Kekasih Idaman

Kekasih Idaman
menuruti apa saja


__ADS_3

" Mamah kenapa tidak bermalam lagi disini " tanya delia saat mamah nya berpamitan.


" Tidak sayang tante rifka sudah mengajak kami menginap dirumahnya,lagi pula Viola ingin membawa kelinci yang sampai saat ini belum terlaksana"


" Kan besok bisa kesana mah, " ucap delia yang tidak ingin mamahnya pergi, " Bunda dengan Abah pasti mengizinkan mamah papah bermalam disini" lanjut delia sambil tetap memeluk mamahnya dan pemandnagan itu disaksikan oleh semua orang.


" Bunda sudah mengatakan pada mamahmu neng tapi tetep mamah ingin bermalam di rumah tantemu, bunda dengan Abah tidak keberatan jika orang tuamu menginap disini sebulan pun tidak masalah neng karna bunda menyukainya" sahut bunda yang teriris melihat delia yang enggan melepas pelukan sang ibu.


" Tuh kan mah pah"


" Delia sudah nak papah dengan mamah pasti akan datang kesini nak, sekarang mereka adalah keluargamu jadi anggaplah mereka mamah dan papah " ucap papah yang berusaha tegar.


" Sayanggg" ucap fikri menghampiri delia.


" Acieeeeeee udah sayang sayangan aja nih perasaan baru kemarin deh" sahut mba wulan sambil tertawa dan itu membuat kia dan zia ikut tertawa.


" Apa jangan jangan sudah" ucap zia menggantung. " Ohhh tidak " lanjut zia.


" Mamah"


" Cupp sayang mamah pamit ya kamu mau ikut ke rumah tante atau ingin disini " tanya mamah yang akhirnya menawarkan apakah delia ingin main ke rumah tante atau tidak.


Delia pun menoleh ke arah keluarga Adam syarief, saadar saat ini dirinya bagian dari keluarga itu memutuskan untuk tidak ikut dengan mamah papah nya. " Mamah sama papah hati hati ya kabarin delia ya, delia disini saja mah pah titip Salam buat tante" ucap delia.


" Anak pintar, ya udah mamah sama papah sama yang lain nya mau pamit yaaa nak,Abah ,ustadzah, semua titip anakku ya yu Mari semua assalamualaikum " ucap papah .


" Waalaikumsalam, fii amanillah "


"Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh"


Papah mamah serta yang lain nya pun masuk ke dalam mobil dan tak lama kemudian mobilpun meninggalkan halaman keluarga Adam syarief dan itu membuat delia sedih, sadar istrinya sedih fikri pun memutuskan untuk menginap kerumah mamah " Nanti kita akan menginap di rumah mamah ya sayang"


" Terimaksih tapi lain kali saja sayang aku tidak apa apa " ucap delia yang kini menghampiri sang bunda.


" Bundaa"


" Saya neng, aduh menantu bunda jangan sedih ya angap kami ini keluargamu ya sayang "


" Iyah neng Abah mengerti perasaanmu dan selamat datang di keluarga kami neng" Ucap Abah.


" Terimakasih banyak Abah bunda dan kaka kaka "

__ADS_1


" Sama sama "


" Cih kan gini masih kecil udah nikah melow ditinggal orang tua kalau emang gamau ditinggal gausah nikah sih ribettt drama banget " Gumam salsa yang langsung pergi meninggalkan mereka.


" Mau kemana salsa " ucap bunda.


" Kekamar bun "


Delia dan firki pun masuk kekamar mereka yang bwrada dilantai 2 bersebelahan dengan kamar alisyah, saat fikri membuka pintu betapa terkejutnya melihat isi kamar yang hampir semua dipenuhi kado.


" Masyaallah tabarakaallah " ucap delia yang bingung ingin merapihkannya.


" Sayang sebanyak ini "


" Iyah sayang mau disimpan dimana "ucap delia yang melihat lihat kado.


" Kita bawa ke rumah Yaa " ucap fikri pads delia


" Rumah? ini kan di rumah sayang".


" Di rumah kita aku sudah memiliki untuk kita tinggal tapi belum di selametin , jadi kita di rumah ini dulu ya gapapa kan sayang" jelas fikri.


" Iyah kita buka Yaa "


Mereka pun membuka kado satu persatu dan tak lupa fikri menulis dibuku besar dari siapa dan apa kado nya supaya tidak lupa.




Terlihat wanita cantik diusia remaja ini bertemu dengan seorang laki laki berusia sedikit lebih tua darinya, mereka asik berbicara mengobrol satu sama lain, ya mereka adalah sepasang anak muda yang tengah berpacaran si wanita ini pun meminta tolong kepada laki laki untuk memberikan bingkisan untuk orang lain.



" Ay aku minta tolong dong kamu ke hotel yang tidak jauh dari lampu merah Sana lalu tolong kamu antar kado ini untuknya, kemarin mereka melangsungkan pernikahan karna aku ngga bisa dateng jadi aku titip ya"



" Kenapa tidak kamu aja"


__ADS_1


" Aku males, kamu saja ya ay nanti aku turuti deh apa pun yang kamu mau yaaa plisss, " ucap si wanita ini..



Tanpa berfikir laki laki ini pun mengiyakan perintah sang wanita, " atas nama siapa ay? "



" Bilang aja ada titipan untuk kamar 218 untuk delia fikri tapi jangan kamu kasih tau siapa namamu "



" Baik lahh siap " Laki laki itupun pergI menjalankan tugasnya untuk sang kekasih. yang dipikiran laki laki itu iya lah dia akan mendapatkan apa saja yang ia mau dari wanita nya.



**At hotel**



" Permisi mba "



" Iyah mas ada yang bisa saya bantu "



" Ini saya ingin menitipkan ini untuk delia fikri yang berada di kamar 218 "



" Dari siapa mas kalau boleh tau"



" Saya temannya "



" Baik lahh Saya akan memberikan nya nanti. laki laki itupun berlalu tak lama fikri turun dengan delia yang bermaksud ingin memberikan kunci kamar pada mereka, dan ternyata yang menjaga loby hotel pun teman rekannya wanita yang dititipkan barang sebelumnya pun izin ke toilet. Aneh itulah yang dirasakan delia dan fikri. teman penggantI rekannya pun tak mendengarkan apa yang dikatakan temannya hingga memberikan kado langsung tanpa berkata,

__ADS_1


__ADS_2