
Makan siang terlewat 20 menit begitu saja karna ketiga gadis ini masih dalam rasa rindu yang mendalam jarang sekali mereka berkumpul karna kesibukkan masing masing. " Del laper nih " Gumam Bella sambil tiduran di atas tempat tidur delia. " ya makan lah biasanya juga lu makan " sindir nisa.
" Si*l*n " Gumam Bella pukul nisa pakai bantal.
" fakta kan"
" Yayayaay, Del dihh ngapain" tanya Bella saat tidak ada jawaban dari Delia.
" Hah.. oh atuh makan " ucap delia terkejut.
" Lu ngapa del "
" Engga ini ada yang WhatsApp aku tapi ngga ada namanya mau dibales takut siapa, mau ngga dibalas takut temen kajian" Jawab delia lesu.
" Yaa makan nya pakai 2 nomor satu buat pribadi dan satunya buat umum jadi lu ngga sibuk " sahut nisa.
" Ya sudah ayo makan sudah lewat jam makan nih" ucap delia sambil berjalan diikuti Bella dan nisa.
At meja makan.
" Aduh kemana aja sih dee diteriakin diketok ngga sahut sahut pintu dikunci, kalau setel music itu yang bener jangan pake bass " sahut pedas ka Kia.
" Maaf ka itu bukan delia, itu saya " sahut Bella.
" Sudah ku duga, lain kali jangan kaya gitu kangen boleh tapi sewajarnya " ucap kakia yang langsung berjalan menuju produksi baju.
" Kakia serem ya " gumam nisa.
" Sudah sudah ayo makan, nanti aku yang bicara sama kakia " sahut delia sambil menyendok makan.
" okee" mereka pun makan dengan hidangan yang sudah tinggal separoh. 15 menit kemudian
"alhamdulillah " Gumam delia sambil berjalan menuju kaka nya.
" Del mau kemana " tanya nisa.
" Ke kakia bentar kalian duluan aja "
" okey" mereka pun menuju ruang keluarga disana ada mamah dan papah yang tengah duduk karna mereka dekat sudah seperti anak sendiri.
" mah pah"
" Loh sudah datang dari kapan" ucap papah.
" Sudah dari tadi pah , ini habis makan" ucap Bella
" Nanti kalau delia nikah kalian ikut ke bandung ya " sahut mamah
" Loh aku kira disini mom "
" Engga sayangkuh"
__ADS_1
saat mereka asik mengobrol lain halnya dengan Kakia dan delia yang tengah sibuk melihat produksi brand D'KZ_DAILY & DELIA'S _ KZ yang kini sedang ramai terkenal namanya dan itu membuat para pegawai harus lebih fokus mengejar P. O.
" Kak " tanya delia.
" Iyah de "
" Bagaiman kak ushaanya " tanya delia
" Alhamdulillah lancar makin maju"
"Alhamdulillah "
" De maaf kaka menegur kamu didepan temanmu sebenernya itu sama aja menjatuhkan kamu tapi serius kaka tidak ada niatan seperti itu kaka hanya kesal mendengarkan suara music dari kamar mu yang membuat papah menggelengkan kepala." jelas kakia sambil memeluk delia.
" Tidak apaa apa kak delia paaham kok" peluk kakia.
" De di panggil mamah " sahut tiba tiba kazia dibelakangnya.
" Astagfirullah kaka, iyah ka delia kesana " terkejut delia " Kak delia tinggal dulu ya assalamualaikum " "ucap delia sambil berlalu.
" Waalaikumsalam "
" Ada apa " tanya kakia
" Entah" ucap zia sambil berlalu diikuti kakia.
" Ada apa mah " tanya delia saat sudah bersama mamahnya.
" Baiklah pah delia kira siapa delia kira teman delia. " ucap delia
" Apa kamu membalas nya? tanya papah.
" Tidak pah bahkan delia belum membalas nya. " jawab delia.
" Ini ada handphone kamu gunakan untuk usahamu dan juga kajianmu biar kan nomor yang kamu gunakan saat ini adalah nomor pribadi " jelas papah.
" Papah terimaksih banyak " peluk papah zainal dan mamanya.
" Sama sama nak. " peluk delia
@@@@
" Oke baiklah sudah jelas kami permisi dahulu ya mba oh ya jangan lupa esok calon menantuku datang aku akan menemani nya kamu tidak ada acara kan " tanya bunda.
" Ah baiklah tentu tidak ada untuk ustadzah apa sih yang engga "
" Baiklah terimaksih banyak kalau begitu aku pamit dahulu " sahut bunda sambil beranjak dari duduk nya.
" Hati.. Ha" sahut wiwi terpotong saat abah tiba tiba datang.
" Loh sudah mau pulang " tanya abah
__ADS_1
" Astagfirullah yaallah abah maaf bunda lupa harusnya menunggu abah "
" Tidak apa bun ya sudah abah coba untuk abah ya "ucap abah sambil mengelus kepala bunda.
" IM tolong ukurin baju abah " panggil wiwi.
" Baik mba, Abah permisi maaf saya ukur terlebih dahulu " ucap iim
" Silahkan" ucap abah yang sepertinya berubah.. Mendengar abah memberikan izin iim pun mulai menjalankan tugasnya sesuai arahan dan keinginan abah.
" Sepertinya masih dengan ukuran yang beberapa tahun yang lalu pak " sahut pegawai cowo mba wiwi sesaat setelah mengukur abah.
" Terimakasih"
" Sama sama abah "
" Kalau begitu kami pamit dulu ya semua terimakasih banyak "
" Terimaksih kembali abah bu ustadzah sudah mempercayai kami untuk menjadi bagian dari pernikahan putra bapa, samawa till jannah untuk keluarga kalian" ucap mba wiwi
" Aamiin terimakasih banyak mba " kalau begitu kami pamit " ucap bunda.
" Assalamualaikum "
" waalaikumsalam"
Mereka pun melanjutkan pekerjaannya dan fokus kepada keluarga zulfikri yang mengejar hari untuk menyelesaikan rancangannya. Dan keluarga zulfikri masih harus mengurusi Hal Hal lain untuk pernikahan mereka yang akan dilaksanakan hari jumaat minggu ini.
" Lanjutin kemana bun" tanya fikri..
" Lanjutin melihat dekorasi nak dll, apa kamu sibuk? tanya bunda
" Fikri ada jadwal di pondok bun "
" Sudah nak biarkan ini menjadi urusan bunda " sahut abah.
" Fikri mau ikut terlibat langsung acara fikri abah demi istri fikri nanti ya. " ucap fikri .
" Mereka tidak akan tau A " jawab wulan.
" Siapa bilang aku akan dokumentasikan itu liat sudah ada tim yang selalu mengabadikan momen indah " sahut firki mantap sambil tersenyum.
" ceuhhhh beruntungnya Delia "
" Tidak akan turun derajat seorang suami memuliakan istrinya " sahut fikri.
" Baru calon wehhh " sahut wulan.
" Gapapa belajar dari sekarang aa " ucap abah sambil menepuk pundak fikri.
" Tentu abah" .
__ADS_1
Setelah sedikit diskusi akhirnya fikri memutuskan ikut terlibat dalam persiapan pernikahan yang akan di dokumentasikan untuk istrinya. mereka pun masuk ke dalam mobil dan melanjutkan perjalanan ke tempat selanjutnya.