Kekasih Idaman

Kekasih Idaman
Kamu bahagia


__ADS_3

Mobil memasuki perkarangan rumah milik keluarga Adam syarief tanpa banyak tanya dan tanpa banyak berbicara Salsa yang dalam keadaan emosi turun membanting pintu Mobil sambil berlalu masuk ke dalam rumah.


"BRAKKK "


"ASTAGFIRULLAH " gumam mereka terkejut atas Perlakuan salsa.


" Yaallah Ada apa ini " tanya fikri yang baru saja tiba mendengar bunyi yang keras berasal dari pintu mobil.


" Aa " panggil wulan.


" Masuk yu tidak enak berbicara diluar dalam keadaan berdiri" ucap abah yang diikuti keluarga lain nya masuk ke dalam.


" Bii bi ani " panggil fikri. sambil mencari bi ani.


" Mau apa A " tanya bunda.


Belum sempat fikri menjawab bi ani langsung menghampiri mereka sambil bertanya " Iyah ada apa a fikri? loh sudah pulang toh" Gumam bi ani.


" Hampura nya bi, tolong antar kan anak anak kekamarnya bi dan jangan disuruh turun jika kami belum menghampiri ya bi bibi tinggal saja yang sedang bibi kerjakan didapur bibi istirahat saja sambil menemani mereka " jelas fikri panjang lebar dan pastinya fikri sudah memikirkan yang terbaik untuk anak dan keponakannya agar tidak melihat hal yang mungkin akan terjadi mengingat wulan yang emosional.


" Oh baik atuh a kalau seperti itu bibi bawa mereka ya permisi " ucap bibi " Hayu atuh ikut bibi " Ucap bibi lagi yang mengerti akan situasi yang akan dibahas. memang keluarga mereka tidak mau anak anak ikut campur akan pembahasan orang tua. tanpa banyak tanya mereka mengikuti bibi dibelakanv.Namun tidak lama suara lembut terdengar dan membuat mereka semua menoleh.


" Abi jangan malah(marah) ya lisyah takut lisyah takut sama teh salsa lisyah gamau teh salsa marahin lisyah lagi" ucap alisyah gadis kecil yang memiliki trauma akan kejadian beberapa waktu lalu belum hilang dalam ingata nya dan harus melihat kejadian tadi tanpa mereka sadari dan itu membuat lisyah terguncang.


Perkataan lisyah mampu membuat mereka yang tidak mengetahui akan ucap an kata LAGI yang dikatakan alisyah menjadi tanda tanya dalam pikiran mereka.


" Lisyah ikut bibi dahulu ya lisyah ada abi ko lisyah jangan takut" ucap fikri yang sebenarnya bingung akan ucapan lisyah.


" Baik abi " berlalu pergi sampai hilang dalam pengelihatan mereka.

__ADS_1


" Salsa mana " tanya wulan.


" wudhu semua. ingat jangan emosi" sahut abah mengingatkan.


" Baik abah " mereka pun berlalu mengambil air wudhu agar hati tenang dan berzikir sebelum memanggil salsa untuk dibahas mengenai kejadian tadi.


@@@@


Setelah mengantarkan sahabatnya sampai gerbang dan memastikan kedua sahabatnya berlalu Delia pun berlalu masuk ke dalam rumah.


" Sayang " panggil mamah.


" Mamah " peluk mamah.


" Pelukan terus si " tegur kakia.


" Dihhhh "


" Besok ke bandung ada yang ikut " tanya mamah


" Zia deh mah kalau kiaa engga bisa mah" ucap kakia


" Loh kenapa nak "


" Nanti Kia nyusul kalau sudah rapih kasihan Erik mah yang lembur "


" Oh baiklah kalau bisa ikut ya "


" Iya mah"

__ADS_1


" Mah bukannya ada uang pelangkah ya? tanya Kia.


" Iya ka mamah lupa yaallah ka Zia kamu mau apa ka " tanya mamah yang lupa akan pelangkah.


" Gausah mah Zia ikhlas "


" Katakan sayang apa pun itu "


" Kak plis delia mohon kak " ucap delia.


" Kaka cuma mau kamu bahagia sayang walau harus kaka yang mengalah tapi kaka bahagia saya mungkin ini sudah jodohmu berbahgialah sayang " peluk delia.


" Kak delia mohon katakan, aamiin yaallah, " membalas pelukan Zia.


Saat asik berpelukan meluapkan rasa haru tentu dirasakan pula oleh mamah dan kakia yang menyaksikannya.


" AHHHH aku terharu"


"So sweet "


" Katakan kak "


" Baiklah , Kaka mau Sepatu aja de "


" Hanya itu ka? apa kaka yakin akan permintaan kaka " tanya mamah memastikan.


" Tentu mah Zia hanya ingin adik Zia bahagia mah, dan jika delia tetap di paksa delia akan meminta Sepatu ?mah "


" Ma syaa allah nak mamah terharu "

__ADS_1


__ADS_2