Kekasih Idaman

Kekasih Idaman
#223


__ADS_3

kegiatan pondok pesantren setiap 2 minggu sekali ia menguras kolam ikan seperti biasanya. Asik menguras ikan lele mereka dikejutkan dengan kehadiran ustadzah yang memintaa diangkat ikannya untuk makan malam mereka.


" para akang akang ustadzah minta tolong yak ikannya diangkat untuk makan malam " kata ustadzah.


" baik ustadzah " mereka pun langsung masuk kedalam kolam ikan untuk mengambilnya.


Ustadzah pun pergi dan kawan kawan halal pun mengambil ikan keli kecuali haikal.


" Curang nih haikal " celetuk heru yang merasa kesall.


" udah kerjakan saja sih " kata azam


" jangan mentang mentang dekat haikal bisa ngomong seenaknya zam" sewot heru


" kenapa sih ru"


" tau tuh kenapa? jadi sewot "


" semenjak kakaknya ning datang heru jadi emosian" celetuk azam


" ya jelas lah, gue suka sama ka zia kakanya ning, sedangkan haikal deket banget sama Gua bagaimana gua ga kesel " celetuk heru tanpa sadar.


" dihhh" semua dibuat melongo oleh pengakuan tanpa sadar heru yang begitu menginginkan ka zia.


" suka boleh, naksir boleh jangan sampai akal sehat kalah sama cinta yang bersifat sesaat" ujar azam


" lu kenapa sih zam gak dukung gue banget "


" bukan gak dukung, hanya saja mengingatkan, boleh kagum tapi batas wajar aja. "

__ADS_1


" ya gak gitu juga" ucap heru yang menghampiri azam dan langsung di cegah oleh temannya yang lain.


" heru...her... her udah udah " ucap dika ia memisahkan pertikaian antara heru dan azam


"istigfarr "


" pake otak napa sih, her yang dibilang azam tuh bener, sewajarnya aja bukan apa nanti lu sakit hatii yang ada buat lu lebih parah, jangan pernah berharap sama manusia walau itu orang yang lu cintai, kenapa? pertama belum tentu jodoh kedua kita gatau ka zia udah ada calonnya apa belum, karna gara gara cewe aja ribut.. biasakan jangan pakai emosi her.. inget untuk bersanding dengan ka zia itu ga semua orang bisa, gus dan ning punya perhitungan. dan yang bener bener bisa berarti udah lebih dari kitaa yang ga ada apa apanya.. incer wanita kaya ka zia banyak.. ada zahra ada nabila yang anaknya ustad.. " ucap dika lagi.


" nasehatin dik " kata azam menimpali.


" diem zam "


" udah udah sekarang bukan ribut tapi tangkep ikan lele.. bukan ikannya yang ditangkep kaki kite yang kena patil " ucap temannya.


" hahahaha "


suasana kediaman gus dan ning mendadak ramai karna kehadiran ka zia dan haikal yang kini sudah duduk di sofa ruang tamu. keduanya menjadi bahan godaan keluarganya yang gemas dengan tingkah ka zia mendadak diam.


" zii udah biasanya bersuaraaa ko kalem " ledek mba wulan.


" kenapa sih mbaa " lirik ka zia menandakan untuk mba wulan diam


" hahahaha "


" ning aku minta ini yahh" kata ka zia ia mengambil cilung yang berada di meja.


" silahkan kak nikmati aja " kata deliaa.


" jangan manggil aku ning kak " kata deliaa lagi yang merasa aneh ajaa kaka nya memanggil ia ning.

__ADS_1


" aku susah untuk memanggilmu yang lain, karna anak anak manggil ning jadi aku ikut.. sudah terbiasa engga apa apa kan? lagi pula kamu menikah dengan gus sudah seharusnya dipanggil ning kan " kata ka zia dan diangguki oleh keluarganya.


" yasudah. "


" kamu suka cilung ka? " tanya haikal tiba tiba dan membuat semuanya diam..


" eummm... ah... ii.. iya aku suka cilung" jawab ka zia gugup.


" suka cilung ya? bukan suka nya aku? " celetuk haikal mendadak membuat semuanya terkejut terutama ka zia yang langsung tersedak bubuk cilung. " uhkuhhh.. ukhhh.. "


" ziii pelan pelan "


" adee minumm " kata ka kia dan mamah memberikan minum air putih namun siapa sangka haikal lebih dulu memberikan minum dan tanpa sepengetahuan ka zia ia mengambil minuman haikal karna ia sudah batuk dan tersedak tak menyadari siapa yang memberikan minuman.


" maafkan akuuu " jawab haikal saat ka zia meminumnya,ia merasa bersalah telah membuat ka zia tersedak.


" anak mamah terkejut haikal " kata mamah iaa menepuk pundak ka zia.


berbeda dengan bunda dan mamah yang panik dengan ka zia, kalian pasti paham dengan reaksi dua wanita se frekuensi yaitu ka kia dan mba wulan dimana keduanya sudah heboh membully ka zia.


" hahaha kode tuhhh "


" haram masih kal jangan dipuji ade kaka keselek,, hahaha "


" nak haikal dipanggil gus di ruangannya " kata deliaa saat membaca pesan masuk dari suaminya.


" baik ning, mamah bunyai kakak ning haikal permisi keruangan abi" kata haikal ia meminta izin dengan membungkukan badannya dan menangkup kedua tangannya.. setelah dijawab anggukan oleh mereka haikal pun mengikuti deliaa keruangan kerja fikri..


Maaf yaa kalau baru up Author sibuk beberapa waktu ini tak sempat main HP, dan mohon maaf yang terkadang suka typo dan mungkin alurnya engga jelas karna author tidak membuat cerita di buku jadi sejalan nya author aja... sebagai gantinya Author up 2 bab yaaa

__ADS_1


__ADS_2