Kekasih Idaman

Kekasih Idaman
kasus salsa 2


__ADS_3

Perkataan abah membuat semuanya menoleh tapi bukan abah namanya jika tidak ada maksud dan tujuannya.


" Abahhh" ucap bunda dan mba wulan.


"keputusan pengadilan menerangkan bahwa Alisyah hak asuhnya jatuh ke tangan fikri, sampai kapan pun kamu adalah ibu kandungnya alisyah tapi tidak bisa membawa alisyah tanpa seizin fikri bukankah itu sudah menjadi keputusanmu di pengadilan dan kamu sendiri lah yang berkata bahwa tidak ingin mengasuh alisyah bahkan tak menganggapnya putrimu, dan saya tidak mengizinkan alisyah diasuh sebab kamu sendiri yangs sudah menandatangani surat yang kamu buat, tapi kamu boleh bertemu dengannya seizin pihak keluarga ini, dan untuk masalah kamu memfitnah anak saya , maaf adalah maaf namun hukum tetap berjalan " sahut abah dan langsung memberi isyarat pada fikri.


" untuk ibu, ibu bisa mempertanggung jawabkannya nanti kepada pihak berwajib , lain kali bertindak lah dengan baik jangn sampai merugikan orang lain dan merugikan diri sendiri , tidak ada yang instan jika ingin sukes kaya raya , rezeki itu sudah diatur sama Allah masing masing jadi belajarlah bersyukur dan tidak mempunyai penyakit hati jika kita tidak mempunyai penyakit hati hasad dengki iri maka hidup kita akan bahagia. " jelas fikri.


" salsa adalah adik saya satu satunya , ia harus melewati beban hidup yang berat ia mendapatkan fitnah yang luar biasa yang mengguncang mentalnya, padahl ia tidak mengetahui apapun, bagi seorang Abang melihat adiknya difitnah apa tidak marah? apa tidak tersingggung? hanya karna penyakit hatiii membuat orang yang tidak tau apa apa menjadi korbannya?? saya harap dengan kejadiaan ini dapat berpikir kembali dan dapat berhati hati dalam berteman." lanjutnya lagi..


" tolong jangan masukkan saya ke penjara saya tidak mauuu ustad kyaii bunyaii saya mohonnn" pinta ibu andri dengan lirih sedangkan andri sendiri ia bungkam karna hal seperti inilah yang akan ia alami nantinya dan itu benar.


" bu salah sendiri makannya kalau ada orang yang nyuruh gak bener jangan diikutinn! kan seperti ini jadinya ibu ibu juga yang merasakan!! sesuai dengan apa yang telah ibu ambi bahwa mengambil kebahagiaan orang lain untuk kepentingan pribadi itu ada konsekuensinya dan itu ibu harus tanggung jawab" cercah wulan yang sejak tadi bungkam.


" lo juga jadi laki laki kenapa diem aja ? "tanya nya lagi..


" Dan lo mbaa indah, nama tak sesuai akhlak " cercah wulan yang kepalang kesal paslnya ia yang mengurusi alisyah dan seenak jidat mau diambil.


" mba wulan " panggil mereka mengingat wulan sudah keterlaluan padahal apa yang dikatakan wulan benar namun bagi keluarga abah hal seperti itu tak pantas diutarakan.


" heh denger ya , setelah apa yang lo lakukan pada keluarga ini terus dengan seenak hati menginjak kaki kesini? engg malu? datang datang mau mengambil alisyah yang dulu lo buang bagaikan sampah!!, dan sekarang datang membawa masalah memfitnah adik saya apakah anda sehat mba indah yang terhormat ?" hardik wulan tanpa mengidahkan panggilan merka. wulan mulutnya pedas sama dengan bibi nadia jika ia marah.


" saya ibu kandungnyaa mba apakah anda lupa ? " sahut indah yang tak malu dilihat banyak orang.


" oh saya tidak lupa tapi saya melupakan kalau anda adalah ibu kandungnya karna yang saya tau seorang ibu tidak akan pernah tega menelantarkan anaknya , membuangnya layaknya sampah, bahkan meninggalkannya , yang lebih parah seorang ibu tidak akan pernh tega tidak mengakui anaknya, seorang istri menemani susah senangnya suami bukan memilih tidur dengan laki laki lain bahkan meninggalkan suami disaat nol lalu ingin kembali disaat ia berjaya ? apakah anda sehat nyonyah ?" cercah wulan habis habisan ia tidak peduli karna sejak sidang indah menghilang jadi mba wulan tidak bisa mengutarakan isi hatinya.


" yang hanya alisyah tau ibu kandungnya adalah mba wulan dan bunda " sahut bunda tiba tiba.


" Sudah cukupppp!! " tegas abah dan fikri yang tidak ingin keributann...


" mba indah kenapa mba tega sama salsa , salsa salah apa sama mbaa, salsa ga pernh ada salah mbaa kenapa mba tega bikin seperti iniii hiksss" ucap salsa yang sejak tadi menyimak akar permaslaahan.

__ADS_1


" a fikri tolong masukkan ia kedalam penjara salsa gamauuuu liat dia lagiii aa abahhh tolonggggg" lanjutnya menangis dalam pelukkan wulan.


" aku hanya ingin alisyah kembali "


" Mba indah dengarkan saya " kata delia yang membuka suara, ia sejak tadi menyimak percakapan dan permasalahan kini ia berinisatif turun tangan karna ia sudah mengetahui permasalahnnya.


" jangan ikut campur " tegas indah dan dibalas oleh gadis berhijab hitam dengn abaya hitam itupun dengan elegan namun memiliki jiwa muslimah. sedangkan fikri ia menunggu apa yang ingin dikatakan istrinya itu.


" saya tidak ingin ikut campur tapi saya hanya ingin meluruskan soal alisyah mba, karna bagiamana pun mba adalah ibu kandungnya, dan saya tidak akan merebut posisi itu karna sampai kapan pun saya tidak akan pernah bisa mendapatkan posisi itu untuk menggeser mba jadi mba gausah khawatir soal itu , tapi disini Adalah Aa fikri yaitu suami saya mantan suami mba , apapun yang bersangkutan dengan suami saya itu sudah pasti saya berhak tau , saya tidak bisa menggeser posisi mba di alisyah tapi saya bisa menggeser posisi mba dalam suami saya, saya hanya menjalankan sebagai seorang istri yang berbakti pada suaminya dan saya menikah dengan seorang duda maka saya berhak mencintai merawat menjaga anaknya, walau status ibu kandung tidak saya dapat namun peran ibu kandung lah saya mendapatkannya , saya seorang ibu yang mana ingin memberikan yang tidak bisa alisyah dapatkan dari ibu kandungnya yaitu cinta dan kasih sayang yang tulus " kata delia dengan lembut namun membuat hati siapapun yang mendengarnya tersentil.


" delia yaallah keren bangett" gumam mba wulan dalam hati.


" loh bukan siapa siapa jadi diem aja deh "


"saya memang bukan siapa siapa mba tapii mbaa adalah ibunya alisyah bukan kah seperti itu mba?? " tanya delia lagi.


Belum sempat indah menjawab , pak polisi lebih dahulu datang membuat wanita itu kalang kabutt.


" Selamat malam pak " ucap pak polisi


" saya kesini mohon izin membawa indah dan keluarga andri untuk menjalankan pemeriksaan lebih lanjut kekantor polisi "


" oh iya baiklah silahkan pak " jawab fikri mempersilahkan pak polisi masuk


polisi pun memborgol mereka, keluarga andir tak melawan ia sudah terima nasib konekuensinya ia pun dibawa kedalam mobil polisi. sedangkan indah ia meminta dilepaskan sambil berteriak tak terima dirinya di penjara.


" heh deliaa ingat ya sampe kapanpun lo ga bisa ngambil alisyah dari gue gue ibunya , , lepasin gakkk " teriak indah.


" Fikri lepasin guee, abah bundaa lepasinnnn" lanjutnya lagi


" Alisyahhhhhhh ini mamah lisyahhhhh nakkk Alisyahhhhhh" teriak indah dan polisi pun membawa indah kedalam mobil.

__ADS_1


" maafkan kami indah tapi kamu harus menjalankan tanggung jawab kamu, kami sudah memafkan tapi hukuman tetaplah hukuman karna negara kita negara hukum." kata abah.


" Terimakasih pak atas kerja samanya saya mohon undur diri , dan saya minta saksi untuk ikut kami ke kantor polisi " pinta pak polisi.


" biar saya saja " ucap firki.


" abah dan anton temani ya nak " jawab bunda dan mereka pun setuju. ia pun berangkat menggunakan mobil fikri yang terparkir di halaman karna ingin masuk kedalam garasi terhalang mobil indah .


****


Setelah kegaduhan kini rumah menjadi sunyi dan gerah terlebih wulan yang setengah matii menahan amarahnya.


" Keren banget sih teh lia bisa bicara kaya gitu" colek syifa yang tengah kagum pada kaka iparnya itu.


" iya ko bisa sih bicara seperti itu nak " tanya bunda yang kini ikut kagum


" maafin delia ya bun kalau delia salah sudah bicara seperti itu " lirihnya


" engga salah nak malah betul"


" Delia pusing bun, . bicaranya mantan suami a fikri kemana mana dan delia sudah nangkep kalau ia takut alisyah delia ambil dan tadi delia kepalanya pusing mendengar debat dan langsung delia katakan itu murni tanpa rencana ingin mengatakan hal seperti itu bunn" jawab deliaa sambil menyandarkan keplanya dibahu bunda.


" YaAllah maafkan kami ya nak yang tidak pekaa" kata bunda sambil menyium kepala delia.


" gapapa bunda " kata delia.


" Alhamdulillah yaallah selesai juga permaslahan keluarga kami " gumam delia dalam hati.


" oh ya teh anak nya cewe apa cowo nih " tanya mba wulan yang penasaran.


" eummm apa yaa ? "

__ADS_1


" teteh belum tau apa jenis kelaminnya soalnya ia ditutupin sama kakinya mba " lanjutnya sambil mengelus perutt.


" gapapa mau laki laki atau perempuan yang penting sehat , ibunya sehat, dan maafin kita ya nak sudah bikin kamu keguncang" ucap bunda mengelus perut delia.


__ADS_2