
Selama perjalanan menuju kota bandung keluarga delia tak merasa bahagia bukan karna tak ingin mengunjungi adiknya namun mereka memikirkan sikap seperti apa yang dapat mereka tunjukkan ke deliaa mengingat kondisinya saat ini dan ia memikirkan kondisi papah ,,tak mungkin ia senang dan tak mungkin mereka bersedih,kalau soal menyangkut perasaan kompak mereka menunjukkan apa yang dirasakann terkecuali deliaaa ia gadis yang tak pernah mengeluh .
Saat ini mereka sudah memasukki kota bandung namun untuk sampai di kediaman besannya butuh waktu, Alhamdulillah begitulah ucapan mereka saat mobil memasuki kota bandung melewati gedung sate ,, pastinya setiap mereka ke bandung rumah sang tante yang selalu mereka kunjungi di awal atau akhir perjalanan.
" Nanti kita disana jangan nangis ya depan delia kak ,,zia gamau aja nambah delia nangis itu gabagus buat kehamillannya " ucap ka zia yang mengarahkan kepalanya meminta penjelasan pada keluarganya.
" Yaaa iya dee tapi kalau kata ka kia wajar kita sedih diawal karna udah lama ga jumpa adik pasti ada momen haruuu, masa iya kita jumpa ketawa tawa aihhh yang bener aja kamu dee " jawab kakia sambil menggelengkan kepalanya , oh yaa mereka menggunakan baju gamis brand delia's_Kz Yang kini tengah naik daun ..
" Bener kata kakia tapi betul juga apa kata ka zia " sahut erik menengahkan keadaan.
" Kak lebih baik kitaaa buat delia happy " ucap papah yang sejak tadi menyimak obrolan anak anaknya .
kakia maupun ka zia sudah mengerti apa yang dikatakan papah ia pun memikirkan hal apa yang membuat adiknya happy .
Tanpa mereka sadari mobil mereka sudah memasukki kawasan perumahan di salah satu daerahnya, perasaan rindu kini sudahh memuncak didada ingin sekali meluapkan kerinduan.. kami pun turun dari mobil saat mobil sudah berhenti di halaman keluarga adam syarief,,mereka tau kami besannya tuan rumah tanpa mengacc kedatangan kami karna sebelumnya sudah dipesan oleh bunda " mang kalau besan kami datang ajak mereka masuk yaa " ,mang udin pun menuntun kami masuk kedalam.
Rumah yang lantainya terbuat dari marmer hitam dengan corak kami memasukinya ,bedanya dari rumah lainnya keluarga ini memiliki 2 sofa yang mana untuk laki laki dan perempuan terpisah..kami dipersilahkan duduk namun tidak ingin duduk jika tuan murah belum mengizinkan.
Tak lama kemudian bibi turun dari lantai 2 ia langsung mengambil cemilan dan minuman yang sudah ia siapkan dan diikuti abah dengan bunda dan anak anaknya terkecuali delia .
" Alhamdulillah ahlan wa sahlan besanku " ucap abah dengan ramah dirangkulnya papah reno dan papah pun melakukan hal yang sama .
" Ahlan bika "
" Silahkan duduk semuanya " ucap abah mempersilahkan duduk tanpa bicara mereka mengikuti apa yang dikatakan abah ,bunda dan mamah melakukan hal yang sama.
" Fikri sehat nak " ucap papah saat menantunya bersalaman dengan dirinya.
" Alhamdulillah sehat pahh,papah sama mamah apa kabarnya "
" Alhamdulillah baik nak ,selamat ya atas kehamilan istrimu "
" Terimakasih nak "
__ADS_1
" bu pak maaf delia kami tidak ajak menemui bapa ibu disini,,soalnya kasihan naik turun tangga ,nanti kita menemuinya dikamar nya langsung saja "
" ya buu nanti kita kesana "
" Pah mahh fikri duluan keatas yaa kasihan deliaaa sendirian" pamit fikri pada mertuanya dan kemudian pada orangtuanya.
" Yaa nakk "
Fikri pun berlalu kemarnya sedangkan bibi ia baru saja menyiapkan hidangan jamuan untuk tamuu disusunya diatas meja.
****
" Sayangggg heyy ko nangiss " ucap fikri yang mencoba menenangkan sang istrii.
" sayang jangaan nangiss,,, aku minta maaf ya miiii " lirih fikri dihapusnya airmata wanita yang ia cintaiii.
" abiii ummi kangenn sama papah mamah ko belum sampe ya " tangis delia sudah tidak bisa dibendung lagiii..ia rindu kedua orang tuanya.
" tapi kenapa ga istirahat dirumahh ini aja biii ?? aku kangenn bii " lirih deliaaa dipelukan suaminya.
" Cuppp udah mii jangan nangisss yaaa..kasihsn dedenyaa " ucap fikri membalas pelukkan delia diusapnya kepala istrinya itu menggunakan tangan kanan sedangkan tangan kiri ia melangsungkan panggilan telpon dengan mba wulan yang sebelumnya sudah ia rencanakan bersama.
##
" Mba nanti kalau keluarga delia sudsh datang kalau aku suruh mereka ke atas nanti aa telpon mba aja yaa tapi aa ga bilang.. mba pasti ngerti kan maksudnya aa " jelas fikri memastikan rencana yang ia buat.
" ya aa nanti kalau aa telpon tandanya mereka semua suruh ke atas gtu kan a ,,atuh ribet banget si aa mah ngomongnya " ucap mba wulan yang jengah dengan kelakuan Aa nya kalau udah menyangkut istrii..hilanglah wibawanya .
" pinterr makasih banyak mba ku sayang ,delia taunya sore kesininya mba "
" Yaudah sana temani istrimu "
Firki pun menemui delia kembali karna ia dan mba membicarakannya dilantai 3 .
__ADS_1
##
*****
keluarga delia maupun keluarga fikri sedang menikmati hidangan yang telah disajikan ,mereka semua sudah diberitahukan oleh mba wulan sesuai arahan fikri,,sebenarnya banyak yang tak setuju dengan ide itu namun ia lakukan demi melihat delia happy walau tak seharusnya seperti itu namun karna waktu kedatangan mereka lebih cepat dari perkiraan dan firki ingin istrinya happy ia pun membuat kejutan.
" Tapi nak kenapa ga langsung aja kami menemui delia " tanya mamah yang sepertinya tak setuju sebab ia sudah merindukan putri kesayangannya yang sudah lama tak ia temui.
" Ibu maaf semuanya terutama bapa abah bunda kaka semua,wulan hanya mencoba memberikan kebahagiaan kepada delia ,soalnya efek kehamilan ia jadi mudah pusing terkadang melow atau bahkan bisa happy se happy happy nya ,wulan mencoba membantu a fikri karna yang delia tau keluarganya datang sore ,"
Papah Abah bunda dan lainnya hanya mengangguk mencoba memahami apa yang dikatakan wulan ,termasuk mamah yang akhirnya mengeerti dan semuanya pun setuju ..ia menunggu fikri menelponnya.
" Alhamdulillah kalau setuju ,wulan happy liatnya"
" Tehh nanti kita duet bersama yaaa " sahut ka zia yang melihat tiktok ia ingin mengajak kaka kakanya duet.
" Jangan bikin malu woyy dee ,,kita dirumah keluarga siapa ini? dan lu ngajak anaknya siapa ? sebelum lu kena sama mereka pasti papah udsh ngamuk ngamuk woy " ucap kakia dengan berbisik ditelinga zia yang berada disampingnya sambil menekankan kata kata.
" Iiiyaa yaaaa " sahut ka zia bete.. wulan pun mengerti ia pun berbisik " Nanti dilantai 3 kita main " dan itu membuat zia happy namunn
" Ga joget joget tapi ya " lanjut wulan yang membuat kazia kembali manyun ..dan membuat kakia wulan syifa tertawa bersama . saat asik tertawa suara ponsel wulan pun berdering panggilan masuk dari aa nyaa ia pun mengerti dengan cepat wulan mengangkat panggilan masuk yang secara langsung terhubung.
" Ayoo semuanya ke atas tapi jangan berisik ya " ucap wulan memberitahukan mereka namun sebelumnya sudah ia senyapkan suaranya.
" Hayooo atuhhh "
" Happy banget pasti kakak ipar "
" bismillah "
Mereka semua naik kelantai 2 tepat kekamar delia dan fikri.. dengan langkah pelan ia semua menaiki tangga tanpa ada yang berbicara seperti memberikan surprise ulang tahun.
Setelah sampai di depan pintu papah dan mamah berdiri paling depan sedangkan abah dan bunda berdiri dibelakangnya ,terlihat jelas putriku duduk diranjang sambil memeluk suaminya dengan infusan ditangan dan cairan inuf yang menggantung ,sesak dada ini melihat gadis kecil yang tengah dititipkan buah cintaa mereka. " Yaallah nak " gumam mamah dalam hati yang ingin menangis.
__ADS_1