
"Assalamualikum ayah.."
"Waalaikumsalam.."
"Isya.. Di rumah bunda?" Zahfran menghentikan sejenak aktivitasnya untuk mengobrol dengan putri tercinta. Ia duduk bersadar di atas kursi kebesaranya.
"Iya ayah."
"Ayah kapan pulang?"
"Ayah usahakan pulang cepat ya nak." Jawabnya
"Jangan terlalu sore, Umii mau pergi nanti." Kata Aisyah penuh harap.
"Mau ke mana emangnya?"
"Jemput adek, kan adek sekolah playgroup."
"Abii gak bisa jemput?"
"Abii masih di kantor." Jawabnya lagi.
"Ya udah, nanti ayah suruh supir jemput adek, jadi kalian gak usah bolak-balik, ayah usahakan pulang siang ya."
"Benarkah?"
"Iya.." Lebih dari satu bulan mereka tidak saling bertemu karna kesibukan masing-masing. Mendengar sang ayah akan pulang lebih awal, Aisyah merasa sangat senang.
"Asiyah ke mana? Ayah ko gak denger ocehannya, gak ikut?" Kembali bertanya, karna biasanya Asiyah yang paling suka ribut.
"Ikut lah pasti, lagi jailin Kisya sama Audy tuh di kamar." Saut Aisyah sambil bersandar di bahu Umi nya.
"Kalau ada dia, aku aku gak akan kebagian ngobrol sama ayah."
Dan benar kan, Begitu tau kakaknya sedang bicara dengan ayahnya, Asiyah langsung merebut ponsel bundanya dari sang kakak. "Aku ko gak di kasih tau sih kalau ayah telfon?" Katanya sedikit merajuk.
"Ayah baru telfone sayang." Kata Shafiah.
"Iya, kakak aja baru ngobrol sebentar." Ujar Aisyah yang lagi-lagi harus ngalah.
__ADS_1
"Udah, biar adek ngobrol dulu sebentar." Kata Azky sambil mengusap bahunya.
Asiyah yang kegirangan ngobrol dengan ayahnya, mendudukan diri di sebelah Shafiah sambil memeluknya dari samping. "Godain adeknya terus yaa.."
"Nggak ko, aku lagi peluk bunda." Katanya sambil melirik ke arah Shafiah. Ia pun tersenyum.
"Ayah cepetan pulang, aku tungguin pokoknya."
"Iya, iya.. Nanti ayah pulang siang."
"Beneran ya."
"Iya.."
"Mau di beliin sesuatu gak?"
"Mau dong, catat ya. mekdi, mau yang super big size, yang pedeeesss... banget. minumnya ... Asiyah terus menyebutkan semua jenis makanan juga jenis minuman pada sang ayah.
Asik mengobrol dengan ayah mereka, Shafiah mengajak Azky membuat minuman segar di dapur, sememtara meninggalkan mereka dengan keseruannya.
"Gak nyangka ya, mereka mulai remaja." Kata Shafiah pada Azky, sambil berlalu jalan beriringan ke dapur.
Dua anak kembar yang berbeda, Aisyah memiliki sifat pendiam, sedang Asiyah memiliki sifat Sedikit pecicilan, jahil, sedikit membantah, tapi.. masih tahap yang masih wajar, bukan cuma itu, Asiyah ternyata lebih dekat dengan Zahfran di banding Azky atau Fatih. "Ayah lebih menyenangkan." Ujarnya.
Berbeda dengan Aisyah yang saat ini sering di panggil dengan panggilan Isya. memiliki sifat penurut, dan lebih banyak berbagi cerita dengan Azky, dia bahkan lebih dekat dengan Azky di banding Fatih ayah tirinya, bahkan Zahfran ayah kandungnya. Dan perbedaan mereka yang sangat mencolok adalah hijab.
"Dia masih belum mau pakai hijab?" Tanya Shafiah pada Azky. Mereka saat ini sedang embuat jus untuk anak-anak yang tengah asik bermain di ruang keluarga.
Azky.
"Belum mba, susah banget ngasih taunya." Saut Azky sambil membelah alpukat, mengeluarkan dagingnya, lalu memasukannya ke dalam blender.
"Fatih?" Tanyanya lagi.
"Apa lagi mas Fatih, gak pernah bosen terus ngingetin."
"Tapi..ya gitu lah, masih belum mau pakai hijab."
Shafiah menyiapkan banyak gelas dengan ukuran yang sama di atas meja. "Jangan terlalu di paksakan, nanti malah berontak."
__ADS_1
"Pelan-pelan aja, lama-lama juga pasti nurut." Lanjutnya. Ia menuangkan susu coklat sebagai toping awal.
"Anak-anak suka seres?" Tanya Shafiah sambil mengeluarkan meses.dari dalam kulkas.
"Aisyah gak suka. Tapi Asiyah suka banget." Ujar Azky sambil berdiri di samping kiri Shafiah. ia menuangkan jus nya ke dalam gelas yang sudah di beri toping awal, menuangkan susu coklat pada dinding gelas, "Dari luar keliatan cantik kan?" Ujarnya.
"Aku banyakin buat Asiyah." Bak ceff profesional Shafiah membuat toping jus alpukat jadi lebih special.
"Cantik banget mba." Kata Azky, melihat betapa cantiknya minumam biasa menjadi luarbiasa.
"Trik supaya anak-anak suka sama jus buah-buahan"
"Audy termasuk susah minum jus Buah, aku suka buat kayak gini." Lanjutnya.
"Aku juga biasa buat nasi sama lauknya di desain sedemikian rupa kalau Audy lagi mogok makan, supaya menarik tampilannya." Kata Shafiah seraya tersenyum.
"Wah.. Mba hebat ya."
"Desain baju bisa, desain isi rumah apa lagi, sampai makanan pun di desain secantik ini?"
"Hebat pokoknya, Nanti ajarin aku mba." Kata Azky antusias.
"Boleh, mangkannya sering-sering ke sini."
"Siap mba."
Selesai membuat jus, Azky dan Shafiah menghampiri anak-anak dengan membawa jus Alpukat untuk mereka, Riuh suara mereka saat berebut jus dari bundanya, Pemandangan yang jarang terlihat, membuat Shafiah dan Azky terus tersenyum penuh rasa haru.
Satu bab lagi nanti siang ya. Insyaallah.
sebelum itu tinggalkan jejak kalian dengan menekan jempol dan mengisi kolom komentar.
Terimakasi 🤗🙏
__ADS_1