Dia Maduku

Dia Maduku
Bab 51


__ADS_3

Tak ada pilihan lagi,mau tidak mau ia harus mengambil keputusan saat ini juga.


"Baiklah pah,aku penuhi keinginan papah." Jawab Zahfran dengan berat hati.


Mendengar Zahfran menyetujui keinginan pak Herlambang,Shafiah yang masih memeluk suaminya,langsung melepaskan pelukan itu. "apa yang kamu katan mas?" Tanya Shafiah dengan mengernyitkan dahinya mentap tak percaya dengan kata yang keluar dari mulut sang suami.


"Sayang,aku tidak ingin berpisah dengan mu lagi,sudah cukup 3 tahun kemarin kita berpisah,aku tidak mau lagi sayang." Ucap Zahfran sambil melangkah maju menghampiri Shafiah yang malah melangkah mundur menjauhinya.


"Bagus,kamu sudah mengambil keputusan yang tepat nak.papah akan urus semuanya supaya besok kita bisa langsung meninggalkan tanah air." Kata pak Herlambang.


"Tidak pah,jangan lakukan ini.Aku tidak mau mas Zahfran menceraikan Azky pah" Ucapnya pada pak Herlambang sambil memohon.


"Shafiah,papah hanya ingin kamu menjadi istri Zahfran satu-satunya,papah tau kamu hanya memaksakan untuk bahagia,padahal kamu sendiri tersiksa."


"Sayang,aku mohon mengertilah." Timbal Zahfran.


Tak lama datang lah seorang pelayan. "Tok..tok.. Maaf mengganggu,nyonya Shafiah,banyak tamu yang mencari anda nyonya." Kata pelayan itu berdiri di depan pintu.


"Ya,kami segera menemui mereka." Saut pak Herlambang.


"Baik tuan." pelayan itu pun undur diri.


"Zahfran,Fatih. Ikut dengan ku,banyak tamu undangan yang mencari Shafiah?" Ajak pak Herlambang yang meminta mereka untuk ikut bergabung dengan orang-orang penting di luar sana.


'Shifa,kamu jaga Shafiah,aku akan keluar"


"Baik tuan."


"Tetaplah d dalam nak,jangan memaksa keluar lalu menemui wanita itu." Tegas pak Herlambang pada Shafiah.



Setelah itu pak Herlambang keluar dari ruangan di ikuti oleh Zahfran dan Fatih dari belakang menghampiri para tamu pentingnya.Zahfran duduk di sebelah kiri pak Herlambang,dan Fatih di sebelah kannnya.



Dengan posisi duduknya saat ini,Sangat jelas Zahfran bisa melihat ke arah Azky yang masih terduduk di kursi paling belakang sendiri tanpa ada yang menemaninya.



"***Maafkan aku Azky,aku harus mengambil keputusan ini.Aku mencintai mu,tapi cinta ku kepada Shafiah sangat besar." Aaakhhh***...." Batin Zahfran menjerit sambil menatap wajah Azky dari kejauhan.



Azky yang menyadari sedang di pandang dari kejauhan oleh suaminya pun langsung melemparkan senyum manis kepadanya.



Tapi sayangnya,Zahfran malah membuang muka seolah tidak perduli dengannya. Merasakan perubahan Zahfran,membuat Azky bertanya-tanya pada dirinya sendiri. "Ada apa dengan mas Zahfran?" Tanyanya terheran.


__ADS_1


"Aku harus menemui Azky d luar Shifa." Ucap Shafiah sambil berdiri dari duduknya dan melangkah pergi.


"Mba..tunggu mba,Mba gak boleh keluar,itu perintah pak herlambang mba." Shifa menarik tangan Shafiah mencegahnya keluar dari ruangan.


"Lepaskan tangan ku Shifa." Shafiah menarik paksa tangannya.


"Tidak mba."


"Shifa,lepaskan tangan ku." Ucapnya dengan berteriak.


"Tapi mba..."


"Tolong mengertilah Shifa,aku tidak mau mas Zahfran menceraikannya."


"Mba,sudah cukup mba menderita selama ini."


"Aku tidak menderita Shifa,aku bahagia,aku akan menderita kalau sampai mas Zahfran menceraikan Azky,karna aku lah penyebab semuanya,aku yang menyebabkan kekacauan ini. Hikss..hikss.. Aku sudah terlalu jauh membawa Azky dalam kehidupan rumah tangga ku,sekarang Azky sangat mencintai mas Zahfran,aku tidak mampu membayangkan bagaimana perasaanya kalau sampai mas Zahfran menceraikannya Shifa. Hikss..hikss." Shafiah menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya.


"Aku mengerti perasaan mu mba,tapi tolong sudahi semua ini,mba lah satu-satunya istri sah mas Zahfran."


"Tidak Shifa,Kamu tidak mengerti apa-apa,sekarang biarkan aku keluar,aku ingin menemuinya." Tak perlu menunggu sampai Shifa menjawab,ia berlari ke luar hendak menemui Azky.


Namun,saat ia membuka pintu,nampak Zahfran sudah berdiri di saana. "Mas.?"


"Papah memanggil mu sayang." Kata Zahfran sambil memegang tangan sang istri.


"Aku gak mau mas,aku mau kamu jangan meninggalkan Azky."


"Sayang,kita bahas ini nanti ya,kamu temui dulu semua tamu undangan,karna mereka semua mencari mu."


"Ya sayang. Ayo kita keluar sekarang."


"Baiklah mas. aku akan keluar untuk menyapa mereka.asal kamu tidak menceraikan Azky."


"Ya sayang."


Akhirnya Zahfran berhasil membawa Shafiah keluar.lalu duduk bersama pak Herlambang dan rekan bisnia lainnya.


Sementara mereka asik berbincang,diam-diam Zahfran mengirim pesan pada Azky. "Sayang,maafkan aku,aku tidak tau kalau papahku akan datang,ini semua di luar dugaan."


Azky yang masih duduk sendiri di kursi paling belakang,menyadari ponselnya bergetar,ia langsung meraih ponsel itu di dalam tasnya. Tertera nama Suami ku dalam layar ponselnya. "Mas Zahfran?" Tanyanya pada sendiri.Ia membuka isi pesan lalu membalasnya. "Gak apa-apa ko mas,aku ngerti." Jawabnya singkat.


"Kalau kamu lelah,kamu bilang ya,nanti aku antar kamu pulang." Balas Zahfran.


"Baik mas."


Tak terasa sudah 3 jam acara berlangsung,satu persatu dari mereka berpamitan pulang kepada pak Herlambang dan Shafiah.


Setelah semuanya pulang,tinggalah Fatih,Shifa,Shafiah,Zahfran dan pak Herlambang di sana.sedangkan Azky ia menunggu Zahfran di dalam mobil Fatih.


"Papah mau istirahat dulu di apartemen Fatih,kalian siap-siap untuk berangkat besok." Ucap pak Herlambang sambil menepuk bahu Zahfran.

__ADS_1


"Ya pah."


Setelah itu pak Herlambang pun pergi menuju apartemen Fatih.


Zahfran mengintip dari balik jendela guna memastikan kalau pak Herlambang betul-betul sudah pergi dari butik." "Sayang,aku antar Azky pulang dulu ya." Ucap Zahfran pada Shafiah.


"Ya mas,tapi nanti sore kamu harus menemuiku lagi di sini,kita harus pulang ke apartemen bersama,supaya papah tidak curiga."


"Baiklah sayang." Cup..sebelum pergi ia mencium kening Shafiah,lalu bergegas ia keluar menemuu Azky yang sudah menunggunya di dalam mobil Fatih.


"jglek..Zahfran membuka pintu mobil lalu masuk ke dalam.


"Mas..? papah mu sudah pulang?" Tanya Azky saat Zahfran sudah berada di posisi jok kemudi.


"Sudah sayang,aku antar kamu pulang sekarang ya."


"Ya mas."


Setelah satu jam menempuh perjalanan,akhirnya mereka sampai di depan rumah. "Sayang,maaf aku gak bisa masuk,aku ada perlu ke luar sebentar,nanti setelah urusan ku selesai,aku mampir ke sini lagi.ya." Ucap Zahfran sambil mengusap pipi sang istri.


Azky pun mengangguk. "Ya mas,kamu hati-hati ya. Assalamualaikum."


"Waalaikumsalam."


Azky mncium punggung tangan suaminya lalu keluar dari mobil.


Zahfran kembali melajuka mobilnya dengan kecepatan tinggi untuk menemui sekertarisnya di Cafe XX guna mengurus beberapa berkas dan surat kuasa sebelum ia pergi ke sidney bersama pak Herlambang dan Shafiah.




Maaf baru UP 🙏.


Author di sibukan sama suami yang baru pulang dari luar kota.



Stay terus ya.love you Reader ku 😘😘



Seperti biasa,setelah baca,jangan lupa jempolnya di tekan 👍👍


Dan komentar sebanyak-.banyaknya.


Author selalu menerima masukan dari para Reader.



Terimakasi banyak yang sudah memberikan Vote untuk karya author yang sederhana ini.

__ADS_1


Vote dari yang lainnya Author tunggu ya.


Semoga Allah mebalas kebaikan reader semua.😘🙏,


__ADS_2