
Dengan sangat lembut Azky membantu Zahfran membersihkan wajah dan merapihkan rambutnya.
"Kamu bahagia mas?" Tanya Azky sambil mengoleskan miyak rambut di kepala suaminya.
"Aku bahagia,aku sangat merindukan mereka Azky. Aku sudah tidak sabar untuk bertemu dengan mereka." Ucapnya sambil tersenyum penuh kebahagiaan.
"Tenang aja mas,sebentar lagi pasti sampe ko."
"Terimakasi Azky,aku sangat beruntung memiliki kalian,ini juga berkat kamu sayang,aku bisa berubah juga karna kamu,dan aku dapat pelajaran berharga setelah Shafiah meninggalkan ku. Kalian sangat berharga." Zahfran membawa Azky ke dalam pelukannya.Dan memeluknya sangat erat.
"Aku merindukan mu tuan,aku merindukan mu suami ku," Batin Azky menangis.
Zahfran melepaskan pelukannya. "Azky,Aku sudah tampan kan? Shafiah akan menyukainya?" ucapnya yang sudah tak sabar lagi menunggu kehadiran istri tercinta.
Azky mengangguk sambil tersenyum.
Tak lama setelah itu. "Ayaaah..." Abiyu berlari menghampiri sang ayah,ia langsung naik ke atas ranjang lalu memeluknya dengan sangat erat.
"Jagoan ayaaah.." Ucap Zahfran sambil membalas pelukan dari putranya.
kebahagian mereka sudah tidak bisa lagi di ukir dengan kata-kata..ini kali pertama Zahfran meneteskan air mata karna bahagia.
"Abiyu kangeeennn.....sekali sama Ayah?" Ucap Abiyu sambil melepaskan pelukannya.
"Hanya Abiyu yang kangen? Bunda gak kangen sama ayah?" Zahfran mengucapkannya sambil melirik ke arah Shafiah yang masih mematung di depan pintu.
"Bunda juga sangat merindukan ayah,bunda selalu menangis setiap hari ayah." Ucap Abiyu dengan gaya manjanya.
"Tapi bunda kayaknya gak kangen tuh sama ayah,buktinya bunda gak mau peluk ayah,tuuh..bunda masih berdiri di luar." Ucap Zahfran sambil menunjuk dengan sudut matanya.
Abiyu turun dari ranjang,lalu berlari menghampir Shafiah dan menarik tangannya agar ia masuk ke dalam untuk memeluk sang ayah. "Bunda,ayoo peluk ayah,biar bunda gak nangis lagi." Ucap Abiyu sambil mendogakan kepalanya menatap wajah bundanya.
"Kamu tidak merindukan ku?" Tanya Zahfran sambil mengulurkan tangannya.
Shafiah mendekat namun ia masih berdiri. Zahfran menarik tangan Shafiah lalu mbawanya duduk di atas ranjang bersamanya. "Kamu tidak ingin memeluk ku?" Tanya Zahfran sambil menggenggam kedua tangan Shafiah
Shafiah pun mengangguk lalu meneteskan air mata. "Maafkan aku sayang,maafkan aku istri ku." Air mata Zahfran semakin tumpah saat memeluk Shafiah dan meminta maaf pada nya.
"Aku juga minta maaf mas,aku sudah meninggalkan mu hikss..hikss.." ucapnya sambil menangis terisak-isak.
__ADS_1
"Tidak sayang,kamu tidak salah. Aku yang telah menyakiti perasaan mu,jagan pernah tinggalkan aku istri ku."
Shafiah menggelengkan kepalanya. "Tidak akan mas,aku tidak akan meninggalkan mu."
"Aku mencintai mu sayang." Ucapnya sambil mencium kening Shafiah.
"Aku juga mencintai mu mas."
"Aku juga sangat merindukan mu sayang." Zahfran melepaskan pelukannya. lalu Cup...Zahfran mencium bibir Shafiah degan sangat lembut.mereka terlarut dalam kerinduan yang teramat dalam.
Tanpa mereka sadari,ada sepasang mata yang menyaksikan kemesraannya. Azky berusaha memalingkan pandangannya ke arah lain,namun bayangan kemesraan mereka selalu terlihat di depan mata."Sungguh ini sangat menyakitkan,kenapa aku harus mencintainyaaa....Aku benci perasaan iniii...aku benciii..." Batin Azky menjerit menahan api cemburu yang membakar hatinya.
"Aku tidak sanggup menyaksikan semua ini.aku harus pergi." "Abiyu,ayo ikut tante ke luar." Azky mengajak Abiyu untuk keluar dengannya dan membiarkan Zahfran melepaskan rindu bersama Shafiah.
"Belikan aku es cream tante." Pinta Abiyu.
"Baiklah..ayo cepat." Azky mengulurkan tangannya,mereka berjalan sambil bergandengan.
Namun baru saja beberapa langkah,Azky di kejutkan dengan kehadiran sosok pria tampan yang tiba-tiba muncul di hadapannya. "Azky." Panggil pria itu.
Mendengar namanya di panggil,Azky langsung menyeka air matanya lalu menatap ke depan. "Pak Adlan?" Ucapnya dengan membelalakan matanya.
Saat Adlan memanggil nama Azky,saat itu juga Shafiah dan Zahfran langsung menoleh ke arah sumber suara. Betapa terkejutnya melihat Adlan sudah berada di dalam ruangan. "Adlan." panggil Zahfran pada adiknya.
"Kak,ada apa ini? kenapa kalian semua menangis? dan Azky? Apa yang kamu lakukan di sini? dan kenapa kamu menangis sambil menggenggam tangan Abiyu? Ada apa ini,kalian harus menjelaskannya pada ku." Rasa penasaran Adlan sangat menggebu-gebu.
"Aa..aku permisi pak." Azky berusaha menghindari kekacauan yang ada di dalam.
Namun baru beberapa langkah,dengan sangat cepat Adlan menarik tangan Azky yang hendak keluar dari ruangan itu. "Tidak akan ada yang pergi sebelum ada seseorang yang menjelaskan semua ini pada ku." Ucap Adlan sambil menatap wajah Azky,lalu menatap ke arah Zahfran dan Shafiah.
"A..Adlan,dia itu.."
"Mba Shafiah pasti akan jujur dengan pak Adlan,aku tidak akan membiarkannya." "Aku pengasuh Abiyu pak." Sela Azky memotong pembicaraan Shafiah.
"Pengasuh? tapi kenapa kamu menangis sambil menggandeng tangan Abiyu?"
"Aa..Aku.."
"Kamu menangis Azky?" tanya Shafiah di belakangnya.
__ADS_1
"Tidak nyony,A..aku cuma terharu dengan kebahagiaan kalian." Ucapnya tergugup mencari alasan.
"Jadi selama ini kamu sibuk dan meninggalkan restaurant ku hanya karna ini? menjadi pengasuh Abiyu? keponakan ku."
"Keponakan? anda,adik dari tuan zahfran." tanya Azky terheran.
"Ya,aku adiknya." Adlan berjalan menghampiri Zahfran dan aku adik ipar mba Shafiah." Ucapnya sambil merangkul Shafiah. "Heii mba..kenapa mba Shafiah nangis?" Wajah sembab Shafiah kembali membuat Adaln penasaran.
"Gak apa-apa Lan. aku cuma kelilipan."
"Lepaskan tangan mu." ucap Zahfran dengan sorot mata tajam.
"Ooh..Ok." Mengetahui sifat pencemburunya sang kakak,Adlan menurunkan tangannya dari bahu Shafiah.
"Kamu kenal dengan Azky?" Kali ini Zahfran lah yang di buat penasaran.
"Ya,kakak ingat." Adlan menghampiri Zahfran dan mendekat ke telinganya. "Dia wanita yang ingin aku kenalkan pada kalian." Ucap Adlan sambil berbisik di telinga Zahfran.
Seketika wajah Zahfran berubah merah menahan amarahnya mengetahui Adlan mencintai Azky selaku istri ke duanya.
"Azky,tadi kamu mau ke mana?"
"Aku mau ajak Abiyu main di taman pak,supaya tuan dan nyonya bisa istirahat.
"Kamu benar Azky,sebaiknya kita tinggalkan mereka berdua." Adlan langsung menarik tangan Azky dan membawanya keluar dari ruangan sambil menggendong Abiyu di pundaknya.
~
~
~
Naah looh.. Nah loh...ini kelanjutannya mau di apain nih mereka berempat?
siapkan jempol kalian untuk memberikan komentar terbaik sebanyak - banyaknya dan like setiap episodenya ya. 😉
Author udah greget pengen cepet-cepet UP Bab Momen Belah duren nya Azky dan Zahfran niih..😉😘🙏
Ada yang penasaran gak sama moment itu? 😍😍
__ADS_1