
Aku terbangun dari tidurku saat menyadari suasana dikamarku sepi seperti tak ada orang , hanya satu rasa yang membuat aku makin terbangun yaitu perasaaan berat dibagian tubuhku yaitu perut yang membuat aku terkejut langsung buru buru aku bangun duduk dan benar saja dikamar tidak ada orang yang menemaniku hanya alisyah yang tidur dengnku saat ini aku bisa bernafas lega pasalnya, yang aku takutkan saat ini adalah takut suamiku lihat entah apa jadinya nanti walau ia tak pernah marah dan selalu baik serta lembut bicaranya tapi tetap saja bagiku aku takut ia marah
Karna situasi yang sepi tak ada orang,dengan gerak cepat buru burulah aku memindahkan kaki putriku baru saja aku memindahkannya dengan perasaan takut dan khawatir yang terdengar dari pintu yang dibuka kencang dan sandal yang terburu buru membuat aku terkejut " Asstagfirullah sayanggg " ucap ku yng ternyata suamiku ,beruntungnya aku sudah memindahkan gadisku sepertinya ia tak melihatnya ahhh syukurlahh ku harap begituuuuu..
Hati ini begitu bahagia saat ku dapati wajah suamiku yang penuh khawatir pada kami karna itu lah kami bisa mengetahui seberapa sayang dan cintanya Abi pada kita semua .Terimakasih yaallah engkau mempercayaiku bersanding dengannya begitu indah diposisi delia banyak orang yang menginginkan diposisinya yang mempunyai suami tulus bahkan ia tak ingin melihat wanita lain tanpa hijab walau sekedar lirikkan.
#flashback on#
" sayang ini bagus untuk diletakkan dipinggir kolam " ucap fikri pada delia yaa beberap waktu lalu ia berbelanja furniture ke salah satu tempat yang berada di sana.
" Boleh bii abi pesan ya ummi liat ini duluu " sahut delia memilih vas bunga yang terbuat dari rotan.
Saat delia sedang memilih dan fikri asik melihat model sofa ada wanita yang entah siapa ingin befoto dengannya ,wanita itupun menghampiri fikri " Ustad fikri ya ? boleh saya minta foto ustad saya kagum dengan dakwah ustad " ucap wanita itu sambil mengeluarkan ponselnya .
" Alhamdulillah" ucap fikri tanpa menoleh ia haya melihat istrinya memilih lalu tersenyum ,." Masyaallah istriku cantikk kirain saya bidadari bersayap ternyata bidadari berhijab" Gumam fikri melihat istrinya bahagia ia pun menghampirinya.
" Sayang ada yang minta foto ikut aku yu " ucap fikri menarik tangan delia dengan lembut untuk menghampiri wanita itu.delia yang terkejut pun menoleh ke suaminya lalu ia tersenyum bahagia dibalik cadar hitamnya rupanya suami ku sangat menghargai istrinya,, dilihatnya wanita itu ia pun tersenyum sangat ramah jika ada yang lihat saat ini hati delia berbunga mendapatkan perlakuan seperti itu dari pasangan,
" Masyaallah ustad romantis banget sama istrinya ,saya minta maaf ustad tidak tau keberadaan istri ustad,jujur saya maluu , " ucap wanita itu sambil menundukkan badannya dan sikap yang saat sopan walau tak pakai hijab hanya menggunakan celana jeans dan kaus panjang.
" Tidak apa apa " sahut fikri .
" Boleh minta fotonya ustad ustadzh " pinta wanita itu sambil izin dengan istrinya ustad yang ia kagumi.
" Boleh ko hayuu silahkan " ucap delia dengan lembut ,mereka pun berfoto dengan delia berada ditengah dan pasti tangan fikri menggenggam erat tangan delia.
" Terimakasih kalian begitu baik ,bolehkah aku bertanyaa dan berikan wejangan untukku yang ingin berhijab dan berpakaian syari "
" Menutup aurat itu wajib bagi muslimah bukan keinginan ,siap atau tak siap ,belum mau atau bagaimana alasannya tetap menutup aurat itu wajib
يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِىُّ قُل لِّأَزْوَٰجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَآءِ ٱلْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِن جَلَٰبِيبِهِنَّ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰٓ أَن يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ ۗ وَكَانَ ٱللَّهُ غَفُورًا رَّحِيمًا
“Wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istri, anak-anak perempuan dan istri-istri orang Mukmin, ‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.’ Yang demikian itu supaya mereka mudah dikenali, oleh sebab itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS Al Ahzab : 59)
Dipaksakan untuk berhijab yaa ,karna kalau tidak dipaksakan kita tidak akan bisa melakukannya. jika anak yang tak menutup aurat ia akan menyeret 4 orang laki laki yaitu Ayah kandung,Adik/kaka, laki lakisuami dan Anak laki lakinya kebayang ,bagaimana melihat wajah mereka tentu tidak akan mau melihat ia masuk kedalam neraka naudzubillah " jelas fikri menjelaskan padanya.
" ya ustad saya juga sering memutar ulang ceramah ustad ,jujur saya iri dengan istri ustad yang sudah istiqomah,tetangga banyak yang ngehujat "
__ADS_1
" sama sama mba abi ummi ,izin menjawab ya biii ,mba untuk tetangga mba mau membicarakan mba seperti apa, cuekin aja mba jangan dengerin apa kata mereka,karna yang tau kita seperti apa itu Allah swt dan diri kita sendiri mba,,,terkadang mereka seperti itu karna mereka iri mba sama mba,berdoa saja untuknya agar Allah maafkan kesalahannya dan diberikan nikmatnya hidayah,karna masyaallah nikmat hidayah dari Allah itu indah dan Alhamdulillah mba sekarang sudah merasakan ,kenapa saya bilang doakan yang baik baik untuknya karna doa baik akan kembali kepada yang mendoakan,.saya doakan mudah mudahan kita semua selalu istiqomah dalam menjalankan perintahnya..semngat sayang yaallah nanti mampir ke pondok yaa sudah tau alamatnya belum??
" Masyaallah ustad ga salah milih istri yaa mudah mudahan aku bisa menemukan jodoh seperti ustad yang sayang sama istrinya ,sudah saya sudah tau alamatnya nanti saya akan datang ya .."
" Yasudah kami permisi dulu yaa ,semangat selalu mba kamu lagi disayang Allah kamu orang yang beruntung mbaa ,kami pamit yaa assalamualaikum " pamit deliaa ia pun pergi meninggalkan wanita itu tanpa mereka sadari kepergian mereka diabadikan oleh wanita ituu lewat ponselnya .
"waalikumsalam "
#flshbackoff#
***
" Dengan langkah terburu buru aku menaiki tangga yang bentuknya zigzag dengan lebar 3 meter dengan beberapaa anak tangga aku lewati begitu saja tak ku injak, yang aku rasakan saat ini adalah betapa khawatirnya aku akan anak anakkku dan istriku, kebanyakan dari kita para suami mungkin ada diantara kita yang merasakan seperti saya entah benar atau tidaknya namun inilah yang saat ini saya rasakan ,khawatir akan terjadi apa apa pada mereka kubuka pintu dengan cukup kencang namun yang kulihat bidadari berhijab sedang duduk diranjang sambil mengelus putriku yang masih terlelap ,
Terkejut pasti itulah yang dirasakan oleh delia , ia menoleh dengan perasaan ketakutan yang mendalam ,namun rasa itu hilang saat dilihatnya suami tercinta yang membuka pintu
" Sayangg kamu kaget yaa,maafkam abii ya miii ,abi gangguin umi tidur ya " ucap fikri duduk diranjang dengan istrinyaa membelakangi alisyah.
" Tidak bii ,ummi sudah bangun 5 menit yang lalu bii,ummi tau abi pasti khawatir sama ummi sama alisyah sama dede ya bii, " sahut delia,, " Abiii ummi gapapa bii " lanjut delia mengusap tangan fikri dengan kelembutan.
Tanpa menjawab dipeluknya istrinya itu dengan kasih sayang dan pastinya ia hati hati karna delia masih diinfus. cukup lama mereka berpelukan mencurhakan kasih sayang dan kerinduan sampai kedatangan mereka menyudahkan pelukkan pasangan terfavorit itu.
" Abah " ucap mereka terkejut.
" Ditutup atuh pintunnya a kami gatau kalau kalian lagii pelukkan " ucap abah didepan pintu.
" Abah semuanya sillahkan masukkk " ucap deliaa tersenyum ramah ,
" Terimaksih nak " Mereka pun masuk kedalam melihat keadaan delia dan jarang mereka bahkan dibilang ga pernah mereka masuk kamar delia dan fikri.
" Bagaimana keadaan kamu nak " tanya abah sambil duduk dikursi yang berada dikamar ,kursi makeup.
" Alhamdulillah sudah baikkan abah ,abah sudah lama sampainya maaf delia ga sempet buat makanan " lirih deliaaa yang muncul rasa bersalah ingin menangis namun ia tahan.
" Belum lama nak tapi abah sudah beristirahat, sudah nak tidak apa apa abah membawakan oleh oleh untuk kalian semua nanti kita makan yaa " ucap abah dengan lembut..sedangkan bunda ia memijat kaki menantunya .
" Terimakasih banyak abah ,maaf karna delia sakit abah pulang terburu buru ,"
__ADS_1
" Sudah nak kamu jangan merasa bersalah yaa ,abah pulang atau apa itu bukan karna kamu nak ,sekarang yang kamu fikirkan kamu sehat dede bayi calon cucu abah sehattttt dan keduanya sehat selalu sampai terlahir ke dunia " ucap abah pada menantunya itu..
" Iya teh jangan banyak pikiran yaa, cepet sehat keduanya " ucap tyo.
" Aamiin terimakasih banyak semuanya "
" Sama sama nak ,nak bunda ini udah anggap kamu anak bunda bukan orang lain jadi kalau ada apa apa atau apa yang kamu rasa bilang bunda ya nakk " lirih bunda sambil memijat kaki delia
" udah ihh jangan pada melow nanti delia ikut meloww jugaa " sahut wulan yang kini mulai merasakan hawa hawa air mata meleleh.
" cihh si lisyah kebo ya padahal berisik kitaa " lanjut wulan yang tengah melihat alisyah ngulet namun ia tidur kembali tanpa peduli sekelilingnya
" Biarin mbaa jangan diganggu ihh kasihan cucu abah "
" ya mba kasihan delianya nanti " ucap fikri yang melihat iba ke istrinya.
Saat asik mengobrol satu sama lain ,suara dari arah pintu yang diketuk semuanya pun menoleh mendapat bibi ani didepan pintu.
" permisi semuanya "
" Ada apa bi " tanya bunda.
" Permisi buu maaf diluar ada besan " ucap bi ani sambil sedikit membungkuk ,entah kenapa bi ani padahal keluarga abah memintanya jangan bungkuk seperti itu dan sudah menganggpnya keluarga namun bi ani selalu seperti itu.
" Alhamdulillah "
" Alhamdulillah oh yaudah kami akan segera turun bii tolong bikinkan minum dan berikan hidangan untuknya ya bii ,"
" Baik buu "
" Bundaa itu papah mamah ya bunn delia ingin menemuinya " lirih delia yang menahan airmata.
" Iya sepertinya sayang nanti bunda lihat dulu yaa"
" aku ikut biii" rengekk deliaaa pada suami
" kan bunda bilang sepertinya mii bisa aja ibunya mas tyoo mii " kilahh fikri yang mencoba memberikan kejutann.
__ADS_1
" papah mamahhh abiiiii"