Kekasih Idaman

Kekasih Idaman
ada apa dengan fikri ??


__ADS_3

Hallo semua sahabat author , maaf baru up setelah sekian lama author up juga , , , sekedar menginfokan bahwa di part ini dan beberapa part kedepan akan ada beberapa kejadian yang mungkin membuat hati kita traveling 😁author udah susun beberapa part minta supportnya, dan soal kasus salsa diantara beberapa part akan kebongkar loh


😮😯ahhh sudah author gamau spoiler nanti ga seru , , oke selamat membaca


" Mah mamah sudah sadar , Alhamdulillah " ucap ka kia tersenyum bahagia.


"papah bagaimana nak?" tanya mamah dengan suara lemah ia masih memikirkan sang suami yang terbaring lemah di ranjang melawan ganasnya kanker darah yang berada di tubuhnya.


" Papah sama zia mah , mamah kenapa bisa seperti ini mah ?" tanya kakia


" Mamah tidak apa apa nak , antarkan mamah ke ruangan papah nak " pinta mamah dengan berusaha bangun dari ranjang rumah sakit.


" Mah mamah sabar dulu ya , kia panggilkan dokter habis itu mamah diperiksa nanti kita ke papah setelah mendengar keadaan mamah dari dokter " ucapnya.


" Baiklah nak , "


Mamah kembali terbaring diranjang menunggu kakia memanggil dokter untuk memeriksanya , disisi lain ia memikirkan keadaan putri terakhirnya.


" Delia bagaaimana keadaanmu nak " gumam mamah dengan hati yang sangat pilu.


Tak lama kakia datang bersama dokter , diperiksanya mamah dengan teliti berharap tak terjadi apa apa dengan mamah , dan dokter pun menjelaskan kondisi mamah saat ini sudah membaik ia boleh menemani pak reno selama ia dirawat.


Setelah diperiksa oleh dokter dan dicopot infusannya mamah dan kakia bergegas menuju ruangan papah . ruang dimana ia dirawat sendiri karna semua kelas sudah full hanya vip yang tersisa. Soal biaya ia tidak memikirkan harus membayarnya dengan apa yang terpenting keselamatan papah itu nomor satu.


@@@


" A fikri " panggil abah saat melihat fikri jalan dengan terburu buru.


" Ya ada apa abah " jawabnya menghampiri sang Abah.


" ada apa nak" tanya abah yang mengetahui seperti ada yang disembunyikan anak laki laki satu satunya .


" Tidak apa apa abah " ucapnya dengan tersenyum.

__ADS_1


" jika ada masalah jangan sungkan untuk bercerita pada kami nak , in syaa Allah kami bantu, apalagi kalau A fikri mau bercerita dengan istrimu pasti ia senang a dan memberikan solusi " jelas abah memberikan sedikit wejangan.


" Iya abah makasih banyak , fikri bisa ko menyelesaikannya doakan fikri ya abah"


" Yasudah tidak apa apa jika tak mau bercerita abah dan bunda tidak akan memaksa , doa kami selalu menyertaimu nak , Minta sama Allah untuk membantu dan memberikan petunjuk dalam menghadapi ujian supaya diberikan kesabaran, soal Salsa apa sudah ada beritanya nak "


" Iya abah , belum ada abah "


" Yasudah tidak apa apa nak" ucapnya sambil menepuk pundak fikri.


" Fikri izin lanjut kerja ya Abah "


" ya nak silahkan"


Fikri pun melanjutkan kerjaannya yang menumpuk , banyak berkas yang ia harus tanda tangani , terlebih ia sedang meeting virtual dengan beberapa staf perusahaannya termasuk ada anton , hingga hari berganti siang ia tak kunjung keluar dari ruangan kerja nya padahal jam makan siang sudah tiba bahkan waktu sholat zuhur tiba fikri memilih untuk sholat di ruangan kerjanya tak ikut berjamaah dengan yang lain.


" Suamimu belum selesai neng " tanya bunda sambil mengambilkan nasi untuk abah.


" yahh salah deh bisa bisa sensitif "gumam mba wulan, ,


Kami yang mengerti mencoba untuk menenangkan delia yang perasaannya menjadi sensitif setelah kehamilan, jangankan delia kami pun merasakan perubahan pada fikri entah apa yang ia sembunyikan dari kami.


" Yasudah neng tidak apa apa mungkin kerjaan nya banyak jadi belum bisa bergabung " ucap bunda menenangkanku


" Ya bunda " ucapku dengan tersenyum.


Kami pun memulai makan siang dengan abah memimpin doa , biasanya doa dipimpin oleh fikri namun kali ini abah yang menggantikan , terlihat delia yang mulai ***** makannya baik ia makan dengan lahap sampai seluruh mata memandangnya. " alhamdulillah bunda bahagia neng kamu seperti inu bunda jadi merasa bangga sebagai mertuamu " gumam bunda.


" Makanlah yang banyak nak jangan sedih " gumam abah


" Yaallah teh lia , bagus deh bayinya sehat dan pikirannya sehat.


" idih alah gatau malu banget, kek ga pernh makan berapa abat, gatau tata krama " gumam salsa dengan hati yang begitu julid.

__ADS_1


Begitulah isi hati mereka ada yang senang dan ada yang tidak, setiap orang mempunyai kepala yang berbeda yang setiap hal apapun beda cara menyikapinya , semakin tinggi ilmu seseorang maka semakin sederhana dan menyikapi dengan bijak. delia sendiri ia tidak menyadari atas makan yang begitu lahap mungkin karna bawaan bayii..


@@@


" Pahh" panggil mamah


" Papah merasakan apa " ucapnya lagi.


" papah udah enakkan mahh " jawabnya mencoba meyakinkan mamah walau tak dapat dipercaya


" papah kalau ada apa apa bicara ya pah"


" Delia kemana mah " ucapnya mengalihkan pembicaraan.


" Delia di bandung pah , papah mau ketemu delia " tanya ka kia ..


" Ngga , gausah biarin aja jangan di kasih tau ya papah sakit " ucap papah dengan mata yang menunjukan kesedihan dan itu jelas terlihat oleh mereka.


" pah, kalau papah mau bertemu delia kia sama erik bisa jemput delia pah " ucap ka kia mencoba meyakinkan papah.


" kak , delia lagi hamil ia sedang mengandung cucu dari anak laki laki satu satunya dari keluarga " ucap papah dengan begitu serius.


" Tapi pah kita bisa menjemputnya "


" sudah kak sudah "


" papah mau istirahat " ucap papah dengan begitu tegas namun jelas kerinduan diwajahnya.


apakah yang harus dilakukan keluarga delia ? apakah tetap ia dibawa untuk menemui papahnya ?


ada apa dengan fikri ?


bagaimana kelanjutan masalaah salsa ??

__ADS_1


__ADS_2