
" Nak istrimu bawa uang " tanya bunda pada fikri yang memikirkan delia.
" Bawa bun, bawa ponsel juga ini fikri lagi chat dengannya "
" Nak bilangin abah pesen kue pukis sepertinya enak menunggu makanan tersaji kita ngopi atau teh. " ucap abah yang menginginkan kue pukis.
" Abah kebetulan sehati dengan fikri fikri baru saja minta dibelikan kue pukis " ucap fikri.
" Anak dengan abah memang samanya "
" Bunda bisa aja "
" Oh iyah abah bunda rencananya besok fikri akan menginap dirumah mamah farida"
" Lohh kenapa nak apa mereka sakit "
" Tidak mah fikri hanya ingin ke rumah mamah farida dan paph reno bagaimanapun mereka orang tua fikri juga jadi setelah delia pulang kita akan ke pesantren lalu bersiap siap untuk kedepok"
" Ohh yasudah bunda kira apa "
" Yaudah gapapa nak sampaikan salam abah untuk pak reno "
" Pasti abah "
Saat asik berjalan dan melihat lihat banyaknya makanan serta pakaian maupun perabotan rumah tangga tersusun rapih dan banyak pula orang orang yang ramai berkunjung, saat ingin memilih pakaian untuk alisyah terasa getar tas delia ia pun memutuskan untuk mencari tempat duduk di sebuah taman. drttttdrtttttt
" Abi " gumam delia sambil melihat pesan masuk.
" Teh Syifa salsa kita cari tempat duduk dulu yuu ini ada pesan dari Aa" lanjut delia sambil berbicara pada adik dan kaka iparnya.
" Oh yasudah ayu teh " ucap syifa yang menarik tangan delia dengan lembut untuk duduk tak jauh dari mereka berdiri ada kursi taman yang kosong.
" Huftttt akhirnya ketemu kursi juga " ucap syifa yang langsung duduk diikuti delia dan salsa
" Maaf ya teh "
" Gapapa santai aja "
Delia pun membuka ponselnya dan membuka pesan masuk dari sang suami. syifa pun bermain ponsel juga untuk foto selfie bersama salsa.
...@\*\*suamikuâ¤...
sayang, maafin aku ya ganggu kamu dengan adik adikku,aku boleh minta tolong sama kamu? tolong belikan kue pukis ya kalau ada disana tapi kalau tidak ada jangan kamu cari jauh jauh ya. sayang kamu loveyouđ\*\*
^^^@\*\*istrikuâ¤^^^
^^^baiklah sayangg nanti aku carikan untukmu, loveyoutoođ\*\*^^^
__ADS_1
@\*\*suamikuâ¤
Sayang abah juga nitip đ
^^^@istrikuâ¤^^^
^^^aku sudah membelikannya untuk kita semua sayang\*\*,^^^
itulah inti pesan mereka dan fikri tidak membalasnya hanya membacanya saja karna fikri memberikan waktu untuk adik adiknya jalan bersama istrinya.
saat asik bermain ponsel syifa izin membeli minuman kepada delia dan salsa. " Teh delia aku mau beli minuman dulu ya teteh tunggu sini atau mau ikut " tanya salsa
" Aku disini aja ya teh, " ucap delia yang ingin sekali duduk melurskan kaki.
" Baiklah, salsa jagain teteh delia ya jangan sampe kamu tinggalin" perintah syifa yang langsung berlalu membeli minuman tak jauh dari mereka duduk.
" Teh aku boleh pinjam uang ? " tanya salsa saat syifa benar benar sudah jauh darinya.
" Hmm Boleh kamu mau pinjam berapa? " jawab delia.
" Tapi jangan bilang sama Aa ya teh atau yang lainnya soalnya aku engga enak sama mereka " ucap salsa yang kini khawatir akan delia.
" Pinjam 500 ribu ada engga teh? "
" Ada " ucap delia yang langsung mengeluarkan dompet nya.
" Alhamdulillah teteh baik aku pasti akan menggantikan nya teh " sahut salsa.
Sebenarnya salsa mempunyai uang belum lama dikasih jatah perbulan oleh fikri karna syifa maupun salsa masih tanggung jawabnya namun entahlah salsa untuk apa uang pinjamannya.
" Santai aja kalau teteh ada pasti akan teteh kasih kalau tidak ada ya engga ada " jawab delia sambil memeberikan uang 500 ribu pada salsa.
" Terimakasih banyak teh, janji ya teh jangan bilang sama yang lain soalnya uang aku ilang 200 ribu teh ini buat pegangan aku sekolah yang mau lulus sebentar lagi pasti banyak keperluan ini itu teh "
" Yaallah yaudah salsa simpan uang itu baik baik yaa jangan sampai hilang lagi, Kalau untuk sekolah yasudah gaush di ganti ya de teteh ikhlas " ucap delia terkejut dan merasa iba karna adik iparnya kehilangan uang.
" Yaallah teteh terimakasih banyak "
__ADS_1
" Sama sama " merka pun berpelukan terlebih delia yang saat ini merasa teriris hatinya.
"Ada apa nih " sahut syifa yang baru saja bergabung membawakan delia dan salsa minuman.
" Tidak ada apa apa teh wahhh terimakasih " ucap delia.
" Sama sama tehh, yasudah ayo atuh pulang " ucap syifa.
" Temani aku beli kue pukis yu Aa dan abah ingin makan kue itu " sahut delia yang langsung bangkit
" Ayoo boleh " mereka pun mencari tukang kue pukis.
Tak lama kemudian merka bertemu penjual kue pukis, merekapun menghampiri penjual sambil bertanya " punten, upami pukis eta sabaraha hargana kang " tanya syifa pada penjual kebetulan delia tidak bisa bahasa Sunda jadi syifa yang menanyakan pada penjualnya.
" Ieu dalapan rebu "
" enya atuh ieu artosna " ucap syifa yang memberikan uang 100 ribu mereka membeli 10 bungkus kue pukis.
" Kembaliannya buat akang saja nuhun nya kang " ucap syifa yang mengambil bungkusan kue..
" Sami Sami neng "
Mereka pun melanjutkan perjalanan sambil arah pulang tak jarang mereka mampir ke penjual baju tak lupa delia membelikan baju untuk alisyah dan mainan serta delia mentraktir salsa syifa apapun yang mereka inginkan. Dan delia juga membelikan untuk bunda mba wulan dan lainnya. walau jajanan kaki 5 delia tetap menyukainya.
" Terimakasih banyak ya teh delia "
" Sama sama teh "
" Naik taxi online yuu"
" Hayooo "
Mereka memesan taxi online untuk pulang karna kaki mereka sudah tidak sanggup lagi terlebih belanjaan mereka yang banyak. Niat tidak berbelanja namun wanita sudah kalap kalau sedang jalan.. tanpa lama taxi yang dipesan pun tiba mereka langsung naik dengan salsa didepan dan syifa delia di belakang.
" Sesuai aplikasi ya kang" ucap salsa. .
__ADS_1
" Nyaa neng"