
Hampir dua minggu lamanya Abiyu tak lagi pulang ke apartemennya,tak juga tinggal di rumah tantenya,kali ini ia memilih tinggal di sebuah kontrakan sederhana yang memiliki satu kamar. "Yang penting ada AC dan ada garasi mobil." Kalau punya motor,mungkin ia lebih memilih motor sebagai akses bolak balik Restauran.
Ia berbaring di atas kasur yang cukup empuk,kasur yang sengaja ia beli saat tinggal di kontrakan,ia menatap langit-langit yang lusuh,bak rol film berputar,seolah ia melihat Kayla sang putri tercinta sedang bermain bersamanya. "Ayah kangen Kay." Bergumam dalam lamunnya.
Tak sanggup lagi menahan rindu,Abiyu memutuskan menghubungi Kayla melalui seseorang. "Kiran." nama yang ia cari dalam ponselnya. Bahkan walpaper nya sudah ia ganti dengan wajah Kayla yang menggemaskan.
"Ran.."
"Kak Abiy..?" Ini kali pertama Abiyu menghubunginya,ia melarang Kiran menghubunginya lebih dulu,kecuali Urgent.
Ia mendengar Kayla menagis. "Kenapa Kayla Ran?" Tanya Abiyu merubah posisinya mejadi duduk.
"Kayla nangis pengen ketemu kakak." Kata Kiran sedikit kewalahan karna Kayla mengamuk.
"Aku mau ayaaah..." Berteriak,bahkan Abiyu mendengar suara Kayla sangat jelas dalam sambungan telfon.
"Kasih telfonnya Ran."
"Iya kak." Kiran menyerahkan ponselnya pada Kayla. "Kay..ini ayah,ayo ngomong."
"Mana?" Suara kayla terisak. Ia menempelkan ponselnya di telinga Kayla.
"Kayla sayang.."
Mendengar suara sang Ayah,Kayla kembali menangis semakin kencang. "Ayaaaaahhh...." Hikss..hikss...
"Sayang.. Jangan nangis nak."
"Ayah di mana? Kayla mau ketemu ayaah.." hikss..hikss..
"Ayah kerja sayang,Kayla sabar dulu ya,nanti ayah pulang ko."
__ADS_1
"Nggak mau,Kayla mau sekarang." Kiran mengusap rambut Kayla yang sedikit berantakan,dan berkeringat karna terus menangis.
"Cup sayang,cup.. Nanti ayah pulang,Kayla jangan nangis lagi ya?" Abiyu terus membujuk tapi Kayla terus menangis,membuat Kiran semakin kewalahan.
"Kak,gimana ini? Kayla gak mau berhenti." Bahkan saat ini Kayla memukul bahu Kiran cukup kuat,hingga ia meringis kesakitan. "Aaww.."
"Kayla mukul kamu?"
"Iya kak."
"Ya udah,aku pulang sekarang,Kisya gak ada di rumah kan?"
"Gak ada,kakak masih di kampus,dia ada tugas sama dosen pembimbingnya."
"Ya udah,tunggu ya,aku gak lama ko."
"Iya kak." Abiyu langsung memutus sambungan telfon,bergegas pergi menuju apartemen.
Bagitu sampai di Unitnya,Abiyu bergegas masuk mencari keberadaan putrinya. "Kay.." Abiyu memanggilnya dari ruang tamu.
"Ran.. Kamu di mana?" Masih mencari keberadaan mereka berdua.
Tiba-tiba sosok yang tak sangat ia rindukan juga keluar dari kamar sambil menggendong Kayla. "Kisya..?" Bergumam. Tak ingin memulai percakapan,Abiyu berjalan cepat menghampiri posisi Kisya berdiri.
"Ayah.." Teriak Kayla saat melihat sang ayah benar-benar ada di hadapannya. Ia turun dari pangkuan Kisya lalu berlari menghampiri sang ayah.
Abiyu langsung menggendong Kayla. "Putri ayah.." Ia menghujani wajah Kayla dengan ciuman sayang dari sang ayah.
Kisya menyunggingkan senyum penuh kemenangan pada Kiran. "Kamu lihat kan Ran,dia gak bisa hidup tanpa aku,dia pasti kembali tanpa aku cari." Saut Kisya penuh percaya diri. Ia menautkan kedua alisnya ke atas.
"Seandainya kakak tau,kak Abiyu ke sini karna tangis Kayla." Hhmm....
__ADS_1
Abiyu asik bercanda dengan Kayla,tanpa membuka percakapan dengan Kisya,dan itu berlangaung cukup lama. "Mau ikut ayah?" Ucapnya sambil membawa Kayla ke atas pangkuannya.
"Ayah mau ke mana lagi?"
"Ayah masih ada kerjaan sayang,kalau mau Kayla ikut ayah. Mau gak?"
"Memangnya boleh?"
"Boleh dong."
"Benarkah?" Mata Kayla berbinar.
Kisya yang mendengar itu langsung berdiri dan menentang keinginan Abiyu membawa putrinya. "Apa maksudnya ini? Kayla tetap di sini." Tegas Kisya.
Tidak perduli dengan ucapannya,Abiyu lebih memilih bicara pada Kiran,yang berdiri tepat di sampingnya. "Cepat kemas barang kayla juga milik mu."
"Kita akan ke mana ka?" Tanya Kiran bingung.
"Kita pergi dari sini,dan biarkan Kisya belajar tanpa ada yang mengganggu. Bukan begitu Kisya?"
Maaf ya,UP nya dikit-dikit,tapi aku UP 2 Bab loh sehari 😁✌.
kenapa?
Karna kalau sekaligus banyak,keburu buntu idenya,akhirnya jadi ambyar 😂🙏
__ADS_1