Kekasih Idaman

Kekasih Idaman
salah atau tidak?


__ADS_3

Jam sudah menunjukkan pukul 21:00 WIB, namun bunda belum juga sadarkan diri, raut kesedihan terpancar jelas dari seluruh anggota keluarga.


" Bundaa bun, bunda bunda bangun yuu" lirih syifa menciumi tangan ibunda, sedangkan wulan tyo masih mengintrogasi salsa.


" Bunda, bunda, bunda bangun yu kita pasti bisa melewati ini semua, syifa yakin salsa tidak mungkin melakukan itu, walau ambisinya untuk mendapatkan sesuatu besar tapi syifa yakin salsa ga mukin tega melakukan itu pada kita bun " lirih syifa yang seakan berbicara pada bunda.


" Bunda pasti mendengar syifa kan bun, syifa dan kita semua berdoa ingin bunda cepet sadar dan bangun, kita melewati ini semua bersama sama bun, "


syifa masih setia menemani bunda yang belum sadar dari pingsannya. Disisi lainn wulan masih saja mengintrogasi salsa tanpa ampun, " Gausah nangis! katakan dengan jujur salsa! " tegas wulan sambil menyender pada sofa semntara salsa masih duduk dilantai persis pada posisi dihempas nya salsa.. Fikri naik ke lantai 3 berusaha untuk menghubungi asisten di perusahaan Abah yang sudah lama tak bertemu terakhir waktu pernikahan firki " Ya jadi gimana bisa dicari berita itu benar atau tidak nya ?" tanya firki yang ingin semuanya jelas,ia meminta bantuan anton ia tidak ingin berlarut dalam masalah.


" Baiklah saya akan cari tahu kebenarannya, soal hotel itu saya akan selidiki mohon waktunya pak "


" Sebelum mereka kesini kamu sudah lebih dulu mendapatkan infonya saya tidak ingin keluarga kami menjadi korbannya.apapun yang terjadi info kann pada saya jangan melalui keluarga saya, kamu mengerti anton? "


" Baiklah pak saya mengerti, secepatnya akan saya sampaikan. "


" Baiklah Terimakasih anton dan selamat bekerja kembali Assalamu'alaikum "


" Wa'alaikumussalam pak "


telepon pun berakhir, dilihatnya ponsel itu dan di genggamnya dengan erat sesekali memandangi sunyinya malam kota bandung serta dinginnya malam dari balkon lantai 3 . tanpa fikri tau sang istri menghampirinya selama ini delia memikirkan beban berat suami yang harus menjaga dan melindungi anak anaknya belum lagi harus mengurus pondok pesantren dan perusahaan abah begitu banyak beban yang harus ia tanggung dan sekarang ia harus mengurusi adik kecilnya.


terlihat jelas tubuh yang lelah keadaan yang tak stabil namun harus terlihat baik baik saja demi keluarganya delia pun memberikan kekuatan untuk suaminya saat sudah berada di dekatnya ia pun memeluk suaminya dengan penuh cinta ," Sayangg" ucap delia memeluk suaminya dari belakang. fikri yang mendapati istrinya mengelus tangan mungil yang melingkar diperut ia pun berbalik merespon pelukkan sang istri ditemani dinginnya malam.


" Ummi sudah malam ngga baik diluar sayang kasihan dedenya " ucap fikri disela sela pelukkan nya ia pun mengelus perut sang istri.


" hayu atuh abi juga masuk anginnya ngga baik juga untuk abii " manja delia pada sang suami.


" ummi duluan aja ya abi masih mau disini " ucap fikri melepaskan pelukkan dan membelakangi delia menatap pepohonan hijau. delia pun menikuti apa yang di lakukkan suami ia berdiri di sampingnya sambil menatap pepohonan. " Abiii ummi tau abi sedang tidak baik baik saja, ummi tau abi sedang memikirkan bagaimana nasib keluarga terutama abah dan seluruh keluarga besar, abii ini ujian yang Allah berikan untuk kitaa di tengah kebahagiaan yang kita dapatkan, Abii maaf jika perkataan umi lancang atau mengguruimu tapi ummi ini istrimu jadilah teman bertukar cerita,jangan sungkan untuk cerita sama ummi apa yang abi rasakan jujur tanpa abi menjelaskan ummi sudah mengerti apa yang abi rasakan, Biii kalau soal salsa ummi sih engga yakin salsa sampe melakukan hal yang memalukan itu, salsa ga akan mungkin tega membuat keluarganya malu bii,walau ummi baru mengenalnya kurang 2 bulan berbeda dengan abi yang sudah tau salsa seperti apa,abii tolong bilang sama mba wulan sudah jangan di introgasi jangan dipukulin belum tentu apa yang dikatakan mereka itu benar,kita jangan main hakim sendiri" ucap delia sambil menatap pepohonan dan langit sedangkan fikri ia mengamati istrinya didengarnya setiap ucapan sang istri, membiarkan delia meluapkan uneg uneg dan sarannya.

__ADS_1


" Sayangg abi juga sebenarnya tidak percaya bahkan abi menyuruh anton pasti kamu sudah mengdengarnya bukan? abi menunggu infomasi darinya, Abi sudah mengirimkan pesan ke mas tyo kalau salsa jangan dipukulin di intorgasi,jika memang ada yang mau di introgasi biar aa yang menemuinya nanti,sekarang biarkan di tidur , udah gitu mii abi udah mengirimkan pesan dan salsa sudah masuk kamar tapi dia menemui bunda dulu, biarkan ia menemuinya, nanti abi yang akan berbicara berdua dengan salsa, "


" Ya abii mudah mudahan apa yang terjadi tak selergi yang dibicarakan mereka ya bii"


" aamiin miii yasudah ayu masuk kasihan dedenya " ucap firki merangkul sang istri di bawanya ia kebawah menemui sang ibunda.


**


Salsa yang d izinkan menemui bunda pun sangat senang satu sisi ia bersedih atas aapa yang terjadi dngan bunda nya disisi lain wajahnya sangat perih akibat tamparan mba wulan. ia memeluk ibundanya yang masih belum sadarkan diri " Bundaaa salsa minta maaf sama bundaa, bundaa bangunn, bunda mendengarkan salsa kan bun, bunda salsa butuh bundaaa bantu salsa untuk menjelaskan kalau salsa ngga terbukti melakukannya bun, bunda percaya salsa kan bun " ucap salsa yang menangis di tubuh bunda. pemandangan itu disaksikan wulan tyo fikri dan delia mereka mendengarkan apa yang di ucapkan salsa.


Semuanya menjadi bingung atas apa yang terjadi, delia yang sudah tidak tahan pun mencoba menghampiri salsa namun dicegah oleh wulan " teh jangann" gumam wulan sambil menggelengkan kepala. " sudah tidak apa apa kalian lihat dulu yaa teteh bisa menjaga diri kok " ucap delia menenangkan wulan ia pun melepaskan genggaman tangan wulan yang melingkar di pergelangan nya.


wulan tyo dan firki mencoba bersembunyi dari balik tembok dengan merekam video yang dilakukan tyo karna pintu terbuka ia pun bisa mendengarnya apapun yang dibicarakan serta melihat apa yang dilakukan salsa nantinya.


delia menghampiri salsa yang sedang duduk disisi bunda ia pun mencoba memegang pundak adik iparnya itu " Salsa " panggil delia menenangkan salsa. salsa yang namanya dipanggil menoleh mendapati delia di belakangnya.


" kenapa teh " ucap salsa menghapus air matanya. " kamu jangan menangis, kamu banyak banyak berdoa untuk bunda ya supaya ia cepet kembali bangun dari pinsannya " ucap delia dengan mata yang teduh serta gerak gerik yang anggun sambil mengelus kepala adik iparnya


" ek hmm yaa , kamu istirahat ya dee banyak banyak berdoa sama Allah dan mohon ampun agar , hanya Allah yang dapat mengubah hati seseorang, teteh duluan yaa soalnya lemes banget badanku " ucap delia yang melepas tangan salsa. sebelum keluar delia menghampiri bunda diciumnya kening ibu mertua sambil berkata dan menggenggam tangan bunda " bunda delia minta maaf sama bunda, delia ingin menemani bunda disini, delia ingin merawat bunda sampai bunda sadar, tapi pusing delia kambuh bun delia gakuat lemes delia izin sama bunda delia kekamar ya bun, maafin delia jadi menantu kurang ajar ga menemani bunda, maaf delia menantu yang ga bisa diandelin jujur delia ingin disini sama bunda tapi abi menyuruh delia dikamar bun beristirahat, delia harap bunda sadar dan bisa menemani delia melewati trimester awal karna delia butuh pengalaman bundaa. " ucap delia sambil menahan air mata sadar dirinya ga kuat ia pun hampir terjatuh


" Aa tetehh" bersamaan dengan syifa teriak fikri wulan melihat dari rekaman video tyo buru buru menghampirinya menahan delia agar tidak jatoh, sedangkan tyo ia menarik kursi yang semula di pojokkan" Teteh yaallah " teriak semuanya syokk melihat delia yang hampir saja ambruk karna pusing yang tiba tiba.


" tehhh "


" Sayang hati hati yaudah kita istrahat yaaa hayoo" ucap fikri yang menduduki istrinya


" Tunggu abi aku masih pusing "


" Ya aku gendong " ucap fikri.

__ADS_1


Karna keriwehan insiden delia hampir jatoh, disaat itulah bunda tersadar dari pingsannya dan itu dilihat oleh syifa " Aa teh mbaa bunda sudah sdar alhamdulillah "


" Alhamdulillah bunda" ucap mereka bersyukur diciumnya wanita yang sudah melahirkannya itu secara bergantian bahkan mereka memeluknya


Dilihatnha anak anaknya kumpul dan delia yang duduk di sofa namun saat mata bunda menemui salsa ia antara kecewa dan kasihan " bundaa salsa minta maaf sama bundaa, bunda salsa tidak melakukan ituu "


bukannya menjawab ucapan salsa kini bunda melihat menantunya yang menahan mual . " kamu kenapa nak " tanya bunda. delia yang tak kuasa menahan mual dan gasanggup berjalan karna pusing ia tidak sengaja mual dalam baju fikri namun hanya cairan putih karna fikri mencoba mengangkat delia dalam gendongannya. " yaallah teteh " ucap mereka melihat delia muntah.


" abii maaf ummi engga sengaja" lirih delia dengan keadaan lemas.


" Gapapa ummi " jawab fikri santai karna ia mengerti akan yang dirasakan istrinya " bunda semuanya maaf fikri duluan ya membawa delia istirahat " ucap fikri sebelum keluar kamar.


" Ya sayang hati hati"


" Ya aa "


Fikri pun membawa delia keluar dari kamar menaiki tangga untuk menuju ke kamarnya yang berada di lantai dua.


*****


Suasana pondok pesantren sudah jam 21:30 kini mulai sepi para santri putra dan santri putri sudah memasuki asrama masing masing untuk berisitirahat. namun ustad ismail sperti biasa berkeliling mencari santri yang masih berkeliaran kesana kesini, hal itu menjadi rutinitas yang dilakukan ustad ismail selain mengajar mendidik santri ia pun harus berkeliling bersama para santri santri senior. sambil mencari santri, salah satu santri ada yang menanyakan abi fikri " Ustad afwan ana ingin bertanya hari ini abah fikri enga ke pesantren ya ustad?" tanya santri senior.


" Iya engga, beliau berhalangan hadir karna istri beliau sedang hamil "


" Alhamdulillah yaallah "


" Alhamdulillah kita do'ain ya setiap sholat mudah mudahan calon anaknya sehatt dan ibunya sehat "


" Aamiin" .

__ADS_1


saat asik berbicara salah satu santri melihat ada santri putra yang sepertinya mencoba untuk kabur dari pesantren, ia memanjat tembok belakang pesantren padahal itu tinggi namun karna niat kabur yang bulat ia mencobanya sayangnya aksi mereka ketahuan senior dan ustd ismail, tanpa lama mereka menemuinya diambilnya tas dan anak itu kini dibawa keruangan untuk ditanyakan maksud dan tujuannya apa, sebelum dibawa ia mengikuti ust dan senior lainnya berkeliling mencari santri lainnya.


hallo semuaaaaaa apa kabar? masih tetep semangat kan? jangan lupa share yaaaa ๐Ÿ˜๐Ÿ˜sebenernya salsa salah atau tidak sih?? kok ceritanya tarik ulur sih thorr?? ceritanya bingung thorr atau dll.. terimakasih sarannya tapi coba nikmatin dulu yuu sahabat author tercinta ๐Ÿ˜๐Ÿ˜˜


__ADS_2