
"Assalamualaikum." Ucap salam Zahfran saat sampai di butik.
"Waalaikumsalam." Saut Shifa yang sedang sibuk dengan laptoonya.ia menghentikan sejenak aktivitasnya untuk menyapa Zahfran. "Tuan." Shifa bangkit dari duduknya.
"Di mana Shafiah?" Tanya Zahfran yang baru melangkah masuk.
"Di dalam ruangannya tuan. Mau saya panggilkan?"
"Gak usah,biar saya yang temui dia."
Setelahnya ia menghampiri Shafiah di dalam ruag kerjanya. Saat membuka pintu,nampak Shafiah sedang tertidur di atas sofa dengan kaki menjuntai ke bawah.
Zahfran masuk ke dalam melangkah sangat hati-hati karna tak ingin suara langkahnya akan membangunkan tidurnya.
Ia berjongkok di depan Shafiah dengan bertumpu pada satu kaki. Menatap lekat-lekat wajah sang istri dari dekat,beberapa kali ia mencium keningnya.
"Kamu wanita hebat sayang,maafkan aku,aku terlalu banyak menyakiti perasaan mu,kamu selalu mendampingi ku apapun keadaanya,Sekarang,hanya ada kita berdua sayang,aku berjanji." Ucap Zahfran sambil memberi sentuhan lembut di pipi Shafiah.
Shafiah pun menggeliat,perlahan membuka matanya,mendapati suami sudah berada di depan matanya,membuat Shafiah tersenyum. "Mas,sudah datang?" Ucapnya tanpa merubah posisi tidurnya.
"Ya sayang.maaf mas mengganggu tidur mu."
"Gak mas..hoam..menutupi mulut dengan tangannya,sambil mrubah posisinya menjadi duduk. "Kamu sudah menjelaskan semua sama Azky?"
"Sudah sayang."
"kamu udah tau akan ngelakuin apa supaya papah memberikan restunya?" Shafiah kembali bertanya sambil mendongakan kepalnya menatap Zahfran yang masih berdiri di depannya.
"Udah sayang,kamu tenang aj,setelah ini kita akan hidup tenang dan bahagia."
"Benarkah?" Ucapnya dengan tersenyum lebar.
"Ya sayang." Zahfran menarik tangan Shafiah untuk berdiri ia meletakan kedua tangannya di atas pinggang sang istri.hingga tubuh mereka menempel satu sama lain.
"Memang apa rencana mu mas?"
"Kamu akan mengetahuinya besok."
"Kenapa harus besok?aku mau tau." Pinta Shafiah merengek manja.
"Iih..manja baget sih istri ku ini." Ucap Zahfran sambil mencubit pangkal hidung Shafiah yang mancung itu.
"Aauuccc...sakit tau mas." Shafiah mengusap hidungnya.
"Aku sangat mencintai mu sayang." Cup.. satu kecupan mendarat di bibir Shafiah sangat lama,Shafiah menautkan tangannya di atas pundak Zahfran,sampai beberap saat baru ia melepaskan ciumannya lalu memeluk Shafiah sangat erat.
Tanpa Shafiah sadari,Zahfran meneteskan air dalam pelukannya mengingat kejadiaan tadi saat bersama Azky,membuat Zahfran tidak bisa lagi membendung air matanya.
"Maafkan aku Azky.aku harus meninggalkan mu" Batin Zahfran bergum dalam hati.
Flashback On.
"Ceraikan aku mas."
"Tidak sayang,jangan katakan itu."
"Sudah cukup semuanya,lepaskan aku mas."
__ADS_1
"Bersabarlah sedikit lagi sayang,aku akan berusaha untuk membujuk papah,beri aku waktu."
"Waktu? sampai kapan? berapa waktu yang kamu butuhkan untuk meyakinkan papah mu mas? 1 tahun? 2 tahun? atau batas waktu yang tidak bisa kamu tentukan? setelah itu,kalau papah mu akhirnya menyetujui hubungan kita,kalau tidak?kamu akan ke manakan aku mas? kamu akan membuang aku kemana?"
"Jangan berkata seperti itu sayang." Perlahan ia melangkah menghampiri Azky.
"Lalu apa yang harus aku katakan mas? Kamu aku mau menunggu sesuatu yang tidak pasti? untuk apa aku menunggu ketidakpastian,kalau akhirnya kamu akan membuang ku juga"
"Azky.."
"Mas,kita sudahi saja hubungan kita,hentikan semuanya,aku ikhlas."
"Tidak Azky,aku mencintai mu,Shafiah juga tidak ingin kalau kita bercerai,aku mohon beri aku waktu."
"Tidak mas,semua sudah cukup,hiduplah berdua bersama mba Shafiah,hanya berdua,bahagiakan dia mas."
"Azky."
"aku mohon,lepaskan aku,jatuhkan talak pada ku. Kalau kita memang di takdirkan bersama,kita pasti akan bertemu lagi,apapun keadaannya,tapi kalau kita memang tidak di takdirkan untuk bersama,apapun usaha kita,semua akan sia-sia. Sekarang waktunya,lepaskan aku mas."
"Ya,aku sangat yakin."
Tak ingin terlihat lemah,Azky mencoba menguatkan hati dan perasaannya untuk mendengarkan talak yang akan di ucapkan oleh Zahfran.
"Baiklah." Zahfran kembali melangkah maju menghapiri Azky.
Azky diam tanpa bergerak.
"Azky khairani hari ini tanggal 02 febuari aku Zahfran malique sebagai suami mu menjatuhkan talak 1 kepada mu.dan mulai saat ini,kamu bukanlah seorang istri dari siapapun,dan bukan milik siapapun."
Pada akhirnya,jatuhlah talak satu kepada istri keduanya Azky kahirani.
Air mata yang terus memaksanya untuk mengalir,tak sanggup lagi ia bendung,ia menangis terisak-isak di hadapan Zahfran.
__ADS_1
Bagaimana tidak,dunianya terasa hancur,seolah ribuan panah menancap di dalam hatinya,bukan hanya terasa sakit,ia sudah kehilangan setengah kehidupannya stelah mendengar kata talak yang sudah terucap.
"***Kenapa dulu kamu mencintai ku mas? kenapa dulu kamu memaksaku untuk mencintai mu***? ***kamu yang dulu memaksa ku untuk masuk ke dalam istana yang kamu bangun bersama mba Shafiah,dan sekarang***,***kamu juga yang telah membuang ku,aku sendiri dalam kesakitan mas,aku sendiri yang harus mengobati luka yang sangat dalam ini mas,aku sendiri hikss...hikss***..." Batin Azky menjerit manahan sakit.
Flashback Off.
"Ayo mas,kita pulang." Shafiah melepaskan pelukannya,lalu menggandeng tangan Zahfran membawanya keluar dari ruangan.
"Shifa,kamu belum selesai?" Tanya Shafiah saat mendapati Shifa yang masih sibuk dengan laptopnya.
"Belum mba,mau pulang sekarang?" Tanya Shifa.
"Ya,kamu selesaikan aja di rumah.sekarang kita pulang,lagian ini udah malem."
"ya mba." Shifa melipat laptopnya lalu memasukan ke dalam tasnya.setelah selsai,mereka bertigapun pulang ke apartemennya.
Karna pak Herlambang tinggal di apartemen Fatih,maka Zahfran pun harus ikut bersama Shafiah dan tidur di sana sebelum berangkat ke Sidney.
"Kamu sudah mandi mas?" tanya Shafiah setelah mereka berada di dalam kamarnya.
"Sudah sayang,tadi di rumah Azky."
"Kalau gitu,aku mandi dulu ya."
"Ya,aku buatkan teh untuk mu."
"Ya mas." Shafiah mengambil handuknya,lalu masuk ke dalam kamar mandi.
Sementara Shafiah mandi,Zahfran pergi ke dapur guna membutkan teh hangat untuk Shafiah.diam-diam Zahfran memasukan sesuatu ke dalam minumannya.
"Maafkan aku sayang,aku terpaksa melakukan ini pada mu,aku berjanji,setelah ini tidak akan ada lagi rasa sakit,hanya ada kebahagian untuk kita berdua."
Kira-kira apa yang Zahfran masukan ke dalam minuman Shafiah ya?🤔🤔
Stay terus ya.love you Reader ku 😘😘
Seperti biasa,setelah baca,jangan lupa jempolnya di tekan 👍👍
Dan komentar sebanyak-.banyaknya.
Author selalu menerima masukan dari para Reader.
Terimakasi banyak yang sudah memberikan Vote untuk karya author yang sederhana ini.
__ADS_1
Vote dari yang lainnya Author tunggu ya.
Semoga Allah mebalas kebaikan reader semua.😘🙏,