Dia Maduku

Dia Maduku
Abiyu Kisya part 24


__ADS_3

"Gimana sih dek,misahin si Abiyu sama Kisya aja lama banget." Alesha bicara dengan adiknya Nindy dengan memasang wajah marah.


Ya,Nindy adalah adik dari Alesha. Gadis yang dulu terjerat kasus penjebakan antara Kisya dengan Abiyu yang mengakibatkan mereka harus tidur satu kamar,bahkan sampai melakukan hubungan suami istri di luar pernikahan.


Dia menyimpan dendam karna Abiyu dan Kisya sempat memenjarakannya,walau dalam waktu yang tidak lama,namun cukup membuat Alesha sulit bersekolah kembali pasca di DO dari sekolahnya dulu.


Bukan cuma itu,catatan pernah mendekap di dalam sel,membuat ia kesulitan mencari Universitas bagus di luar negara Indinesia. "Lo harus ngancurin mereka,lo harus membalaskan dendam gue Nindy."


"Gue udah buat mereka pisah ranjang kak,apa gak cukup buat kakak?" Nindy yang terus mendapat tekanan dari sang kakak merasa jengah dengan semua rencana dan semua perintahnya. Ia kembali fokus ke TV menyaksikan acara kesukaannya.


"Belum Nindy.. Karna yang dia lakuin sama kakak jauh lebih menyiksa,predikat mantan napi gak akan hilang sampai kapan pun dari diri kakak. Lo tau itu?"


"Itu juga ulah kakak,kenapa dulu kakak berbuat jahat sama mereka?" Ucapnya tanpa mengalihkan pandangannya dari acara TV.


"Itu karna Abiyu mengabaikan gue,malah lebih milih deket sama gadis miskin kayak si Kisya itu." Ucap Alesha mendengus kesal.


"Dasar Abiyu bodoh,apa coba kurangnya gue? Kaya,cantik,gue ini idola sekolah,semua pria ngejar gue."


"Dan hanya Abiyu yang gak tertarik sama kakak?" Ha..ha.. Nindy tertawa lepas mengejek sang kakak.


"Berisik lo." Ucapnya sambil melempar bantal ke arah sang adik.


"Aw..apaan sih? Itu kenyataannya kan?" Kata Nindy.


"Gue gak mau tau ya,pokonya lo harus pisahin Abiyu dari Kisya. Bila perlu ajak Raditya buat kerjasama."


"Tapi kak.." Alesha berlalu pergi tak ingin mendengarkan alasan apapun dari sang adik.


"Iisshh..Bodo ah,cape gue nurutin perintah lo."



Di tempat lain,Abiyu yang baru menyelesaikan pekerjaannya,memilih pulang lebih dulu,untuk memenuhi janjinya dengan Kayla,janji akan membawanya ke sebuah Mall,hanya untuk bermain di area Play Zoon.



"Udah siap nak?" Abiyu bicara pada Kayla dalam sambungan telfon.ia masih merapihkan mejanya sebelum pulang.



"Sudah." jawabnya dengan penuh semangat.



"Ok,kita ketemu di mall ya nak,bilang kak Kiran,nanti ayah kirim nama Caffe nya."



"Iya ayah. Bunda jadi ikut?"



"Jadi,tapi bunda agak telat,nati kita ketemu bunda di Play Zoon."

__ADS_1



"Baik ayah." Sambungan telfon pun terputus. "Nanti ayah kirim alamat Caffe nya kak." Bicara pada Kiran.



"Iya sayang." Kiran dan Kayla bersiap-siap pergi menggunakan Taksi online.



Sebelum pergi meninggalkan Restauran,Abiyu berpamitan pada Bram,menitipkan Restauran karna ia pulang lebih dulu. "Sip..hati-hati di jalan."



"Ia om"



Tiba di sebuah Mall,Abiyu menunggu Kayla dan Kiran di sebuah cafe,ia memesan satu gelas minuman. "Coffelatte 1."



Nampak pelayan itu menuliskan apa yang Abiyu minta. "Ada yang lain tuan?"



"Tid..."




"Radit..." Keningnya mengerut.



"Ada yang lain tuan?" Pelayan itu kembali bertanya.



"Sementara itu dulu,nanti kalau tamu saya datang,saya pesan lagi." Saut Radit dengan senyum ramah



"Baik tuan,pesanan anda segera datang." Pelayan itu pun undur diri.



Setelah pelayan itu pergi,Radit memulai percakapan. "Apa kabar Abiyu?" Radit mengulurkan tangan,namun Abiyu hanya menatapnya sinis,tanpa membalas uluran tangannya.



"Gak usah sok-sokan ramah sama gue. Apa maksud lo tiba-tiba duduk di sini.?"

__ADS_1



"Santai dong Biy,lo ko masih ketus aja sama gue." Ia menyandarkan tubuhnya di kursi.



"Pergi..gue lagi nunggu seseorang." Abiyu bicara dengan Tegas.



"Sama dong kalau gitu,gue juga lagi nunggu seseorang. Gimana kalau kita Double date?"



"Asik kan?"



"Pergi,sebelum gue seret lo dari kursi itu."



Cek..cek..cek.. Radit menggelengkan kepalanya. "Abiyu malique,lo masih sama kayak dulu,emosian."



Brak.. Ia menggebrak meja cukup kuat. "Gak ada urusannya sama lo Raditya wira. Pergi..jangan sampai gue ngulangin perkataan gue."



"Santai Bro.. Lo gak penasaran sama orang yang lagi gue tungggu?"



"Gue samasekali gak tertarik."



"Sebentar lagi dia datang Abiyu."



Abiyu mengerutkan keningnya. "***apa ini***?"



Jangan lupa jejaknya ya.


LIKE


KOMEN


VOTE

__ADS_1


BUNGA


😘😘🙏


__ADS_2