
Selesai memandikan Baby Audi,Shafiah menyerahkan putrinya pada kakaknya Abiyu,sementara ia membuat nasi goreng untuk sarapan,sedang Kisya menunduk malu di samping sang mertua. "Maaf bun.
"Maaf kenapa?" Saut Shafiah sambil menggerus sambel untuk membuat nasi goreng.
"Gara-gara aku,ayah jadi makan di kantor,bunda juga harus bikin nasi goreng,padahal aku bisa ko bikin nasi goreng."
"Nanti gosong lagi gimana?" Sekilas ia melirik menantunya yang masih berdiri di sebelahnya dengan senyum.
"Nggak lah,lagian tadi Aby tuh,nyuruh aku buat adonan."
"Adonan apa?" Sejenak ia menghentikan aktifitasnya ingin mendengarkan alasan dari menantu kecilnya itu.
"Adonan...... adonan apa ya?" Ia menggaruk ujung kepalanya,seraya mencari alasan yang tepat.
"Adonan apa?" Shafiah kembali bertanya.
"Adonan...roti..iya roti." Ucapnya terbata. "Aduuh..jangan sampe bunda nanyain adonan rotinya mana,bisa malu aku." Bergumam dalam hati.
"Oh..roti.." ia kembali dengan aktifitasnya. Belum selesai dengan masakannya,Baby Audy terdengar menangis,ia pun menyerahkan tugasnya pada Kisya. "Tolong bunda ya,Audi nangis,kayaknya mau tidur deh." Ia menyerahkan spatula pada Kisya.
"Oh..iya bun,biar aku terusin."
"Itu tinggal kasih garem sama micin ya."
"Iya bun,sip.."
Lalu Shafiah pun pergi menemui Abiyu di ruang keluarga,dan Abiyu kembali menemui Kisya di dapur. "Kis..." suaranya terdengar tiba-tiba.
"Jangan mendekat." Ia mengacungkan spatula ke arah Abiyu.
"Wiis...apa ini?" Spatula itu hampir mengenai wajahnya.
"Jangan ganggu aku lagi Aby..."
"PD banget sih.." ia berlalu melewati Kisya,lalu duduk di kursi dekat meja makan.tak lama setelah itu ponsel milik Kisya berdering di atas meja,notifikasi pesan masuk. "Siapa?"
Tertera nama kak Raditya di sana. "Radit?" Abiyu mengernyitkan dahinya menatap tak suka.
"Siapa By?" Tanya Kisya sambil menuangkan nasi goreng yang ia buat ke dalam wadah besar,lalu menyajikan di atas meja makan.
"Radit.." Jawab Abiyu singkat.ia meletakan ponsel itu dengan kasar.
"Hati-hati dong,nanti kalau rusak gimana?" Kisya mengambil ponselnya lalu membuka isi pesan masuk dari Radit.
Radit : Aku jemput ya?
"Mau kamu bales?" Tanya Abiyu ketus.
"Iya lah,kalau gak di bales,tar dia bener-bener ke rumah lagi." Saut Kisya sambil mengetik balasan pesan Radit.
Kisya : Jangan kak,aku berangkat bareng Abiyu.
Radit : Akhir-akhir ini kamu bareng Abiyu terus ya? Kalian pacaran?
Kisya : Iya kak.
Radit : Gak apa-apa,sebelum janur kuning melengkung,kamu bisa menikah sama siapa aja kan? dan aku masih punya harapan kan?
Kisya tertawa melihat balasan Radit. Ha.. ha..ha.. "Radit..Radit.."
"Cengengesan... Sini HP nya." Abiyu merebut ponsel Kisya dari tangannya.
"Aby..sini HP kuuu...."
Tiba-tiba ponsel milik Kisya masuk ke dalam cangkir berisi air minum. "Yah..masuk Kis.."
__ADS_1
"Abyyyyyy......."
"Maaf,aku gak sengaja.." Buru-buru ia mengangkat HP itu dari dalam cangkir lalu memasukan ke dalam open karna panik.
"Aby..kenapa di masukin ke opeeen..." ia menagis menatap ponselnya yang bercucuran air bahkan bodohnya Abiyu malah di masukan ke dalam open.
"Supaya kering Kisya,biarin aja di dalem open."
"Abyyy.....Puasa kamu satu bulaaaan...."
Setelah kejadian saat di pesta,Fatih meminta orang suruhannya,untuk menjaga di depan Unit Apartemen milik Tania.
Tania memang berasal dari keluarga ternama,10 Bodygurd pun mereka sanggup membayarnya,Kenapa harus Fatih?
Karna keluarga Tania sempat menyalahkan Fatih atas nasib buruk yang menimpa putrinya,penolakan Fatih saat itu,membuat hubungan keluarga Tania dan Fatih jadi merenggang. Itulah alasan kenapa ia merasa tidak enak kalau tidak mau membantunya.
Semenjak Fatih mengirimnya pengawal,ia merasa lega,bebas bergerak ke mana saja tanpa ada lagi rasa takut bertemu dengan mantannya yang kejam itu.
Dia bebas bergerak ke manapun,termasuk mengunjungi kantor Fatih. "Jglek..." Tiba-tiba seseorang membuka pintu ruang kerjanya.
"Tania..?" Fatih terkejut dengan kehadiran Tania yang tiba-tiba.
"Kamu ngapain ke sini?" Fatih mengeryitkan dahinya,terheran.
"Aku bawa makan siang buat kamu." ia meletakan satu persatu wadah yang berisi makanan di atas meja kerjanya.
"Kamu gak usah ngelakuin ini sama aku,aku biasa makan di kantin ko."
"Gak apa-apa mas,kebetulan aku masak banyak,jadi aku bawa ke sini." Ia mulai menuangkan nasi,lauk dan sayur ke dalam piring,Lalu mulai menyendokan ke depan mulit Fatih. "A.. Ayo."
"Jangan seperti ini Tania,semua orang akan mencurigai kita,nanti mereka berfikir kita ada apa-apa."
"Semua orang juga tau kalau kita berteman ko,kamu gak usah khawatir. Udh A dulu cepet,nanti keburu ada yang masuk loh."
Ia memaksa Fatih membuka mulutnya,lalu. "Tok..tok..tok.." Tepat saat Sendok berada di di dalam mulut Fatih,saat itu juga seseorang membuka pintu. "Jglek.."
__ADS_1
Betapa terkejutnya Fatih melihat Azky hadir di sana,bahkan di waktu yang tidak tepat.
"Azky..?" Ia bangkit dari duduknya lalu menghampiri sang istri yang masih berdiri di depan pintu. "Kamu ko gak bilang kalau mau ke sini?"
"Apa ini mas?" Wajahnya berubah merah padam menahan amarah.
"Ini gak seperti yang kamu fikirkan Azky." Berusaha membela.
"Hai Azky." Tania menyapa dari kejauhan,seolah tidak terjadi apa-apa ia pun menghampiri Azky lalu menuntunya masuk ke dalam.
Dalam hitungan persekian detik,ia menghempaskan tangan Tania dari tangannya. "Kenapa Azky?"
"Kalian keterlaluan." Ucapnya penuh penekanan.
"Sayang...aku bisa jelasin."
"Apa yang mau kamu jelasin?"
Tania berjalan menghampiri Azky,seolah ingin meluruskan. "Kita gak ngelakuin apa-apa ko,aku cuma kebetulan lewat,bawa makanan banyak,bukan cuma buat Mas Fatih,tapi buat kamu juga." Agar lebih meyakinkan,ia menunjukan betapa banyaknya makanan yang ia bawa. "***Untung aku sudah mengantisipasi sebelumnya***." Batin Tania bergumam.
"Iya sayang,kita gak ngapa-ngapain ko."
Diam,Azky tak mampu berkata,kesal,jelas ia merasa kesal,bahkan marah.
"Maaf Azky,kalau kamu gak suka dengan kehadiran ku,aku minta maaf,aku bersumpah tidak bermaksud membuat kalian bertengkar."
"Azky.." Timpal Fatih.
Namun ia tetap diam seribu bahasa,hingga akhirnya Tania pergi meninggalakan ruang kerja Fatih dengan tangis terisak. PALSU
Stay terus,jangan lupa jejaknya.
LIKE
KOMEN
__ADS_1
VOTE
Jangan lupa untuk Follow ya,supaya bisa mendapatkan notifikasi langsung tentang up date terbarunya.💋🙏