Dia Maduku

Dia Maduku
Abiyu Kisya part 13


__ADS_3

"Kenapa harus dia? kenapa kita harus ketemu lagi sih?" Batin Kisya bergumam,ia terus menatap keluar jendela mobil, berusah menyembunyikan wajah penuh kebingungan dari sang suami.


"Yank.." panggilnya sambil meraih tangan Kisya,lalu menciumnya.


Kisya pun menoleh. "Kenapa Biy?"


"Kamu yang kenapa Yank? dari tadi diem terus."


"Ah..gak apa-apa ko,cuma agak cape aja sama tugas kampus." Ucapnya dengan tersenyum terpaksanya.


Abiyu mengusap puncak rambut Kisya penuh kasih sayang. "Semangat ya belajarnya,kan kamu yang minta kuliah."


Kisya meresponnya dengan senyum. "Oh iya Biy. Hari ini aku cape banget,boleh ya kalau aku gak masak?"


Abiyu tidak langsung mengiyakan,hanya saja ia melihat wajah Kisya yang betul-betul terlihat lelah,membuat ia harus lagi dan lagi memberikan pengertian. "Ya udah."


"Kamu gak apa-apa kan?"


"Gak apa-apa,asal jangan sering-sering ya,ke sananya usahakan kamu masak untuk ku dan Kayla."


"Iya Biy." Kisya tersenyum,lalu bersandari di lengan Abiyu.


Hening.


Hening.

__ADS_1


Yang terdengar hanya deru mesin mobil yang melaju,membuat Kisya tertidur lelap di bahu Abiyu,bahkan sampai mobil berhenti pun ia masih tertidur pulas. "Seharusnya kamu di rumah aja sayang,kamu pasti sangat lelah." Batin Abiyu bergumam,menatap lekat wajah cantik sang istri.


Tidurnya sangat lelap,Abiyu tidak tega kalau harus membangunkannya,akhirnya ia menggendong Kisya naik ke lantai 10 menuju unitnya.


"Abiy..kenapa aku di gendong? aku jalan aja." Kisya terbangun saat berada di dalam lift,dan masih dalam pangkuan suaminya.


"Gak apa-apa sayang. Aku suka ngelakuinnya." Saut Abiyu dengan senyum,lalu mencium singkat bibir sang istri.


Kisya semakin mengeratkan tangan yang ia tautkan ke leher Abiyu. "Terimakasih suami ku." Ia kembali menyandarkan wajahnya pada bahu suaminya.


Begitu sampai di dalam kamar,perlahan Abiyu menurunkan sang istri di atas ranjang,ia bahkan mau melepas sepatu Kisya yang masih menempel.


Kisya menggeliat saat Abiyu mencium bibirnya. "Abiy.." Suara Kisya seakan protes,tak ingin di ganggu dengan sentuhan di mana pun.


"Aku rindu keceriaan saat kamu menyambutku pulang,aku rindu melihat kamu bercucuran keringat saat memasak,aku merindukan semua kebiasaan kamu Yank,dan masih banyak hal yang aku rindukan dari mu." Ucapnya di telinga Kisya yang tertidur pulas,lalu ia masuk ke dalam kamar mandi untuk menyegarkan diri.


Selesai mandi,ia melihat Kisya masih tertidur pulas di bawah selimut,tak ingin mengganggunya,setalah berpakaian rapih,Abiyu keluar dari kamar menuju dapur guna memasak sesuatu karna perutnya yang merasa kelaparan. "Apa yang bisa aku masak?"


Melihat persediaan di dalam kulkas cukup lengkap,ia hanya mengeluarkan baso,sosis sapi,dan telur,ia berencana akan membuat nasi goreng ala-ala pria kesepian. ( 😁😁)


Sedang asik beraksi,tiba-tiba Kiran datang menghampiri Abiyu. "Kak Abiy.." panggilnya dari belakang.


Abiyu menoleh sekilas. "Ran..belum tidur?"


"Udah sih,cuma kebangun aja." ia berdiri di samping Abiyu,melihat Abiy sedang memotong baso dan sosis sapi.

__ADS_1


"Maaf,aku ganggu ya?" Kata Abiyu tanpa menghentikan aktifitasnya.


"Gak ko. Kakak mau bikin apa?" Tanya Kiran penasaran.


"Aku mau buat nasi goreng,mau?"


"Aku udah makan tadi sama Kayla."


"Kak Kisya gak masak?" Kembali bertanya.


"Kisya kecapean,tadi dia bilang gak masak hari ini." Selesai mengiris,ia mulai menyalakan kompor dan mulai memasak.


"Tau gitu,tadi aku bikin nasi goreng yang banyak." Saut Kiran yang terus memperhatikan Abiyu memasak.


Pria selalu nampak berbeda saat memasak,dan Abiyu,terlhat sangat tampan saat mengekan celemek.


"Kak Abiy."


"Iya?"


"Boleh aku minta LIKE KOMEN VOTE DAN BUNGA nya? biar aku semagat UP lagi nanti siang."


Maaf ya,Othor banyak maunya 😂😂🙏✌


__ADS_1


__ADS_2