Kekasih Idaman

Kekasih Idaman
pizza time


__ADS_3

Lain halnya cerita di 2 keluarga kisah tak kalah serunya datang dari pondok pessntren karna hari sudah hampir sore waktu memasak pun sudah tibaa biasanya para pengurus dan senior menghampiri dapur yang berada dibelakang pondok pesantren. sedangkan para santri ada yang berlalu lalang, membersihkan lingkungan dan ada pula yang bermain,menghapal hapalan yang telah diberikan oleh ustad dan ustadzah.


Bagi mereka yang ingin cepat menghapal berusaha mengambil waktunya sebisa mungkin agar tidak terlalu terburu buru jika mendapatkan materi yang akan di hapal.


AT DAPUR


Terlihat para pengurus maupun senior tengah mengupas sayuran yang akan mereka santap nanti malam. Ada yang mengupas bawang, memotong wortel dan ada pula yang memasak nasi, kenapa dilakukan saat ini karna jika memasak jam 5 itu membuat waktu yang sangat terburu buru bahkan bisa dibilang tidak cukup karna banyaknya santri yang mondok disini.


" Tinn tolong ambilkan cabai ya "


" Afwan ukhty cabainya sudah habis sepertinya akan aku panen terlebih dahulu "


" Yasudah biar aku temani ya " ucap salah satu kaka senior.


" Boleh, ustadzah ana izin dulu ya mau mengambil cabai " pamit anak santri dengan membungkukan badannya.


" ya silahkan "


pondok pesantren ini memiliki perkebunan sendiri yang sengaja di tanam oleh mereka semua, selain dapat pembelajaran pastinya mendapatkan hasil dari apa yang setiap kita lakukan. Alhamdulillah tidak hanya menanam sayuran maupun buah pondok pesantren ini memiliki kolam yang sengaja ia pelihara ikan. ini semua idenya fikri ia sengaja memanfaatkan lahan yang ada untuk bercocok tanam yang mengembangkan kreatifitas anak anak. apa yang kita tanam itulah yang kita tuai begitulah.


" Ustadzah kegiatan belajar mengaji bersama ibu ibu dilingkungan ini apa sudah tidak diadakan lagi " tanya salah satu pengurus baru di pesantren. sambil memotong wortel.


" Alhamdulillah masih berjalan seperti biasanya hanya saja untuk sementara saya yang memimpin karna istrinya Ustd zulfikri sedang mabuk " jawab ustadzah ismail beliau adalah istri dari ustad ismail.


" Mabuk ustadzah? " tanya lagi.


" Bukan mabuk yang di haramkan, namun mabuk yang saya maksud adalah mabuk sedang hamil. "


" Hamil anaknya ustad fikri"


Istrinya ustd ismail pun menghentikan tangannya yang tengah memotong wortel. ia pun menghela nafas " Ya iya anaknya ustd zulfikri emang anaknya siapa neng,beliau adalah istri dari pimpinan ini dan menantu kyai adam syarief selaku menantu yang mempunyai pondok ini" jelas ustadzah.


" Ohhhh gtu yaa maaf saya belum tau ustadzah" jawab pengurus baru itu sambil terkejut. ustadzah yang mendapati tingkahnya menlanjutkan kembali pembicaaraannya.

__ADS_1


" Sudah gapapa kok, istrinya ustad fikri bukan orang sembarangan, ia wanita yang amat disayangi zul fikri dan menantu kesayangan kyai bunyai saja tapi ia wanita yang baik nya kelewat batas, ia mempunyai saham juga disini, kakeknya ustad maupun ummi ( panggilan delia) beliau lah yang mendirikan pondok ini hingga sampai seperti sekarang serta keluarganya delia donatur pertama disink hingga kini,"


" beruntungnya ummi ya ustadzah "


" Istigfar jangan mengghibah " sahut ustad ismail yang baru saja masuk kedapur untuk melihat keadaan disana.


" Assalamuaalaikum ustad " semuanya menunduk saat mendapati kehadiran ustad diantara mereka.


" Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh, silahkan lanjutkan masaknya " ucap ismail menghampiri istrinya.


" Sayanggg jangan ghibah yaa alangkah baiknya di doakan " ucap ismail pada istrinya.


" Maafkan saya bii, saya hanya menjelaskan karna pengurus yang baru belum mengetahuinya "


" Yasudah istigfar dan nanti kita doakan bersmaa ya "


Ustad ismail pun berlalu meninggalkan dapur namun saat ia ingin keluar ia berpapasan dengan anak yang membawa cabai dari hasil perkebunannya. " Astagfirullah Saya minta maaf ustad, saya tidak sengaja " dengan raut wajah panik ia pun terus meminta maaf sambil membungkukan badannya walau tak tumpah namun ia membuat gurunda terkejut.


" Gapapa lain kali hati hati yaaa jangan terburu buru "


" Kalau begitu saya permisi ya Assalamualaikum "


" Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh"


mereka melanjutkan kegiatan masak memasak yang biasa dilakukan setiap hari, lelah letih mereka lakukan satu sama lain. tak ada perbedaan diantaranya.


@@@


" Permisi semuanya"


" ya mang ada apa "


" itu didepan ada yang anter makanan, "

__ADS_1


" ohh ya mang makasih banyak yaaa " sahut fikri mengambil uang yang berada ditangannya delia.


" Hitung dulu abii " pinta delia yang takut uangnya kurang.


" emang semua jadi berapa nak? nih papah tambahin" tanya papah sembari mengeluarkan dompet.


" Gausah pah fikri ada kok, yasuda fikri keluar dulu ya "


fikri pun berlalu kedepan gerbang dilihatnya pak kurir sedang mengobrol dengan mang asep, " pak fikri ya "tanya nya.


" ya pak saya sendiri, semuanya jadi berapa ya pak " tanya fikri, walau sebenarnya fikri sudah tau akan jumlah harga namun ia ingin berbincang dengan bapa yang mengantarkan pesanannya.


" Semua jadi 800 ribu "


" yasudah mang tolong bawakan kedalam ya terimakasih mang " fikri pun meminta mang asep mengantarkan makanan yang tadi dipesankan.


" ini buat bapa Terimakasih banyak ya pak dan ini uang pesanannya " ucap fikri yang sopan memberikannya uang tips 200 ribu untuknya.


" Yaallah terimakasih banyak pak ," terharu bapa bapa itu sambil berusaha berlutut dikaki fikri


" jangan berlutut pak ,ayo bangun pak "


" saya gatau lagi harus bilang apa pak, saya Terimaksih banyak "ucap bapa bapa itu yang terharu dengan uang tips yang diberikan fikri


" sama sama terimakasih banyak ya pak hati hati dijalan"


orang itupun berlalu dan fikri kembali masuk kedalam, dengan raut wajah bahagia ia melangkahkan kakinya, dilihatnya keluarga tengah kumpul termasuk ktiga orang yang sedang membuat video.


" yeyyy pizza asikkkkkkk,, "


" wah Aa ga bilang nih"


semuanya rusuh saat makanan tibaa, mang asep pun diberikan 2 box ukuran besar dan tak lupa pekerja lainnya untuk dimakan bersama.

__ADS_1


" Suapinnnn" manja delia pada suaminya. dan fikri yang mengertipun mengikuti kemauan deliaa.


Maaf ya semuanya hari ini di up sedikit dulu karna author ngetiknya udah kemalaman 😊in syaa Allah secepatnya di up,, Author kasih part part bahagia dulu yaaaaa 😍😍


__ADS_2