
Ting..Tingg..(bunyi nada pesan masuk)
@GrupupanjangduksiD'kz_daily
" Assalammualaikum, izin memberikan info teman teman ada pesenan baju 1000 pcs untuk pesantren, bagaimana kak bisa ? "
begitulah isi pesan dari salah satu karyawan usaha milik keluarga Alm pak reno, ia mengirimkan gambar kepada grup kalau ada yang pesan sekitar 1000 pcs baju khusus untuk pesantren dari luar daerah. hal itu membuat semuanya mengomentari grup mengucapkan Alhamdulillah.
Delia pun terbangun dari tidurnya, ia melihat kearah sisi kanan rupanya anak gadis nan cantik yang selalu cemburu tengah tertidur lelap. begitupun dengan sang suami yang berlomba tidur dengan anak anaknya. karna ia terbangun dari tidurnya karna ponsel yang berbunyi delia pun dengan sigap mengambil ponselnya yang berada di atas nakas disamping ia berbaring.
" Waalaikummusaalam warahmatullahi wabarakatuh, Alhamdulillah ya Allah atas nikmatmu, ini rezeki untuk kita semua, Stok gudang ada baju apa saja ?" balas delia mengomentari gambar yang dikirimkan salah satu karyawan.
" Izin komen bu, Abaya jetblack premium sold out "
" 1000 pcs abaya jetblack, 1000 pcs koko "
" Ma syaa Allah tabarakallah, baiklah teman teman ini rezeki untuk kita semua datangnya dari Allah, untuk itu kita harus bersyukur dengan cara mengucapkan Alhamdulillah serta melakukannya dengan cara yang baik yaitu membuatnya dengan keikhlasan, jangan sampai ada yang mengecewakan, jazakillah khair untuk kalian semuaa " begitulah balasan delia , bersama dengan itu zul pun menangis.
owekkkk.owekkkkk..owekkk.(author gatau tulisannya).
"ia ia sayang sebentar" kata delia ia meletakkan ponselnya dan berusaha untuk bangun dari tidurnya, karna delia main ponsel sambil tiduran, fikri pun terbangun karna suara zul ia langsung loncat bergerak cepat ketempat putranya dengan nyawa yang belum kumpul.
owekkk....owekkkk..owekkk..
" Sayangnya abii haus yaaa, zayyan haus nakk..cup.cup.cup" kata fikri ia mengangkat putranya yang ternyata pipis, fikri dengan telaten membersihkan dan menggantikan popok dan celana zayyan.
" umi tolong ambilkan abi celana zayyan" kata fikri ia pun menoleh melihat delia yang keluar dari kamar mandi. " habis apa ?"
" aku tadi ponselnya bunyi bi, terus buka dan ternyata dari karyawan produksi disini ada yang pesan 1000 abaya dan 1000 koko untuk pesantren katanya , terus umi ke kamar mandi cuci tangan karna habis pegang ponsel" kata delia ia pun mengambil celana zul yang sudah ada dalam lemari jati khusus bayi tinggal ia tarik.
" Abi sudah cuci tangan ?"
" tadi pakai tisue basah " jawab fikri ia memakaikan zul celana panjang sebelumnya ia pakaikan pempers tak lama kemudian zul sudah rapih, fikri pun menggendong zul membawanya kepada delia untuk diberi asi.
owekk..owekkkk..oweekkk
" cupp..cupp.cupp zul haus yaaa, " kata delia saat zul sudah dalam gendongannya, fikri pun membantu delia memberikan asi pada zul. Fikri yang sudah ahli dalam mengurusi bayi ia pun mengajarkan delia bagaimana cara menyusui pada bayi. " kamu ko tau abi"kata delia ia terheran dengan suaminya padahal yang ibunya adalah delia tapi yang lebih tau fikri.
" Aku kan sudah mengerti bagaimana mengurus bayi sayangg, yaudah kamu pegang seperti ini aku mau mengganti popok zayyan" kata fikri ia pun bangkit meninggalkan delia berganti menuju lemari mengambil popok serta selimut hangat putranya. ia juga mengambil ember khusus pakaian zul untuk meletakkan pakaian kotor sang putra yang tidak ia campurkan dengan pakaian mereka. setelah meletakkan pakaian kotor ia juga memasang kembali popok dan selimutnya menggantinya dengan yang bersih
Terimakasih yaAllah engkau hadirkan suami sebagai pelengkap hidupku, tiada yang dapat kami ungkapkan selain rasa syukur kepadamu, Ma Syaa Allah sungguh indah ciptaanmu ya Allah aku jatuh cinta dengan caranya. kata delia ia mengamati setiap tindakan suaminya.
" Selesai " kata fikri ia menghampiri delia yang duduk di sofa, ia duduk disebelah sang istri yang sedang memberikan asi kepada Zayyan putranya.
" Abii" ucap delia.
__ADS_1
" Terimakasih engkau sudah mau melakukkan hal seperti ini, bahkan abi yang lebih cekattan membantu umi, maafin umi belum bisa jadi ibu yang baik untuk alisyah, zayyan, serta menjadi istri abi , maaf umi mempunyai banyak kekurangan yang mana abi selalu sabar menghadapi tingkah umi yang terkadang membuat abi mengelus dada, abi ga pernah marah tapi umi selalu mencari masalah, maafin umi yang masih suka meminta main jalan jalan atau liburan, umi masih anak anak jauh dari kata keibuan, maafin umi, maaaf" lirih delia ia menangis dengan menyusui zayyan ia menatap suami yang sejak ia memangggil menoleh kearahnya.
Fikri hanya bisa mengusap air mata istrinya, lagi dan lagi ia membuat istrinya menangis.
" Abi marah ?" tanya delia saat suaminya hanya diam.
" Abi gamarah"
" kenapa ?"
" selesaikan dahulu menyusui Zayyan umi, nanti abi katakan" jawab fikri. mengusap lembut kepala delia yang tak berbalut hijab, tak lama kemudian zul pun terlepas dari asinya dan fikri ia membersihkan pipi zul dengan tangannya dan ia meletakkan kembali zul dalam box tempat tidurnya.
Sambil menunggu azan subuh delia dan fikri duduk berdua di sofa yang berada dikamarnya sambil menatap kedua buah hatinya. delia menyandarkan kepalanya pada bahu suami dan fikri mengusap lembut kepala delia.
" Umi , umi ingin tau jawaban dari semua yang umi tanyakan ? tanya fikri dan delia mengangguk.
" Umi bukan umi ga bisa tapi belum terbiasa, nanti lama kelamaan akan bisa ko mi, sudah seharusnya suami istri saling membantu, suami kepala keluarga mencari nafkah tidak ada salahnya membantu sang istri, toh kalau dinominalkan gaji suami tidak ada apa apa nya dengan gajih sang istri, umi bisa bayangkan berapa jumlahnya, kalau dibilang lelah semua orang pasti merasakan lelah karna didunia ini tempatnya lelah, umi ga pernah salah, lagi pula sudah seharusnya abi menerima segala sesuatu yang ada pada umi, karna sejak ijab qobul berlangsung semua sudah abi terima umi, jadi jangan pernah merasa umi gimana gimana, yang paling buat abi bahagia ialah menikah dengan umi. abi juga mau berterima kasih sama umi karna sudah mau menikah dengan abi dan mencintai anak abi" jawab fikri.
" Aa..abiiii terimakasih, sudah seharusnya menikah dengan duda itu mencintai dan menyayangi anaknya bukan hanya bapanya saja" ucap delia memeluk suaminya.
" sama sama..oh ya umi abi ingin mengatakan sesuatu pada umii ?"
" Ada apa bi ?"
" beberapa waktu lalu abah menyampaikan ada wanita dengan keluarganya datang kerumah abah, ia meminta menikahi putrinya dengan abi, untunggnya abi engga berada di rumah abah umi, tapi umi gausah khawatir karna abah sudah bilang kalau abi tidak akan menikahi wanita itu" kata fikri menggenggam erat tangan delia.
" saudara suaminya bibi nadia, abi tak ada niatan untuk menikah mi, mau cari wanita seperti apalagi kalau semua ada pada umi ?"
" apa abi pernah bertemu?"
" engga kayanya mi, setau abi ga pernah tapi abi kurang tau kalau dia pernah bertemu abi atau engga, soalnya kan kalau ada acara ga mungkin abi menjumpai satu satu dan lagi pula abi gatau kalau dia hadir misalkan. " sahut fikri mencoba mengingat ingat.
" umi percaya abi"
" umi gamarah ?"
" gak bi,umi ga marah, wanita seperti apa yang bisa membuat suamiku ini berpaling ke wanita lain ? " jawab delia membuat fikri tertawa
" hahahahha"
" ihh kenapa ?"
" wanita sepeeti apa ? ya jelas cantik, rambut panjang, keibuan, dia udah melahirkan anak laki laki, bodynya baguss..terus..
" terus apa ? siapa yang abi maksud ? wanita siapa ?
__ADS_1
" wanitanya yaitu kamu, berpalingnya ya ke kamu lagi kamu lagi..ga ada yang bisa membuat aku mengubah keputusanku karna mencintai itu hanya untuk satu wanita. hati itu bukan makanan yang hanya dibagi bagi," jawab fikri.
" tapi aku udah melar loh habis melahirkan mana bagus tubuh aku bi " lirih delia.
" bagus mi, atuh mau kamu gimana tetep cantik dan bagus dimata abi, abi menikah bukan karna nafsu tapi karna ingin menyempurnakan agama dan niat ibadah"
" jadiii abi ga nafsu sama umi " tanya delia dengan polosnya.
" Sabar fikri sabar istrmu naik turun moodnya " kata fikri dalam hati
" nafsu mi, abi ini normal, abi ini laki laki tapi abi nafsunya hanya sama umi, kalau umi udah lepas masa nifas siap abi mah ayoo gass, kalau sekarang gak lagi haram udah abi buat adiknya zayyan" kata fikri dengan gemas.
" jadi ngeri deket abiii " sahut delia mencoba bangkit namun ditarik fikri hingga ia berada dipangkuan suami.
" Sakit biii"
" maaf maaf abisnya gemesssss, temenin abi nyuci pakaian zayyan yu udah mau subuh" kata fikri ia pun mengajak sang istri untuk menyuci baju zayyan.
" masih pagi bi, "
" ya entar aja nyucinya, pijitin kepala abi mi" kata fikri
" dasarrrr"
*****
Zul dan delia sudah berada di ruang keluarga yang menembus ke gazebo , ia menanti matahari pagi untuk mereka menjemur zul.sedangkan fikri ia menjemur pakaian zul yang tadi subuh ia cuci beserta pakaian delia.
" suami kamu kemana de ?
" lagi jemur pakaian "
" rajin bangettttt punya suami kaya gitu" celetuk kakia menyindir bang erik.
" nyindir terosssss, "
" ga nyindir kan ngomong di depan "
" aih malah ribut, kak itu pesenan baju 2000 sudah ada stok bahannya ? "sahut delia menengahi suami istri.
" kakamu tuh " celetuk bang erik.
" udah, nanti mau kesana juga de"
Zayyan panggilan fikri ke zull ya, kenapa sih thor ga di samaain? ya gapapa suka hati author hehhehe😁 MUHAMMAD ZAYYAN ZULFIKAR AL HABSYI 😍 wa author 0895411598246
__ADS_1
author memberikan nomor karna belum mendapatkan grup chat, , ayo semuaa bantu author untuk mendapatkan grup chat