembar ke rumahnya."


"Tapi.." Ragu.


"Nggak apa-apa." Kembali ia menutup pintu kamar mandi.


Sebetulnya ia merasa tidak enak kalau harus bicara dengan mantan suaminya di telfon,tapi karna Fatih yang meminta,akhirmya ia menggeser icon hijau lalu menempelkan ponsel di telinganya. "Assalamualikum." Ucap salam Azky setelah telfon terhubung.


Yang di sebrang sana terdiam sejenak setelah mendengar suara Azky yang menjawab telfonnya.


"Assalamualikum.." kembali Azky mengucap salam.


"Waalikumsalam."


"Maaf aku yang angkat telfonnya,mas Fatih lagi mandi."


"Gak apa-apa."


"Ada apa mas?"


"Bisa antar anak-anak ke rumah?" Tanya Zahfran setenang mungkin.


"Bisa mas,kebetulan semalam anak-anak minta ketemu kamu juga."


"Oh ya? Ya sudah,nanti kamu minta Fatih mengantar anak-anak ya. Saya harus berangkat lebih awal karna ada metting penting." Saut Zahfran masih dalam perjalanan menuju kantor.


"Iya mas."


"Assalamualikum."


"Waalaikumsalam."


Setelah mengakhiri panggilan,ia kembali menyimpan ponsel itu di atas nakas,lalu pergi ke dapur guna menyiapkan sarapan.




Saat akan mengantar si kembar ke apartemen menemui bundanya,tiba-tiba ia mendapat telfon dari rekan bisnisnya yang meminta Fatih untuk datang ke kantornya secepat mungkin karna darurat.



"Sayang.. maaf,kayaknya aku gak bisa antar si kembar ke apartemen bundanya." Ucap Fatih sambil menuruni anak tangga di ikuti Azky dari belakang sambil menjinjing tas kantor miliknya.



"Kenapa mas?" Tanya Azky.



"Mas harus ke kantor temen,katanya peting."



"Ya udah,nanti aku yang antar mereka."



Fatih menghentikan langkahnya setelah sampai di depan pintu. "Aku berangkat ya." Mencium puncak rambut sang istri lalu berpamitan "Assalamualikum."

__ADS_1



"Waalaikumsalam."



Setelah Fatih berangkat kerja,tak lama Azky dan putri kembarnya pun pergi ke rumah Shafiah dengan membawa kendaraan sendiri.



Kebetulan jarak apartemen Shafiah tidak jauh dari kediamannya,hanya membutuhkan waktu 30 menit mereka sudah tiba di tempat tujuan. "Teet..teet..."



Terdengar suara bel dari luar,Shafiah bangkit dari duduknya melangkah menuju pintu utama. "Jglek..." Anak-anak.." Aisyah dan Asiyah langsung memeluk bundanya.



"Bunda..." Teriak mereka sangat antusias.



Shafiah membawa mereka ke dalam pelukannya. "Anak-anak..bunda kangeeen..banget." Ucap Shafiah sambil mencium puncak rambut mereka.



"Kita juga kangen bunda" Saut mereka bersamaan.



"Ayo masuk." Si kembar berlari masuk ke dalam di ikuti Shafiah dan Azky dari belakang sambil bergandeng tangan. "Makasi ya,udah antar mereka ke sini."



"Iya mba,kebetulan aku juga lagi libur."



Sampai di ruang utama,mereka duduk di atas sofa depan TV, dan si kembar asik dengan boneka-bonekanya. "Bagaimana kabar kamu?" Tanya Shafiah setelah mereka duduk bersaama.



"Alhamdulillah baik mba. Mba sendiri?"




"Mba gak kerja?" Azky kembali bertanya.



"Nggak,mas Zahfran gak kasih izin."



"Mungkin mas Zahfran khawatir mba." timpal Azky.



"Iya,sekarang mas Zahfran cerewet banget,aku gak boleh ngelakuin apa-apa,padahal aku merasa baik-baik aja loh."



Azky meresponnya dengan senyum.



"Oh iya,mudah-mudahan kamu juga cepat hamil ya." Saut Shafiah pada Azky sambil mengelus perut ya.



"Iya mba,aamiin.."



Begitulah keakraban mereka saat ini dan seterusnya mereka hidup bahagia dengan pasangan masing-masing.



Masa lalu cukup menjadi pelajaran untuk mereka,bagaimana cara mengendalikan diri,bagaimana cara menahan nafsu,bagaimana dalam mengambil keputusan dan masih banyak hal yang mereka pelajari dari semua kejadian ini.



Kebahagiaan yang terpancar diwajah mereka sangatlah membawa keberkahan.

__ADS_1


Terlihat sikembar dan Abiyu yang tengah akrab bermain.


Canda dan tawa ketiganya mengukir senyum kedua ibu, Azky dan Shafiah.


Kebahagian yang sekarang mereka rasakan, adalah buah kesabarannya masing masing dari masa lalu yang tanpa sadar saling menyakiti.



' Terima kasih Ya Allah...kini jalan hidup kami sangatlah berada dititik sempurna....


Aku tidak pernah menyesal menjadikanmu MADUKU Azky....


Kesempurnaan ini tak lepas dari ceritamu dan ceritaku....


Aku sangat sangat bahagia melihat kalian saling menyayangi, anak anak ku......


Bunda tunggu kehadiran cerita kalian dan akan bunda ceritakan kisah kami kelak kalian dewasa '



Inilah akhir dari kisah Maduku ( Zaiba Shafiah, Zahfran malique, Azky Kahirani)



Terima kasih yang sudah setia membaca karya ku ini sampai tamat. mohon maaf jika Author pernah membuat kecewa dan tidak memberikan sesuai harapan kalian......



FINISH



Cukup hidup mereka aja yang kusut,kita jangan Ya🤭.



Author ingin meminta maaf sedalam-dalamnya apabila terdapat kesalahan dalam penulisan,atau penjabaran yang tidak sesuai dengan ketentuan yang ada.



Apa daya,hanya ini kemampuan Author dalam berkarya,yang pasti masih banyak kekurangan,bahkan kesalahan dan Author mohon di maafkan. 🙏🙏.



Dan Author ucapkan banyak-banyak terimakasih buat para Reader yang mau membaca karya receh Dia maduku sampai sejauh ini.



Sebetulnya pengen lebih dari 100,setidaknya sampai 150,cuma aku masing bingung sama konfliknya.



Kalau aku buat konflik untuk Shafiah atau Azky,nanti Author di demo lagi 🤭.



Kalau aku memasukan konflik selain mereka seperti Abiyu,Bram,Adlan,Kisya,Tania,Khadijah,Shifa nanti di bilangnya keluar dari jalur. Repot lagi nanti Author nanggepinnya 😁.



Kalaupun nanti ada Extra part pilihannya ada tiga.



1.Kisah cinta Abiyu,Kisya,Adlan.


2.Kisah cinta Khadijah,Bram,Shifa.


3.Atau mau POLIGAMI lagi antara Azky,Fatih,dan Tania 😂😂😂🙏🙏🙏.



Ampun DJ..Jangan serang lagi.sudah Finish 😂😂 Maaf...maaf..maaf 🙏🙏🙏🙏



Untuk sementara sampai di sini dulu ya. Bay 🖐🖐🖐.



Wassalam..



Untuk sentuhan akhir,dari ribuan pembaca,boleh dong Author minta jempolnya 👍👍👍 terimakasih 🤗😘😘

__ADS_1


__ADS_2