Dia Maduku

Dia Maduku
Bab 21


__ADS_3

Apa tidak bisa di tunda sampai besok? "


"Tidak Shafiah, Azky menungguku. "


Zahfran meninggalkan Shafiah begitu saja,tanpa memikirkan perasaanya. Shafiah terus menatap pintu kamarnya dengan berurai air mata menatap kepergian sang suami menemui istri keduanya.


Sesungguhnya Allah s.w.t bersama orang-orang yang sabar.



"Di mana kamu menjemput dia? " Tanya Zahfran pada Bram setelah berada di depan pintu unit apartemennya.


"Di rumahnya tuan."


"Apa yang dia tanyakan saat kamu menjemputnya?"


"Tidak ada tuan,dia hanya mengeluh kelelahan karna aktivitas nya hari ini?"


"Aktivitas hari ini? Memangnya kemana saja dia hari ini?" Tanya Zahfran mengerutkan dahinya.


"Cih... memangnya anda mengizinkan saya untuk bertanya pada istri anda tentang aktivitasnya? " Batin Bram.


"Saya tidak tau tuan."


"Apa yang kamu tau sih? semua kamu tidak tau." Kesal.


"Lain kali saya akan menanyakan aktivitas istri-istri anda tuan saat anda membutuhkannya."


"Heii.. berani kamu bicara dengan istri-istri ku?" Bentak Zahfran.


"Maaf tuan." "Tadi anda sendiri yang mengatakan saya tidak tau apa-apa,apa yang kamu tau? Bagaimana aku bisa tau kalau aku di larang bertanya. Entah dari mana kegilaan anda ini datangnya. " Batin Bram mendengus kesal.


"Kamu boleh pulang,dua hari ke depan aku akan libur, jangan berani datang ke rumah ku." Tegas Zahfran sambil menekan tombol kode pintu unitnya. tit.. tit.. tit. "Cklek. "Pergilah."


"Baik tuan." Bram melangkah mundur lalu masuk ke dalam lift menuju parkiran.


Saat Zahfran masuk ke dalam,nampak Azky sedang meringkuk kedinginan di atas sofa tanpa selimut,Zahfran terus menatap wajah sang istri yang begitu cantik bahkan saat tidur. "Kamu kedinginan sayang? Aku akan menghangatkan mu." Ucap Zahfran dengan senyum bahagianya.


Zahfran menggendong tubuh Azky lalu membawanya ke dalam kamar,perlahan ia meletakan tubuh mungil itu di atas tempat tidurnya dengan sangat lembut. Karna Azky sedang kelelahan,ia bahkan tidak bangun saat Zahfran menggendongnya,ia hanya sedikit menggeliat setelah berada di atas tempat tidur.


Mungkin hasratnya saat ini sudah berada di atas puncank ingin segera menjamah tubuh istrinya itu,tapi karna Azky belum bisa mencintainya, maka Zahfran lebih memilih bersabar sampai Azky sendiri yang akan menyerahkan kesuciannya.


Zahfran berbaring di sebelah Azky sambil memeluknya,tak henti-hentinya ia mencium puncak rambut sang istri dan berkata. "Selamat malam sayang. Aku sangat mencintai mu." Akhirnya merekapun tidur pulas dalam satu selimut.



Pukul 03.00 Shafiah terbangun dari tidurnya, ia menatap jam yang ada di atas nakas. "Jam 3? masih sempat tahajud, subuh sekarang jam 04.18. Setelah membaca doa bangun tidur,ia mengambil air wudhu di dalam kamar mandi.



Sebelum memulai shalat tahajud,Shafiah membaca Ta'awudz terlebih dahulu.agar Shalatnya lebih Khusyuk. setelahnya ia melaksanakan Shalat tahajut 4 rakaat dan 1 rakaat wittir.



(Keutamaan membaca Ta'awudz sebelum melaksanakan kebaikan apapun, maka Allah akan mengutus para malaikat untuk menjaga kita dari godaan setan yang akan mengganggu kita saat akan berbuat kebaikan atau saat akan melaksanakan ibadah.)



Nampak Shafiah menangis dalam doanya, air mata terus mengalir saat ia sedang berdzikir kepada Allah dan Rasulullahnya.



Tak terasa waktu subuh pun tiba,terdengar suara Adzan samar-samar di dalam kamarnya. "Tok.. tok.. " Nyonya.." panggil bu Ira dari luar.



"Ya bu,sebentar." Shafiah segera membuka pintu kamarnya. "Kenapa bu?" Tanyanya setah pintu terbuka.



"Tuan besar menunggu di mushola bawah nyonya,kita Shalat berjamaah." Kata bu Ira.



"Oh ya.aku udah siap,ayo bu." Shafiah menutup pintu kamarnya.



"Tuan?"



"Oh.. mas Zahfran semalam pergi menemui Azky di apartemennya. Ayo bu,papah nanti kelamaan nunggu kita."

__ADS_1



"Anda...Tidak apa-apa nyonya?"



Shafiah menghentikan langkahnya,dan menoleh ke belakang. "Kenapa? aku gak apa-apa ko,Azky juga kan istrinya, dia punya hak yang sama atas mas Zahfran." Jawab Shafiah sambil tersenyum. "Oh ya bu,bu Ira tau kan kalau pernikahan mas Zahfran dengan Azky itu di rahasiakan dari keluarga besar?"



"Ya nyonya"



"Jangan sampai ada yang tau ya bu."



"Baik nyonya."



"Terimakasi bu." Ucapnya sambil tersenyum.



"Sama-sama nyonya."



Shafiah dan bu Ira segera turun ke bawah menuju mushola untuk melaksanakan shalat subuh berjamaah.



"Kemana Zahfran?" Tanya bu Melisa.



"Mas Zahfran ke luar kota mah semalam berangkat."



"Mendadak?"




"Udah ngobrolnya nanti lagi, kita shalat dulu. " Kata pak Herlambang.



Setelah ikomah di kumandangkan,Shalat subuh berjamah yang di imami pak Herlambang pun berlangsung sangat khusyuk.



.~~~~



Di unit Apartment Zahfran.



Setelah mendengar adzan subuh berkumandang,perlahan Azky mulai membuka matanya melirik jam di atas nakas dengan mata setengah terbuka. "stengah lima? shalat dulu deh."



Saat akan bangun dari tempat tidur, Azky merasakan tubuhnya sangat sulit di gerakan. "Duh..apa sih ini? Berat banget,ko aku kayak di tindi tumpukan kasur gini." Azky berusaha menoleh kebelakang ingin memastikan benda apa yang menimpa tubuhnya itu namun itu sangat sulit.



Ia terus menggerak-gerakan tubuhnya berusaha sebisa mungkin untuk bangun namun tubuh Zahfran yang sepertii tumpukan kasur itu sulit di lepaskan.



Azky berusaha memutar posisi tidurnya hingga berhadapan langsung dengan sosok yang berada di belakangnya. "Tuan Zahfran? " Ucapnya sangat terkejut saat melihat sosok pria kejam ada di atas tempat tidur bersamanya.



"Kamu sudah bangun sayang?" Tanyanya dengan mata masih terpejam.


__ADS_1


"Anda ngapain di sini? " Azky berusaha melepaskan tangan Zahfran yang melingkar di perutnya. "Aku tidak mau tidur dengan anda, anda memperkosa saya ya? Saya benci anda. lepaskaan..."Azky berteriak.



Zahfran merasa jengkel dengan perlawanan Azky yang terus menerus mendorong tubuhnya untuk menjauh. Tidak ada cara lain untuk menghentikan perlawanan Azky dengan menciumnya. "cup.. ia mencium bibir Azky dengan kasar, Azky terus melawannya mendorong tubuh Zahfran namum usahanya itu sia-sia. hingga ia sendiri kelelahan dan membiarkan Zahfran mencium bibirnya tanpa perlawanan, bukannya melepaakan namum ciuman itu semakin lembut, bahkan Azky merasakan sensasi yang berbeda pada tubuhnya yang seolah ikut menikmati ciu\*an yang di berikan oleh Zahfran.



Azky segera menyadarkan dirinya,dengan sangat kuat ia mendorong tubuh Zahfran hingga ia jatuh dari tempat tidur.



Zahfran langsung berdiri dengan wajah merah menahan emosi. "Tidak bisakah kau mencintai kuu..?"Zahfran berteriak.ia benar-benar emosi karna terus memerus mendapat penolakan dari istrinya sendiri.



"Kamu menginginkan ku?"



"Ya,kamu adalah istriku, dan seharusnya kamu melayani ku dengan benaar... . "



"Baiklah kalau itu yang kamu inginkan. Kita mulai semuanya dari awal."



Zahfran terdiam sambil berdiri di hadapan Azky masih dengan emosinya.



"Aku ingin rumah tangga kita berjalan sesuai dengan syariat islam. Aku tidak ingin memiliki suami yang jauh dari agama,kamu tau kan apa kewajiban seorang muslim? maka dari itu perbaiki sifat mu, dan jadilah imam yang baik bagi kami."



Dengan mudahnya Zahfran mengatakan "Akan aku lakukan."



"Lakukan karna Allah, bukan karna aku. "



"Aku akan berusaha. "



"Baiklah,,,setelah kamu bisa merubah sifat mu menjadi lebih baik,maka datanglah, aku akan menerima mu dengan senang hati."



"Aku pasti datang dengan segala perubahan." Ucapan Zahfran kali ini bukanlah main-main,ia mengatakannya dengan sungguh-sungguh.



"karna kamu memiliki dua istri,maka kamu harus adil terhadap kami. Berikan 1 minggu untuk ku dan satu minggu untuk mba Shafiah. Dan karna mba Shafiah adalah istri pertama mu, maka minggu ini kamu milik mba Shafiah,kembalilah pada ku di minggu berikutnya dengan perubahan yang kamu sanggupi tadi.



Tanpa berkata,ia langsung menghampiri Azky yang masih terduduk di atas tempat tidur lalu mencium puncak rambutnya dengan sangat lembut dan mengelus pipi Azky dengan jarinya. "Aku akan kembali sesuai dengan harapan mu."



Sebelum pergi, Zahfran menc\*um bibirnya dengan sangat lembut dan kembali berkata. "Tunggu aku." ia menyeka bibir Azky dengan jarinya.



Siap-siap di Bab berikutnya. Ujian sesungguhnya akan segera di mulai. 😍


Kira-kira bagaiman perubahan Zahfran nanti setelah satu minggu bersama istri pertamanya?


Ayooo


Lik****e


Like


Komen


Komen


Komen

__ADS_1


sebanyaknya akan aku UP satu Bab lagi hari ini.


__ADS_2