Kekasih Idaman

Kekasih Idaman
#262 sahh part 2


__ADS_3

undangan terus berdatangan hingga jam 3 sore keadaan sudah mulai sepi , mereka hanya mengundang 300 undangan di hari pernikahannya , walau 300 undangan zia haikal pun lelah hingga mamah datang membawakan zia obat karna jam minum obat yang terlambat membuat mamahnya khawatir.


" zi ini dimiinum dulu yaa " ucap mamah memberikan zia obat dan zia pun mengambilnya meminumnya dengan cepat.


" mah ka zia masih minum obat ? " tanya haikal.


" ia nak gapapa ya nanti sembuh kok"


" ia mah gapapa setelah ini haikal yang menemaninya ke dokter ya mah " ucap haikal dan diangguki oleh mamah.


Sahabat dari ka zia mereka sudah pulang lebih dulu karna acara hanya akad aja membuatnya tidak sampai malam hari. tibalah sesi pemberian kado kepada pengantin.


" de ini ada kado dari kaka sama bang erik " ucap ka kia memberikan kado uang tunai 10 jt yang dibungkus kotak kado


" wahh terimakasih banyak kaka " ucap zia dan haikal.


" sama sama "


Berbeda dengan ka kia serta bang erik yang memberikannya uang tunai 10 juta, kini giliran fikri dan delia yang memberikan kotak kecil kepada zia haikal , awalnya mereka bingung dengan isi kotak kecil yang tidak mungkin isinya sangat besar, rasa penasaran pun dimulai saat ia melihat kotak kecil mendarat di tangan ka zia, ia pun mulai membukanya betapa terkejutnya ia melihat isi kotak itu ialah kunci mobil lengkap dengan surat suratnya membuat mata zia haikal melotot terkejut.


" umi abiii iniiii" ucap mereka terharu.


" ya untuk kalian , supaya bisa pulang kampung " kata fikri, ya karna ka zia trauma dengan mobilnya bahkan sampai di jual demi kesehatan ka zia delia fikri pun berinisiatif memberikan mobil baru brio untuk mereka berpergian. rencananya ia ingin membelikan rumah tapi karna haikal zia tinggal dengan mamah mereka memutuskan untuk menggantii kadonya dengan yang lain yang lebih bermanfaat.


" terimakasih banyak abi umi yaallah "


" sama sama "


" mamah mamah.. mamah mana " sahut mamah tiba tiba.


" mamah mau ? besok ikut aa ya " kata fikri namun mamah terkejut akan jawaban menantu ia pun menolaknya.


" engga nak mamah bercanda kok, mamah ga kemana mana , lagi pula ada mobil papah sayang kalau ga dipakai " ucap mamah


" kalau mamah mau gapapa besok kita beli yaa " ucap fikri


" ngeri deh ngeri gueee " sshut kia tiba tiba


" kenapa ka ? " tanya mamah


" ngeri gue sama delia fikri beli mobil kaya beli bakso " ucap ka kia meringas ngeri...


" hahahah lah iya bener baru nyadar mamah "


" atuh udah ahh jangan bercanda, sholat ashar dulu yaaa " ucap fikri kemudian ia pun pergi untuk sholat di masjid rumah mamah.


Fikri pun keluar rumah lebih dulu diikuti bang erik, sedangkan pengantin baru sedang berpamitan " aku berangkat kemasjid dulu ya ssss ...ka " ucap haikal ragu ragu.

__ADS_1


" iya "


" Assalammualaikum "


" waalaikumussalam "


Haikal pun keluar menyusul abi dan kaka iparnya, kedua pengantin baru itu sudah berganti pakaian dengan gamis. saudara dari keluarga mamah papah ada yang sudah pulang termasuk abah dan bunda mereka lebih dulu pulang.


" kak..." panggil zia dengan kia.


" yaaa ada apaa ? "


" tutup yaa kak aku mau istirahat " lirih ziaa ia meminta acara di selesaikan secepatnya tidak menunggu maghrib.


" kamu sakit ? "


" ngga tapi lelah banget mau bobo sama liaaa " ucap zia yang membuat delia terkejut saat diriinya menghampiri zia. " lohh aku kenapa ? " tanya delia heran


" ini zia minta acaranya di tutup aja mau bobo sama kamu katanya " ucap kiaa


" acaranya jangan ditutup ya kak, biarkan dibuka kalau ada yang lewat laper bisa mengambil makanan di prasmanan, kaka yaudah ayo sama liaaa " ucap delia ia naik ketempat tidur sedangkan zia ia taro kepala di pangkuan delia.


" mau sholawatin apaa ? " tanya delia


" sholawat busyro aja umi "


اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلى سَيِّدِنَامُحَمَّدٍ صَاحِبِ الْبُشْرى صَلَاةً تُبَشِّرُنَابِهَا وَاَهْلَنَا وَاَوْلَادَنَا وجَمِيْعَ مَشَايِخِنَا وَمُعَلِّمِنَا وَطَلَبَتَنَا وَطَالِبَاتِنَامِنْ يَوْمِنَاهذَااِلى يَوْمِ الْأَخِرَةِ


delia mulai bersholawat sambil menatap ka zia yang tertidur di pangkuannya, suara delia yang merdu dan halus membuat ka zia lebih cepat tertidur mungkin karna kelelahan dalam menerima tamu, tapi suara delia memang gak ada obat yang bisa menggantikannya, dari ke 3 saudara hanya delia yang lebih bagus suaranya.


" dee zayyan haus katanya " ucap mamah memberikan baby zayyan, karna tak ingin mengganggu zia yang tidur di pangkuannya delia pun menyusui baby zayyan posisi duduk.


" bangunin aja zia kamu cape dari tadi " ucap mamah berbisik dengan deliaa yang mamah tau kakinya keram.


" jangan mah biarin aja , biarkan kaka manja dengan lia toh biar gimanapun lia sayang sama kakak , cepet sehat buat kaka " lirih delia ia merasakan payudara sakit dan kakinya ikut sakit.


" sakit ya nak susunya " ucap mamah ia meringas melihat anaknya kesakitan.


" nikmat mah masyaallah bangett yaaa, maafin lia kalau dulu bikin mamah seperti ini, " ucap deliaa yang sellau menghargai perjuangan mamah.


" ia nak sensasi menyusui ya seperti itu, oh ya suamimu nanyain " kata mamah baru ingat


" mah maaf bisa minta tolong panggilkan aa , gapapa masuk aja aa tapi haikal jangan yaaa, zia pakai hijab jadi gapapa masuk aja " pinta delia meminta sang suami masuk untuk menemuinya.


" yaudah kamu tunggu ya mamah panggilkan "


mamah pergi menemui fikri tinggal lah delia zayyan dan zia. seperti punya anak besar yang bermanja zia pun tidur pulas di pangkuan delia.

__ADS_1


" sayang aa mimiknya pelan pelan yaa stttttt" ucap delia berbicara dengan zayyan, ia menahn ujung tempat tidur dan menggigit bantal kecil milik zayyan .


" sayang kamu kenapaaa " ucap fikri baru datang ia syok melihat sang istri menggigit bantal dengan kepala di arahkan ke atas.


bukannya menjawab justru delia menggelengkan kepalanya. membuat fikri khawatir " sayang kenapaaa ? kamu kenapa ko nangisss ini jangan di gigit atuhh " kata fikri makin panik.


delia melepaskan gigitannya " shtttttt awwww zayyan pelan pelan yaa aa ganteng sholeh masyaallah aaaaaabii" gumam delia menahan sakitt.


" kenapa zayyan ? coba lepas umi ? " pinta fikri yang penasaran dengan delia menunjukk buah dadanya.


Delia pun melepaskan Buah dadanya yang tengah di hisap zayyan dan betapa terkejutnya fikri melihat merah pada seluruh ****** susu istrinya, pantas saja istrinya menahan sakit yang membuat ia menggigit bantal.


" owekkkk owekkkkk.. owkkk" tangis zayyan delia pun dengan segera memberikan zayyan asi yang sebelumnya ia berikan kepada zayyan.


" sayanggggggg" lirih deliaa sedotan zayyan begitu kuat ditambah putingnya luka membuat nya harus menahan sakit yang tak terhingga.


" yang sebelahnya umi coba sama gak ? " tanya fikri yang merasa kasihan


" samaa stttttt awww... "


" jagoan mimik susunya sampe lecet gitu yahh, abi aja gak gituu" celetuk fikri membuat delia menepuk pundaknya.


" yaa bener umi , abi gak sampe lecet kann waktu ituuu " ucap polos fikri. tanpa sadar mamah berada di belakangnya membawakan madu yang akan di olesi ke ****** susu delia.


" apaa aa ? " ucap polos mamah sedangkan delia ia memilih memejamkan matanya.


" eh.. ada mamah, iii.... iiini mah liat ****** susu delia luka , atuh da aa aja gak sampe luka gtu hahahaha " tawa fikri yang sebenarnya sudah kena pergok .


" berati jagoan nenek kuat nyusu nyaa, ganti sufor dulu yaa nih udah mamah buatin " ucap mamah ia mengocok botol susu zayyan,


" mahh tapi lia stttttt mau asi full " lirih delia ia tak kuasa menangis menahan sakit.


" udah sayang gapapa sufor aja untuk sementara sampai kamu bisa menyusui zayyan kembali nanti aku belikan obat yaaa " kata fikri menimpali.


mamah pun mengambil zayyan dan membawanya pergi sedangkan delia ia mengancingkan kembali bajunya.


Tak lama haikal pun datang atas permintaan mamah, ia memindahkan kepala ziaa ke bantal karna fikri tidak ingin memindahkan ka zia. " umi abi tinggal ya kal " kata deliaa


" iya umi abi "


" abi aku kakinya keram " ucap delia dan langsung di gendong oleh fikri keluar kamar.


sedangkan dikamar ada haikal dan zia, awalnya haikal meletakkan zia di bantal namun ziaa tidak mau ia mencari paha tanpa sadar bahwa paha itulah milik haikal dan ia melakukan hal yang sama dengan delia dimana ia bersholawatan. zia adalah wanita yang paling beruntung mendapatkan haikal laki laki yang memiliki sempurna secara pisik maupun suara.


" cantikkk... aku harap bisa membimbingmu menuju jannah" ucap haikal dalam hati.


" H-2 bulan ramadhan, tahun ini menyandang suami dan mempunyai istri " ucap haikal lagi.

__ADS_1


__ADS_2