Dia Maduku

Dia Maduku
Bab 47


__ADS_3

Setelah puas menangis dalam pelukan Shafiah,Asky melepaskan pelukan itu.ia kembali menundukan wajahnya.


"Katakan padaku Azky,apa yang membuat kamu menangis?" Pelan-pelan ia bertanya.


Nampak ia menghela nafas panjang sebelum menjawab pertanyaan Shafiah. "Tadi aku bertemu dengan Adlan mba." Jawab Azky.


"Lalu?" Shafiah kembali bertanya semakin penasaran.


"Dia meminta aku untuk meninggalkan mas Zahfran,dia bilang aku sudah merusak kebahagiaan kalian. Apa aku seperti itu mba? Hikss..hikss..kembali ia menangis di depan Shafiah.


"Tidak Azky,kamu jangan dengarka apa yang Adlan ucapkan."


"Dia sering mengatakan itu pada ku mba,bukan cuma sekali ini saja,setiap kali kita berpapasan,dia selalu mengatakan itu."


"Azky,kamu kan tau bagaimana kamu bisa masuk dalam kehidupan kita? Justru aku lah yang harus meminta maaf pada mu,karna aku,kamu harus mengalami penderitaan yang sangat berat. Maafkan aku Azky." Shafiah melipat kedua tangannya di depan Azky.


"Jangan seperti ini mba,aku tidak pernah menyesali semuanya." Ucap Azky yang juga memegang kedua tangan Shafiiah.


"Terimakasi Azky,aku akan berusaha membujuk keluarga mas Zhafran untuk bisa menerima mu,sabar sebentar ya."


"Ya mba," Kini baru ia bisa tersenyum setelah berbicara dengan Shafiah.


"Nah gitu dong senyum." Shafiah mengusap bahu Azky. Oh iya,,besok acara peresmian butik ku,jangan lupa,kamu harus datang sama mas Zahfran jam 10 pagi.Ok.?"


"Insyaallah mba."



Percakapan Zahfran dengan Fatih sebelum Shafiah keluar dari kamar Azky.



"Zha,kenapa sih gak mau bekerja di perusahaam ku?" Tanya Fatih yang beberapa kali mendapat penolakan dari Zahfran.



"Bukan gak mau,kamu kasih aku jabatan gak nanggung-nanggung Direktur utama." Kata Zahfran sambil menaikan kedua alisnya."



"Loh..kamu itu pernah menjadi pemilik perusahaan,masa kamu gak sanggup jadi direktur utama di perusahaan ku?" Kata Fatih sambil bersandar ia menumpukan satu kaki ke kaki satunya.



"Bukannya gitu,gak enak aja aku."



"Yaelah,kayak sama siapa aja sih."



Tak lama Shafiah pun keluar dari kamar Azky,ia kembali duduk di samping suaminya. "Bagaimana? dia mau cerita?" Tanya Zahfran penasaran.



Shafiah pun mengangguk. "Ada sesuatu yang mengganggu di hatinya,tapi sekarang dia udah balik-baik aja ko."



"Apa itu?" Zahfran kembali bertanya.



"Aku gak bisa cerita,ini pembicaraan antara aku dan Azky. Ra ha si a." Kata Shafiah sedikit menekankan kata-katanya.


__ADS_1


"Masyaallah wanita banyak menyimpan rahasia ya." Zahfran menggelengkan kepalanya.



Sambil tersenyum simpul Shafiah menyeruput teh hangat milik Zahfran. "Eeh...Itu punya ku sayang."



"Memangnya kenapa?"



"Ya gak apa-apa,maksudnya itu kan bekas mulut ku."



"Aku suka." Kata Shafiah sambil mendekatkan wajahnya ke wajah Zahfran.



"Sayang,di sini ada Fatih." Zahfran mejauhkan wajahnya dari wajah Shafiah.



"Astagfirullah." Shafiah langsung menutup mulutnya dengan tangannya. "maaf mas Fatih,aku lupa." Wajah Shafiah berubah merah.



"Dasar,kelakuan kayak pengantin baru aja." Fatih menggelengkan kepalanya,menatap ke sembarang arah.



Sedang Zahfran dan Shafiah malah tersenyum sambil menatap Fatih.




Shafiah menggeser icone hijau. "Assalamualaikum." Ucap salam Shafiah.



"Waalaikumsalam mba."



"Kenapa Shifa?" Tanya Shafiah sambil bersandar di bahu Zahfran.



"Persiapan untuk besok sudah siap 100% mba,mba bisa datang agak siang ga apa-apa,jadi mba bisa tidur di rumah Azky"



"Oh..jadi besok aku harus datang lebih pagi ya?" Kata Shafiah sambil memandang wajah Zahfran.



"Ih..mba gak denger ya?semua udah siap mba?mba bisa datang agak siang,biar besok..."



Belum selesai Azky bicara,Shafiah langsung menyelanya. "Ya udah kalau gitu aku pulang ya,besok pagi sekali kita sama-sama ke butik."



"Iihh...mba apa sih gak nyambung banget." Shifa menatap aneh ke arah ponselnya.

__ADS_1



"Udah dulu ya Shifa,aku mau on the way pulang. Assalamualikum."



"Mba...mba..." Belum sempat menjawab salam,Shafiah keburu menutup telfonnya. "Waalaikumsalam." Sautnya setelah Shafiah memutus sambungan telfon lebih dulu. "Mba Shafiah kenapa sih gak nyambung gitu?bukannya tadi jelas aku bilang dia bisa datang agak siang. Aneh.."



"Kenapa Shifa? Ada masalah?" Tanya Zahfran khawatir.


"Ga ada mas,cuma ada beberapa persiapan yang belum selesai,soalnya tadi siang aku pulang duluan."


"Lalu?"


"Kayaknya malam ini aku gak bisa tidur di sini,kalau aku tidur di sini,takut besok kesiangan,kamu tau sendiri kan,jalanan macet banget kalau pagi."


"Tapi ini udah malam sayang."


"Kalau kamu gak mas Fatih mengantar ku,aku bisa ko naik taksi online."


"Jangan,lebih baik kamu pulang sama Fatih,itu jauh lebih aman."


"Ya udah,aku jalan ya." Shafiah hendak berdiri,namum Zahfran menahan tangannya hingga Shafiah kembali duduk.


"Tapi sayang." Shafiah melirik sebentar ke arah Fatih,seolah paham,Fatih memilih keluar lebih dulu. "Aku di luar ya..cari udara segar." Fatih pun bangkit dari duduknya lalu keluar.


"Mas..maaf aku gak bisa tepatin janji aku untuk bermalam di sini,habis bagaimaa lagi,kalau besok aku telat datang,bisa-bisa semuanya jadi kacau." Kata Shafiah sambil menggenggam tangan suaminya.


"Kamu sengaja melakukan ini" Tanya Zahfran sambil menangkup kedua pipi Shafiah.


"Sengaja apa sih mas,lucu deh." Ia tersenyum kecil. "Pokoknya besok acaranya jam 10,kamu sama Azky harus datang,jangan gak ya." Cup..Shafiah mencium singkat bibir suaminya.namun tangan Zahfran menahan wajahnya hingga ia kembali mencium bibir Shafiah untuk beberapa saat. "Aku mencintai mu sayang." Ucapnya setelah melepaskan ci*mannya.


"Aku juga mas,aku juga sangat mencintai mu."


"Aku jalan sekarang ya mas."


"Baiklah,Hati-hati di jalan sayang,kasih mas kabar kalau udah nyampe apartemen."


"Baik mas." Shafiah memberikan senyum termanisnya.


"Kalian juga butuh waktu berdua mas,kalau ada aku,kamu tidak akan mau tidur di kamar Azky.Saat ini Azky sangat membutuhkan mu." Batin Shafiah bergumam.


~


~


~


Sharusnya hari ini ada adegan olahraga malemnya,tapi berhubung ini hari kamis takut ada yang lagi menjalani puasa sunah,jadi Author tunda dulu Bab yang itu.🤭


Insyaallah UP nanti malam.🤗


Stay terus ya.love you Reader ku 😘😘


Seperti biasa,setelah baca,jangan lupa jempolnya di tekan 👍👍


Dan komentar sebanyak-banyaknya.


Author selalu menerima masukan dari para Reader.


Terimakasi banyak yang sudah memberikan Vote untuk karya author yang sederhana ini.


Vote dari yang lainnya Author tunggu ya.


Semoga Allah mebalas kebaikan reader semua.😘🙏

__ADS_1


__ADS_2