
Extra part 4
Setelah membalas pesan dari Tania,ia menyimpan ponselnya di atas meja,dan kembali menyantap makanan.
"Pesan dari siapa?" Tanya Alex pada Fatih setelah menyendokan nasi ke dalam mulutnya.
"Teman." Jawabnya singkat.
"Teman? Teman yang mana?" Kembali Alex bertanya.
"Teman ku waktu di sidney."
"Oh.. Cewek nih kayaknya?"
"Hhmm..." Jawabnya tanpa berkata sambil menyendokan nasi ke dalam mulutnya.
"Serius cewek?" Bertanya kembali untuk lebih meyakinkan.karna setaunya Fatih tidak pernah berteman dengan seorang perempuan kecuali itu orang penting.
"Serius,kenapa emang?"
"Wah... kamu kan sudah punya istri." Saut Alex.
"Memangnya kenapa?"
"Ya gak bisa lah brow,mana bisa seorang pria yang sudah menikah,berteman sama perempuan,dosa brow,ntar...ujung-ujungnya selingkuh. Hati-hati loh." Alex mencoba mengingatkan.
"Ha..ha.. ya gak lah." Saut Fatih dengan bergurau.
"Yaelah...malah gak percaya,contohnya banyak,kamu tau kan yang lagi firal sekarang?"
"Apaan tuh?"
"Pertemanan dengan lawan jenis,akhirnya mereka pacaran,malah gosipnya mereka menikah. Padahal itu cowok udah punya istri."
"Itu karna pertemanan mereka tidak di sertai iman." Saut Fatih membela,dengan santainya ia menyeruput es di tangannya,setelah habis,ia meletakan kembali gelasnya di atas meja.
"Brow.. pertemanan antara cewek dan cowok yang sudah menikah, itu hukumnya tetap satu haram." Ucap Alex menekankan kata HARAM.
Serius amat mas brow Alex,Esnya sampe mencair tuh... Fatih kena kultum deh siang ini,Aelx tiba-tiba jadi ustad dadakan he..he..
Lanjut..
Diam sejenak seraya berfikir.
"Sekarang aku tanya,Azky tau gak kalau kamu mau makan siang sama Tania?"
"Gak.."
"Nah kan,kamu berbohong sama istri mu?"
"Ko bohong..lah ini sekarang kita ada di Restauran tempat istri ku bekerja."
"Oh iya ya..."
"Lagian,istri ku tau kalau aku berteman dengannya." Jawabnya santai.
"Iya tau,tapi... hargai lah perasaan istri mu,istri mana yang rela suaminya menghabiskan makan siangnya dengan wanita lain.?"
Fatih kembali terdiam.
"Gini deh.. kalau istri mu ketahuan makan siang dengan pria lain bagaimana? Marah gak?"
Dengan cepat Fatih menjawab. "Jelas marah lah."
"Tapi itu kan temannya,dan kamu tau orang itu." Timpal Alex.
__ADS_1
"Ya gak bisa gitu,dia tetap istri ku,dan tidak sembarang orang bisa berteman dengannya." Fatih mengatakannya dengan sangat tegas.
"Nah..itu dia,begitupun dengan Azky brow,kalau dia tau kamu makan siang sama wanita lain,bagaimana coba?"
Wah... Fatih kebanyak mikir nih..beruntung Alex terus megingatkan,akhirnya ia sadar dengan kesalahan yang hampir saja ia lakukan.
"Iya.. ya.. Astagfirullah,aku hampir melakukan kesalahan yanga akan menyakiti perasaan istri ku." Ia menyandarkan diri di kursinya sambil berfikir.
"Fatih...fatih.. kayak begitu aja mesti di kasih tau." Aelx menggelengkan kepalanya,aneh.. hal begitu saja dia tidak peka.
"Sekarang bagaimana? Tania on the way ke sini?" Ucap Fatih sedikit kebingungan.
"Mangkannya,lain kali hati-hati. Udah,urusan Tania biar aku yang urus. Kebetulan kan aku juga masih jomblo." Dengan senyum,Alex menautkan kedua alianya ke atas.
"Iya..iya.. makasi ya Lex,sudah mengingatkan."
"Santai aja."
"Akhirnya,dapet juga kenalan cewek he..he.." Batin Alex bergumam sambil menenggak es nya yang sudah mencair. "Yah..udah gak dingin."
"Kebanyakan ceramah sih." Ucap Fatih terkikik lucu,sangking asiknya ngisi kultum,menu makan siang Alex masih utuh di atas meja.
"Brow.. Jangan lupa,nanti kenalin aku sama teman kamu itu."
"Sip..kamu tenang aja."
Selang beberapa menit Akhirnya mobil Tania pun sampai.
Entah jurus apa yang ia gunakan untuk sampai ke Restauran dengan tepat waktu,padahal jarak kantor dengan Restauran XX lumayan jauh loh,biasanya bisa menghabiskan waktu 20 sampai 30 menit,hebat..dalam waktu 15 menit ia tiba di tempat tujuan.
Ia memarkirkan mobilnya di parkiran utama. Sebelum keluar dari mobil,ia menyempatkan diri untuk berias. "Aku harus tampil cantik." Ucap Tania sambil mengoleskan lipstik di bibirnya yang tipis.
Sudah merasa sempurna,ia keluar dari mobil dengan penuh rasa bangga,ia tidak menyangka kalau Fatih akan merepon pesannya,dan mengizinkan nya makan siang bersama.
Dengan sangat anggun ia melangkah masuk ke dalam Restauran. "Meja no 10." Gumamnya sambil berkeliling mencari meja itu.
"Selamat siang" Sapa Tania dari belakang kursi Fatih.
Fatih menoleh ke arahnya. " Hei... Tania,silahkan duduk." Sapa Fatih pada Tania yang baru datang,lalu mempersilahkan untuk duduk di samping Alex.
Sengaja. Alex mengisi kursi sebelahnya dengan bungkusan keresek. Terpaksa deh Tania harus duduk di sebelah Fatih.
"Maaf,nunggu lama ya?" Ucap Tania setelah duduk di samping Alex.ia meletakan tas kecilnya di atas meja.
"Ga apa-apa,santai aja. Mau pesan apa?" Fatih bertanya sambil memilah-milah menu makanan di daftar menu.
"Mmm... Burger aja deh sama orange jus."
"Cuma itu?"
"Iya,aku lagi diet soalnya."
"Oh..ok. Aku tulis ya."
Ia mulai menulis beberapa menu,cukup banyak untuk ukuran 2 orang. Untuk siapa lagibsisanya? Bukannya dia udah makan duluan sama Alex.
Kalau Alex sih sengaja belum habiskan makannya,sambil nunggu Tania kan.
Selesai menulis menu,ia menyerahkan daftar pesanannya pada pelayan. "Kalau semua makanan sudah jadi,tolong kamu panggil Manager Restauran ke sini ya."
"Baik pak."
"Terimakasih."
"Khmm.." Alex memberikan isyarat pada temanya yang kurang peka itu.
__ADS_1
"Oh ya Tania. Kenalkan,itu teman kantor saya,namanya Alex."
"Oh..maaf,aku sampai lupa."
Mereka berjabat tangan. "Tania."
"Alex,teman kantor Fatih yang tampannya tidak ada yang menandingi."
"Ah..begitu ya..?" Ucap Tania dengan senyum yang biasa saja.
Sambil nunggu makanan datang,ngobrol-ngobrol dulu deh,di sini Alex ya yang lebih mendominasi obrolan,maklum lagi PDKT siapa tau ini tahun terakhir ia menyandang status jomblonya. he..he..
Selang 15 menit menunggu,akhirnya pelayan pun datang dengan membawa banyak menu makanan,ia meletakan satu persatu di atas meja. "Banyak banget mas kamu pesannya."
"Iya,soalnya kita lagi nunggu satu orang lagi."
"Oh.." Ia mengangguk.
"Oh iya... Kamu sudah sampaikan pesan saya sama Manager Restauran ini kan?" Ucap Fatih pada pelayan itu.
"Sudah pak,sebentar lagi beliau ke sini."
"Ok.. terimakasih."
Setelah pelayan itu pergi,tak lama Manager Restauran pun datang. "Selamat siang."
"Waalaiksalam." Saut Fatih sambil memutar tubuhnya ke belakang,ia tersenyum lebar menyambut kedatangan ibu Manager.
"Mas Fatih?"
"Hai sayang.."
Wah...pinter banget di Fatih,menu segitu banyaknya ternyata untuk orang yang special.
Setelah ini kita lihat keseruan mereka berempat kenghabiskan makan siang di tempat Azky bekerja.
Sungguh sial nasib Tania kali ini.
Mampir lagi ke novel terbaru ku.

Kita ramikan kisah om Arga di sana.👍💝
Lanjut gak nih?
Tanda cintanya dulu dong 😘
LIKE
KOMEN
VOTE
__ADS_1
Terimakasi 😘🤗🙏