
" siapa sih yang bertamu jam segini" gerutu kakia yang tak menyukai diganggu makan malam.
" sebentar delia bukain ka " kata delia menggeser duduknya namun di cegah oleh mamah . " sudah kalian semua lanjutkan makannya, biar mamah yang melihat " ucap mamah kemudian berjalan kearah pintu utama.
~~
terlihat diluar rumah banyak sekali sahabat dari ka zia , rupayanya mereka ingin memberikan surprise untuk ka zia, semua datang ada yang membawa kue tart, bucket bunga, kado dan lainnya , semua sahabat ka zia hadir termasuk wanita yang tadi sore berjalan bersama kekasih zia dan disana pula ada kekasih ka zia.
" eh lu aja yang ketok pintunya "
" ih lu ajaa "
" cepetan ini lilinnya mati nanti "
" eza lu aja " kata meta wanita yang tadi sore berjalan dengan reza kekasih ka zia atau mereka adalah sahabatnya.
" jangan lah kan dia yang jadi spesial " sahut anya.
" ah lama " kata anya lagi ia mengetuk pintu rumah zia. mereka tidak mengetahui yang membuka pintu adalah mamah zia bukan zia.
setelah memencet bell mereka juga mengetuk pintu. " Assalammualaikum " ucap anya
" waalaikumsalam"
" eh cepet cepet nyalahin lilinya , eh baris " ucap mereka kalang kabut
Pintu pun terbuka dengan mamah muncul dan bersamaan dengan itu ucapan ulang tahun mereka berikan " happy birthday zia " sahut mereka
" Ehh tante, kita pikir ziaaa , maafin kami ya tan" sahut mereka kikuk, panik dan salah sasaran itulah yang di rasakan mereka.
" ya gapapa"
" tante zia nya ada? " tanya anya dengan sopan
" Oh ada silahkan masuk, nanti tante panggilkan zia " jawab mamah dengan senyum ramahnya, semua sahabat zia termasuk reza dan meta mencium punggung tangan mamah, saat berhadapan dengan gadis serta laki laki yang sudah menyakiti hati putrinya mamah merasakan sakit hati sebagai ibu dari anak yang mereka sakiti hatinya.
" terimakasih tante " sahut mereka dengan perlahan dan mereka duduk di kursi tamu sedangkan mamah, mamah pun meninggalkan sahabat zia ia kembali kemeja makan dimana ada keluarga yang tengah berkumpul.
~~
" ko lama ? siapa mah" tanya ka kia saat mamah sudah kembali duduk.
" temen ka zia " sahut mamah kemudian duduk disamping ka zia.
" mau apa mah "
" gatau mamah , yaudah kamu makan dulu habis itu temui mereka " kilah mamah dengan senyuman.
" mamah bilang aja aku sakit " kilah ka zia yang tak ingin menemui mereka.
" kak gaboleh berbohong" sahut delia mengingatkan kakanya untuk tidak berbohong
" mahhh" rengek ka ziaa ia jadi tidak bersemangat menikmati hidangan makan malam.
" temui sayang, mereka tidak tau apa apa " ucap mamah mengusap kepala putrinya yang berbalut hijab pasmina coklat susu.
" apa ada " ucap kazia menggantung dan mamah hanya mengangguk menyetujui ucapan anaknya itu.
" ahhhhh mau apa lagi sihhhh yaallah " lirih ka zia ia mengusap wajahnya dengan kasar, berulang kali ia menghembuskan nafasnya.
kia yang melihat adiknya dan mengerti betapa hancurnya zia, kini ia bersuara " lo buktiin, kalau lo wanita kuat, setelah bertemu mereka terserah lo mau kaya gimana de! pesen kaka cuma satu nih, lo temuin mereka seolah gak ada apa jauh lebih terhormat ketimbang lo tidak menemui mereka." sahut kakia.
" hufttt temenin zia ya mah , kak deee "sahut ka zia.
__ADS_1
" kita menemani di ruang keluarga aja ya nak, gak enak sama mereka kalau ada mamah atau kaka kaka kesannya ditungguin, biarkan mereka membahagiakanmu dan kamu membahagiakan mereka dengan menghargai" sahut fikri yang sejak tadi diam.
" yasudah ayo pindahh" ucap ka zia bangkit dari duduknya.
" bismillah kak " sahut delia menepuk pundak kakanya itu..
"lisyah kita stel film anak anak yu" ajak bang erik membawa mereka ke ruang keluarga diikuti fikri.
~~
" zia lama amat" ucap meta yang tidak sabaran.
" sabar sih mungkin lagi makan malam atau sholat" sahut anya
" ini lilinnya gak lumer cuyy" sahut keisya.
" lu kira eskrim lumrr key keyy" ledek anya dan angga.
" eh sumpah itu anak kecil siapa cantik bamget " sahut keysia melihat alisyah berjalan mengikuti bang erik, karna ruang tamu dan keluarga tidak terlalu jauh namun ia dapat melihat dengan jelas.
" coba tanya anya biasa dia tau"
" apa yang mana "
" itu nohhh, ehh..ehhh itu siapa woy ganteng banget anjir bersarung lagii, "ucap keysia yang merasa kagum dengan fikri.
" astaga ganteng bangettttttt, gila sih zia punya keluarga gantengnya kebangetan , bersarung terus pake baju putihh jam tangan serta peci anjayyyyy mau gue bawa balikkkk" sahut siska
" sakit jiwa gue rasa nih si siskolll " ledek angga bersamaan itu lewatlah kakia serta delia duduk di kursi keluarga.
" oh gue tau itu suami adiknya zia " sahut anya.
" sotoy lu nya "
bersamaan dengan itu datanglah mamah dan mereka siap siap saat mamah memberikan minuman untuk mereka
tak lama kemudian muncullah ka zia. mereka menyayikan lagu happy birthday dengan kompak dan cerita, mata zia selalu melihat kearah meta dan reza yang bernyayi namun saling memberikan kode, betapa hancurnya hati ka zia melihat pujaan hatinya saling memberikan kode dihadapannya, walau hatinya sakit ia tetap tersenyum dan mengeluarkann airmata , bagi mereka yang tak tau ia menangis karna terharu namun tidak, justru ia menangis karna hatinya hancur melihat kekasih namun tetap tegar dihadapan sahabatnya
" happy birthday to you " sahut mereka setelah brrhenti bernyanyi " make a wish dulu beps" kata anya membawakan kue tart.
zia mulai memejamkan matanya, berdoa dan memberikan harapan namun bukan berdoa untuk dirinya justru ia meminta kuat dan tegar menghadapi jam selanjutnya bersama kawan kawannya. kalung yang dibuat temannya dari kertas warna pun ia kenakan serta bulu bulu yang dibuat menjadi kalung ia kenakan bahkan topi ultah zia pakai,
setelah make a wish , zia ingin meniup kue namun ia tunda ia menarik nafas terlebih dahulu kemudian ia dekatkan jarinya pada sumbu lilin ia mulai mematikan lilin itu menggunakan ibu jari dan jari telunjuk yang ia rapatkan saat mengenai sumbu.
" yeyyyyyyy"
" happy birthday bestie " siska
"Happy for you zia" keysha
" happy birthday " angga
" happy birthday " meta
semua berpelukkan mengucapkan ulangtahun pada ka zia, tiba saatnya reza maju mengungkapkan selamat ulang tahun pads zia dan itu membuat zia semakin skait hati mengingat hubungan meta dan reza. "happy birthday sayang, loveyou so much and wish you all the best , " sahut eza mencium kening ka zia.
belum sempat mencium kening ka zia, zia sudah lebih dulu memundurkan kepalanya dan ia berpura pura ke anya mencolek kue tart. " enak ay beli dimana " sahut ka zia berbicara pada anya dan itu membuat anya terpukau atas sikap zia yang menghindar dari reza.
" ada apa tumben zia menghindar " gumam anya dalam hati
" yanggg" panggil reza
" silahkan minum dulu gaess, aku taro ini ke mereka ya" ucap zia ia membawa kue tart untuk dipotong bersama mamahnya.karna temannya membawa 3 kue untuk itu yang 2 ia membawa ke keluarganya.
__ADS_1
"okee " sahut mereka.
**
" mah ini tolong dipotong buat kita dan ponakan zia " kata zia memberikan kue pada mamahnya.
" jangan mau dicium nak " ucap mamah yang sejak tadi memantau anaknya.
" ia mah tenang aja " kata ka zia.
" de sudah kaka pesankan makanan untuk temanmu , nanti kalau sudah ada di depan panggil kaka ya " ucap kakia memotong kue satunya.
" makasih kak " ucak ka zia memeluk zia serta delia.
" oh ya A fikri ada yang tergila gila sama Aa hahaha" sahut ka zia sambil tertawa
fikri tak merespon ia fokus pada mata delia yang menatapnya , fikri pun membawa delia kepelukkannya dan memberikan ciuman dikening.
" bilang ini sudah mewakilkan segalanya" kata fikri mencium kening delia
" aihh so sweet " sahut ka zia
" secepatnya Aa nikahkan kamu dengan haikal mau ? "tanya fikri
" nanti aku pikirkan untuk saat ini aku ingin fokus kuliah"
Ka zia pun kembali berkumpul dengan teman temannya, " nanti gue nginep ya zia " tanya anya yang ingin tahu apa yang ditutupi sahabatnya
" okeh tapi ada adik dan adik ipar gue , jangan pakai pakaian terbuka ya " kata ka zia mengingatkan akan delia fikri.
" jadi laki laki ganteng itu suaminya adik lu " tanya anya sedikit meninggikan suaranya dan didengar oleh sahabat serta keluarga zia.
" ia dia suaminya adik gue , "
" Ganteng bangettt " sahut siska.
" peaaa laki orang wohhh" sahut angga menyumpal mulut siska. mereka asik bersama tanpa memperdulikan reza dan meta.
MISI PAKET(teriak kang paket)
" kak pakettt " teriak zia , kia pun menghampiri tukang paket yang sebenarnya makanan online.
" mana paket zia orang makanan , suruh temanmu.makan nih " kata ka zia membawa makanan kedalam dan tanpa lama makanan sudah tersaji di atas meja makan , semua sahabat termasuk kekasih ka zia makan bersama.
singkat cerita mereka sudah makan malam dan hari makin larut dan disini lah, dihadapan keluarga menjadi moment yang tepat untuk zia mengatakan
" ekhmmm mumpung lagi makan nih, ada yang ingin aku sampaikan " sahut ka zia menatap sekilas reza dan menatap keluarganya meminta izin.
" Apa zia "
" aku ingin menyampaikan ada yang ingin aku sampaikan sama reza , terimakasih buat beberapa tahun ini, terimakasih buat cerita indah dan beberapa kado yang diberikan, aku sadar kalau aku bukan wanita yang baik untukmu, dan bukan pula wanita yang kamu inginkan , tapi disini aku beruntung bisa menjadi teman spesial kamu selama 3 tahun ini, karna dihari spesial aku dan kamu sangat spesial dihidupku aku mau mengucapksn banyak terimakasih , Selama apapun aku menjagamu jika kamu tak ingin bersamaku mau bagaimanapun pasti tidak akan sejalan, rasanya banyak yang ingin aku katakakan padamu za, tapi tidak cukup waktunya karna hari sudah malam , maaff untuk hal yang mungkin aku pernh salah , zaaaa, aku ingin kita akhiri hubungan ini dan aku ingin kita putus, terimakasih untuk semua hal , karna untuk apa bersama jika salah satu dari kita membuka hatii untuk orang lain. jika berjodoh kita akan dipersatukan dalam lebih baik dan aku harap dapat berteman dengan baik setelah ini" jelas ka zia dengan senyum anggunnya.
" tspi...ziaa" sahut gugup rezaa ia tak menyangka ini moment terakhir menjadi keksih zia , sbeenarnya reza ingin memutuskan hubungan dengan zia tapi zia lebih dulu yang mengakhiri
" Aku minta maaf tapi aku akhiri hubungan ini, kita putus " kata ka zia " dan meta selamat ya semoga kamu bahagia " sahut ka zia mengeluarkan foto bukti meta dan reza berjalan bersama dan merangkul.
" gila men pengkhianat" ucap angga langsung tak menyangka ia ingin menonjok namun ditahan oleh para ciwi ciwi yang sebenarnya tak kuat menahan emosi angga, hingga bang erik maju dan fikri menahan agar tak riuh.. mereka pun dibubarkan oleh mamah , " kalian semua pulang yaaa " pinta mamah.
" eza tante minta maaf tapi inilah yang terbaik untuk kalian " kata mamah disaat sudah berada dihalaman rumah.
" anya menginap tante " sahut anya dan diangguki oleh mamah.
foto itu zia cuci ia menitipkan pada kakia , dan kia pun baru tau untuk apa foto itu di cuci.
__ADS_1