Kekasih Idaman

Kekasih Idaman
Gak tau diri!


__ADS_3

Setelah mereka masuk ke dalam mobil tanpa banyak tanya dan tanpa berpikir panjang mereka membatalkan untuk ke tempat selanjutnya karna salsa yang membuat suasana rumit serta dipenuhi tanda tanya membuat mereka memutuskan untuk pulang ke rumah menyelesaikan banyak pertanyaan. Dalam perjalanan pulang wulan tidak henti hentinya memarahi salsa dan itu membuat salsa semakin besar kepala.


" Bisa diem tidak sih mba nyerocos terus salsa sudah diam" marah salsa yang tidak terima dirinya disalahkan.


" Kamu tuh ya de! harusnya sadar diri dan mikir jangan buat malu aja bisanya!! kasihan abah dan aa fikri yang menanggung malu kau lupa huh mereka siapa " sahut wulan yang tidak kalah emosi.


Ya memang kejadian tadi mengundang perhatian banyak orang termasuk karyawan disana.


" Mba salsa buat apa sih salsa cuma bicara seperti itu kenapa pada marah sama salsa, lagi pula abah dan aa hanya pimpinan pondok pesantren dan abah punya perusahan " tanya salsa.


" Diam!! lo sadar gak sih de apa yang diucapin hah itu mengundang perhatian banyak orang disana liatin kita , justru dengan seperti itu kita jadi di liatin banyak orang memang kita bukan sultan yang di kenal orang tapi cara mereka memandang kita tuh ahhhh sudah lah cape mba ngomong sama kamu " jelas wulan


" Lagi pula kalau gamau ikut gaush ikut lagi kamu ga penting bangettt ko " HARDIK WULAN Dan itu berhasil membuat salsa diam.


" Sudah sudah sudah selesai kan di rumah tidak baik dijalan " jelas tyo.


Mereka semua ikut fitting Dan mengurusi hal lain nya menjelang pernikahan karna bagi mereka menentukan bersama jauh lebih indah dari apa yang ditentukan sendiri.


" Astagfirullah adik ipar gw kenapa batu gini hati nya" Gumam tyo dalam hati yang sebenarnya muak dengan tingkah adik iparnya yang jauh berbeda dengan kaka kakanya.


" Cepat lah sayang aku ingin melihat wanita berhati batu ini menghadapi AA sepertinya di rumah akan ada pertunjukan " ucap wulan yang sebenarnya menakuti salsa.


" SUDAH" tegas tyo membuat semua yang berada disana diam namun dengan hati yang dikuasai amarah.


Lain halnya mba wulan di mobil lain yang dikendarai fikri tidak kalah emosi namun berbeda mereka lebih suka memperbanyak istigfar untuk mengendalikan diri mereka agar tidak berkata yang menyKiti bahkan membuat kacaw semua.


" Astagfirullah itu salsa bunda tidak habis pikir dengan apa yang dia perbuat" Geram bunda.


" Sabar bunda ini ujian pernikahan fikri dan ujian untuk kita semua karna memiliki putri yang sifatnya keras bahkan terlihat membangkang" ucap abah yang sebenarnya kecewa.


" Bunda malu abah mereka semua pasti akan berfikir buruk tentang keluarga kita " Bunda yang mini mulai resah terhadap ulah salsa .


" Bunda bawa obat darah tinggi kan bun? sebaik nya bunda meminum dahulu " sahut fikri yang mulai bersuara.


" Tentu nak " ucap bunda yang langsung meminum obat tanpa berpikir panjang bunda pun meminum obat darah tinggi yang selalu iya bawa kemanapun.


Fikri yang sudah tau akan memperlakukan adik terakhir nya itu seperti apa mengungkap niat hati nya pada kedua orang tua nya " Bunda abah tidak perlu khawatir fikri akan menghadapi salsa langsung nanti nya" izin fikri.

__ADS_1


" Baiklah nak Kami percaya padamu "


Setelah mendapatkan izin dari kedua orang tua fikri pun menyusun rencana untuk membuat adik kandungnya kapok bukan karna tak sayang namun fikri melakukan ini semua demi adiknya dikemudian hari.


@@@@


Setelah mereka mengganti busana dan tentu dengan khimar yang begitu cantik mereka berubah menjadi wanita shaliha terlihat anggun dan menawan hanya Menggunakan baju gamis daily milik DKZ'S_ DAILY & DELIA'S_KZ ya kali ini brand delia bersama kaka nya mengeluarkan products baru yang pasti simple terlihat mewah.


" Oke semua siap satu dua tiga" Fotograper handal siapa lagi kalau bukan suami ka Kia. karna delia belum mendapatkan Tim mereka masih mengandalkan keluarga untuk membantu usahanya.


" Lagi sayang " pinta kakia pada suaminya.


" Satu"


"Dua"


"Tiga"


" Oke selesai " ucap Erik yang langsung pergi kembali mengerjakan kerjanya.


" Sama sama lihat lihat nanti aku edit "


" Oke " Mereka melihat hasil foto yang mereka lakukan. ada bermacam gaya dan tentunya mereka lakukan dirumah.


" Kalian mau ikut ke bandung esok" Tanya mamah yang saat ini menghampiri anak anaknya.


" Mamah " kakia dan delia berhamburan memeluk mamah.


" eee.. e... yaallah pelan pelan sayang " ucap mamah sambil membawa kedua anaknya duduk karna kazia sedang kuliah dikamar nya membuat ka zia tidak ikut photoshoot untuk brand terbaru namun ia akan menyusl nanti dengan kakia dan delia.


" Mamah "


" Apa anak gadis mamah yang mau nikah" tanya mamah


"Gapapa mah "


" Dasar.. oh ya bagaimana kalian mau. ikut " tanya mamah pada Bella dan nisa

__ADS_1


" Aku lain kali saja mah soal nya ibu dirumah tidak ada yang menjaganya" jelas Bella.


" Aku nanti juga mah ngga enak kalau aku pergi Bella ngga " jelas nisa yang mendapatkan pukulan dari Bella.


" Sakit bell" gumam nisa.


" Lagian kalau. mau pegih pegih aja sih "


" Gua sayang lu makan nya ga ikut kalau gue ikut berarti gue ga sayang lo" jelas nisa


" Aduhhh temen gue banget nih, btw kami permisi mau. pulang dulu ya bun sudah sore " pamit mereka.


" GantI baju dulu ya bun " izin mereka.


" Yaudah ayo "ajak delia


Mereka pun mengikutI delia untuk mengganti busana dengan yang ia pakai sebelumnya.


" Oh ya baju nya kalian bawa pulang ya untuk kalian " ucap delia. sesaat setelah temannya. berganti pakaian


" Yaallah delia makasih banyak sayang makin sukses makin berkah makin lancar "


" Aamiin makasih banyak Yaa doain nikahan w lancar aamiin"


" Aamiin "


" Gue yakin setelah ini lu bakal up del jadi orang sukses " ucap Bella


" Aamiin "


" Yaudah gue balik ya makasih banyak Salam buat papah " nisa kali ini bersuara


" Ke mamah dulu lah gatau diri banget lo main pulang aja " ucap bella


" Del ga bosen apa punya temen yang mulutnya pedes nyelekit banget kalau ngomong "


" Hahahahaha sudah lah ayoo ke mamah "

__ADS_1


__ADS_2