Kekasih Idaman

Kekasih Idaman
H-1


__ADS_3

" Sudah sudah ih tawa terus nanti ada yang nangis loh" ucap Delia kepada temannya.


" Del jangan mulai deh, " Panik nisa yang takut hal mistis dengan Delia yang peka namun tidak bisa melihat.


" Apa sih dosa ah jangan kaya gtu ya kalau kata mamah kebanyakan ketawa nanti yang ada malah nangis" tegur Delia sambil duduk disisi temannya.


"Sudah aku mau tanya besok ikut ke bandung kan? " lanjut delia.


" Ikut dong kan jadi bridesyari kita fristtime pake cadar pengap ga del " ucap Bella yang membayangkan pakai cadar.


" Engga lahh, "


" Ya udah kita pamit ya del besok kita kesini lagi"ucap Bella yang disetujui nisa.


" Oke hati hati Yaa " jawab Delia.


Mereka pun berpelukan. dan pergi meninggalkan delia dikamar.


@@@


Malam hari mereka baru pulang dari pesantren dan sudah beristirahat dan makan malam namun Kini mereka sudah tidak kuat lagi untuk berbicara karna rasa kantuk yang melanda.


" Alhamdulillah tinggal tunggu Hari H ya bun abah " ucap fikri.


" sabar ya H-2 Aa besok H-1 keluarga Delia kesini nginep di hotel ada yang di rumah tante " ucap bunda memberikan info...


"Iyah bunda kenapa engga di rumah fikri "


" Mereka tidak mau aa "


"Yasudah fikri dengan Alisyah istirahat dulu ya bunda abah semuanya" ucap fikri yang sudah lelah di tambah melihat gadis Kecilnya.


" Ayoo atuh bunda juga ingin beristirahat " shut bunda beranjanjak yang Kini diikuti mereka untuk beristirahat di Kamar masing masing ya mereka sudah tiba di rumah.


@@@


H-1


Pagi Hari dikota bandung terlihat keluarga besar Adam syarief ramai berdatangan. itu membuat rumah menjadi ramai. namun Alisyah tidak ingin berkumpul dengan teman temannya karna ia sedang bermain bersama abi yang sedari tadi sibuk menjelang pernikahannya.


" Fikri kemana " tanya ommah. ommah adalah ibu dari abah yang saat ini berusia 70tahun...


" Ada di Kamar dengan Alisyah bu " jawab bunda sambil menuntun ommah duduk.


" Panggilkan dia neng "

__ADS_1


" Aku izin panggil dulu ya ommah " pamit bunda langsung menuju kamar fikri. namun saat ingin menutup pintu bunda dikejutkan dengan adik dari abah yang menepuk pundak.


" Teh " panggil adik abah.


" Astagfirullah huh yaallah kaget " ucap bunda yang terkejut.


" Aku mau liat calonnya si fikri seperti apa "


" Yang jelas cantik dan sholeha seseuai dengan keluarga kita " ucap bunda meyakinkan.


" Awas aja kalau bukan seperti keluarga kita" Tegas adiknya abah bernama NADIA SYARIEF . dia adalah adik dari abah Adam syarief yang sudah terkenal akan sifatnya yang gila hormat bahkan berbicara tanpa pernah difikirkan.


" Sudah tenang saja ya, teteh permisi mau ke fikri dulu ya " ucap bunda yang langsung berlalu pergi.


" Cihhh itu orang ya susah diajak bicaranya" Gumam Nadia


---


TOK.. TOOK. TOKKK


" Iyah masuk " Sahut fikri dari dalam.


" Assalamualaikum " ucap bunda yang membuka pintu kamar fikri dan menutup nya kembali. tak lupa bunda mengunci pintu.


" Waalaikumsalam Ada apa bunda " tanya fikri yang aneh melihat tingkah bunda.


" Yasudah fikri kebawah ya bun bunda aku titip alisyah sedang berada di kamar mandi. " ucap fikri yang kini beranjak.


" Bunda ikut ah nak tunggu lisyah."


" Baik lah "


5 menit kemudia alisyah pun keluar tak lupa menutup pintu kamar mandi yang berada dikamar fikri.


" Nenek"


" Lisyah ayo keluar kamar kan banyak temen"


" Lisyah gamau nek lisyah mau sama abi aja "


" Sama abi kebawah ya yu "


" Gendong ya abi " manja alisyah.


" Iyah nak hayuu atuh" gendong alisyah dan ber jalan menuju pintu.

__ADS_1


" Abi mamah ceuceu dimana lisyah pengen susu "


" Nanti mamah ceuceu buat in ya lisyah" ucap bunda.


Mereka pun turun untuk menemui keluarga serta mempersiapkan seserahan untuk delia.


@@@


Tak hanya dikediaman fikri. riuh serta suara tertawa pun mulai membuat gaduh di rumah delia. hingga sanak saudara turut hadir untuk menginap karna nanti malam mereka berangkat ke bandung serta Ada yang berangkat subuh.


" Mamah delia mau bantu " ucap delia yang bosan diam dikamar bahkan delia yang mau bantu pun dilarang mamah.


" Noo sayang kamu diam di kamar saja kamu apa gtu biar kan ini menjadi tugas kami " ucap mamah sambil menyiapkan lain nya..


" Baik lah " pasrah delia berjalan menuju kamar nya. melihat delia seperti itu membuat papah bersedih sekaligus bahagia.


" Delia ayo ke kamar papah temani dengan mamah serta kaka kakak " ucap papah sambil mengisyaratkan mamah dan kedua kaka nya untuk ikut ke kamar.


" Ya udah mba Sana "


" Baik lah aku tinggal ya "


Tak butuh lama mereka sudah tiba di kamar delia hanya keluarga inti dari mereka. yakni papah mamah kia zia yang hadir.


" Sayanggg anak papah nanti habis ashar kita berangkat ke bandung dan mereka Ada yang berangkat subuh. " ucap papah.


" Iyah papah gapapa pah, "


" Nanti setelah ini kita beresin barang barang ya " ucap mamah.


" Apa delia diusir " tanya delia bahwa saat ini ia merasa sedih menikah seperti Ada dorongan untuk memilih. papah yang menyadari anaknya sejak tadi pun meminta keluarga inti berkumpul.


" Yaallah nak bukan itu maksudnya mamah" ucap mamah. "maksud mamah itu kita kan mau ke bandung jadi bawa baju juga" lNjut mamah.


" Papah mamah kaka delia ragu" ucap delia menangis.


" Sayang istigfar "


" Astagfirullah "


" Yaallah delia. " ucap mamah menangis


" Sayang bismillah inI semua sudah jodoh kamu, jangan goyah nak ingat iblis sedang menggoda supaya kalian tidak menikah karna menikah adalah ibadah terlama maka iblis akan melakukan apa aja untuk membatalkan pernikahan " ucap papah sambil memeluk putrinya.


" Papah " ucap delia

__ADS_1


" De janagn kaya gini kamu kuatt sayang"ucap kakia sambil mengusap punggung delia.


" aaaaaaa"


__ADS_2