Kekasih Idaman

Kekasih Idaman
Memulai kesibukkan


__ADS_3

Ceria Canda tawa terpancar diraut wajah keluarga delia yang sedang menikmati liburannya dikota bandung sebelum esok pulang kembali ke kota depok, menikmati udara nan sejuk, asri membuat lelah yang mereka alami terbayar Sudah dengan keindahan kota tersebut. Namun, lain halnya dengan keluarga zulfikri yang setiap hari menikmati udara dan keindahan kota bandung kapanpun mereka inginkan, mempunyai rumah dikota tersebut menjadi impian bagi semua orang. Apalagi keluarga zulfikri tinggal didaerah perumahan elit dikota itu.


" Assalamualaikum semua" Sahut syifa


" Waalaikumsalam"


" Ayo makan "sahut bunda, kaka lama sekali ngapain aja kak dikamar " Tanya bunda


" Kaka Mau ke kampus bun, kayanya kaka ngga ikut ke jogja karna banyak tugas yang harus dikumpulkan" Sahut lesu syifa.


" Gapapa kak Jalanin aja kaka urusin tugas kaka biar bunda bilang sama mba wulan kalau kaka ngga bsa ikut" Jawab mamah.


" Iya Sudah kita makan dulu yu nanti dilanjut lagi obrolannya" Sahut abahh.


- 15 menit cukup untuk mereka menghabiskan sarapan pagi dengan nasi goreng dan segelas susu tidak lupa memakan buah kurma dengan jumlah ganjil.. Berbeda dengan abah dan fikri mereka lebih memilih sarapan dengan 3 butir kurma dengan segelas air putih.


"Alhamdulillah"


" Abah maaf seprtinya fikri ngga bisa ikut ke jogja karna Ada berkas kantor yang harus fikri tanda tangannin" Izin fikri.


" Iya Sudah gapapa nak biar abah sama bunda saja kalau perlu abah bawa alisyah.,jangan lupa sholat dhuha jangan ditinggal iyah" Jawab abah


" Alisyah ngga usah di bawa abah biar nanti alisyaH sama fikri nanti fikri bilang rehan untuk antar berkasnya ke rumah" Sahut fikrii


" Iyausdah kalau seperti itu, syifa kamu ngga mau sekolah di tarim? Kayanya kamu ngga usah kuliah disini lebih baik kamu pindah ke tarim " Jawab abah.


" Iyah abah apa tidak apa tidak lanjutin kuliah disini syifa baru semester 4 " Sahut bunda.


" Iyasydah lanjutin saja biar salsa yang disana" Sahut abah tegas


"Yaallah abah" Sahut salsa


" Tidak ada paksaan salsa" Sahut abah


" Baiklahh" Lesu salsa


Sebelum fikir memutuskan fokus di pesantren fikri masih aktif di kantor milik ayahnya, beberapa waktu lalu fikri ingin fokus di pondok milik keluarga nya dan aabahpun setuju. Namun abah memutuskan untuk fikri tetap memegang perusahan dan pondok pesantren milik nya.


Diam diam fikri sudah membeli rumah yang tidak jauh dari rumah bunda nya.. Tetap sama seperti rumah bunda hanya saja rumah yang rencananya fikri beli memiliki 2 tingkat berbeda dengan rumah keluarganya, rumah yang tak kalah mewah dengan rumah keluarganya itu dengan dekorasi mewah Berwarna putih ungu, belum sepenuhnya jadi pasalnya fikri menambahkan beberapa bangunan dibelakangnya..


" Abah alhamdulillah Qodarullah fikri bisa membeli rumah di perumahan yang ngga jauh letaknya dari rumah bunda, hanya saja belum jadi masih tahap pembangunan" Ucap fikri


" Alhamdulillah atuh nak masyaallah, tapi kenapa kamu membeli rumah kenapa tidak tanah untuk masa depan alisyah" Sahut abah


" Qodarullah fikri sudah Memilikinya abah" Jawab fikri.


" Masyaallah nak abah dan bunda sampai tidak tau" Jawab abah.


" Gapapa abah bunda yang terpenting doa dari abah dan bunda untuk fikri" Sahut fikri


" Teruslah bersedekah nak jangan putus karna kalau kita bersedekah Allah akan tambah nikmat, gunakan harta sebaik mungkin kelak dapat pertanggung jawaban kemana dan untuk apa hartamu " Jawab abah


" Baik abah, Nanti kalau pembangunan selesai kita adakan syukuran abah, oh iyah abah sama bunda mau berangkat ke jogja hari apa? " Tanya fikri


" Ngga jadi berangkat ke Sana nak mba mu hubungin bunda katanya mau pulang hari ini" Sahut bunda.


" Kok bisa bun? Bukannya sudah ada janji mau kesana? " Tanya fikri.


" Yah gimana nak mba mu sudah mau pulang terus mamah nya mas tyo juga mau di bawa ke rumah kaka nya jadi disana ngga ada orang " Sahut bunda.


" Iyaudahh gimana baik nya aja bun mungkin ini yang terbaik" Sahut fikri.


" Abah bunda rencananya fikri mau ke supermarket mau membeli sembako Dan kebutuhan lainnya untuk dibagikan ke orang orang yang membutuhkan serta mau di bawa ke pondok juga" Tanya fikri.


" Alhamdulillah nak., iyasudah nanti kamu sama bunda belanja iya, bun jangan lupa membeli amplop iyah" Jawab abah.


"Kami berangkat sekarang aja iyah bah ,assalamualaikum" Pamit bunda mencium tangan abah diikuti oleh fikri dan syifa yang hendak ke kampus

__ADS_1


" Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,, fii amanillah " Jawab abah


****


Setelah puas berkeliling menikmati segala fasilitas liburan, sebenernya mereka belum puas menikmati keindahan dan sejuknya kota bandung namun karna Pesanan pakaian delia yang menumpuk membuat mereka pulang untuk menyelesaikan baju syari, ya selama foto kakia sudah lebih meminta bang Erik selaku suaminya untuk mengambil gambar dan langsung upload di Instagram serta sosial media milik nya . Hingga kini banyak yang ini pesan dalam waktu sehari padahal Instagram khusus untuk baju baju syari belum mereka buat.


" Masyaallah tabarakaallah alhamdulillah" Sahut kakia bersyukur.


" Alhamdulillah kenapa kak? Tanya delia lembut.


" Pah mah kayanya kita harus pulang sekarang deh " Jawab kakia sambil matanya fokus ke HP.


" Kak kebiassan " Jawab mamah memarahi kakia karna tidak sopan berbicara namun matanya ke HP," emangnya ada apa sih kak" Lanjut mamah


" Yahh padahal belum puas kk mah ada ada aja" Jengah kazia.


" Kalau gamau pulang iyaudahh pulang sendiri" Sewot


" Dih gtu"


" Berantem aja terus berantem nanti kalau papah ngga ada baru rasa kalian" Sahut papah


"Maaf pah, ini pah mah pesanan baju delia sudah banyak yang mau bahkan sudah banyak yang nge DM KAKA " Jawab kakia.


" Hah kaka ih delia belum stok banyak " Sahut panik delia.


" Atuh alhamdulillah kalau kaya gtu dee" Jawab papah


" Iyah pah alhamdulillah tapi belum semuaaa selesai pah" Jawab delia.


" Iyasudah kita buat yu pulang " Jawab papah bangkitt, rezeki ngga boleh ditolak sayanggg" Sahut papah


" Iyaudahh yu pulang.. "


"Bye bandung" Sahut ka zia


#PANGGILAN TERSAMBUNG#


" Assalamualaikum tante" Jawab delia.


" Waalaikumsalam iyah kenapa de "


" Aku sama keluarga ngga jadi kerumah tante kami semua sudah dalam perjalanan pulang kerumah tan, maaf sepertinya lain kali kita kerumah tante"


" Loh cepet banget ada apa? "


" Alhamdulillah banyak pesanan delia harus buat baju nya dulu tan jadi P. O karna stock menipis " Sahut delia.


"Iyasudah gapapa hati hati iyah nanti tante kerumah anterin sesuatu" Sahut tante disebrang Sana


" Iyah tan assalamualaikum


"Waalaikumsalam"


#TELPON TERPUTUS.#


4 jam perjalanan mnuju rumah akhirnya keluarga delia sampai di kediamannya.


"Alhamdulillah yaallah"


" Maaf in delia iyah jadi batalin liburan" Sahut lesu delia


" Gapapa sayanggg nanti nanti kan bisa, oh iyah bunda ada beberapa penjahit baju yang biasa kita suka jahit apa mau di bawa ksini? " Tanya bunda


" Nanti kita ke bandung lagi gapapa kan, iyah boleh bunda " Jawab delia


" Nak kan ada beberapa ruangan kosong disini untuk sementara membuat jahit baju nya disini aja iyah nanti papah cek dulu rumah yang didekat sini sudah jadi belum niatnya kan abah mau buat rumah lain untuk di sewa sebelum nya bisa kamu pakai untuk kantor baru kamu nanti nya. " Jawab papah

__ADS_1


" Papah makasih banyakkk " Peluk papah


" Sama sama sayanggg iyaudahh kalian ber 3 semsngat usahanya papah mamah mendukung kalian" Sahut papah


" Mah kalau bisa besok disuruh kesini aja mba yang biasa kita jahit, dan aku mau belanja bahan nya dulu mah" Sahut delia


" Sabar sayanggg kamu baru sampe loh cape masih " Sahut mamah


" Tidak apa mah "


" Istirahat dulu delia " Sahut papah


" Baik pah delia dulu an ke kamar iyah" Pamit delia


" Iyaudahh kaka temenin nanti iyah dee"


" Siap kak"


Semua nya memutuskan untuk beristirahat diakamarnya masing masing sebelum Awal peekerjaan dimulai, 20 menit cukup untuk mereka ber istirahat kini delia sudah berada diruang yang akan disulap menjadi tempat produksi baju milik nya serta papah yang akan mempercepat pembangunan rumah yang akan dijadikan tempat produksi baju milik anaknya.


" Loh sudah bangun de " Tanya kakia.


" Sudah kak ini delia mau membeli bahan premium untuk baju kita, oh iyah kak kaka P. O kan bukan ready stock? Tanya delia


" Iyah P. O oh iyah de enak nya Instagram kita namanya apa iyah" Sahut kakia


" KaLau soal itu kita diskusikan sama ka zia kak ngga enak kalau kita berdua" Jawab delia


" Iyasudah nanti dibahas..kaka siap siap dulu okey nanti kita berangkat membeli bahannya, dan ka zia juga ikut jd bisa kita pilih supaya ngga makan waktu lama " Ujar kak Kia


" Siap kak atur aja tapi kasihan viola ditinggal" Tanya delia


" Viola sama mamah" Sahut mamah tiba tiba.


" AyO berangkat" Ucap ka zia tiba tiba.


" Alhamdulillah ngga nunggu lama" Sahut ka Kia


" Iyasudah mah kami pamit iyah assalamualaikum " Pamit delia sambil mencium tangan mamah nya diikuti kedua kaka nya.


" Waalaikumsalam hati hati nak " Jawab mamah.


Mereka pun berangkat dengan ka Kia yang mengemudikan mobil, mereka berangkat ke salah Satu tempat langganan membeli bahan pakaian yang biasa keluarga delia pakai. Karna kualitas dan bahannya sudah terjamin bagus mereka mempercayakan untuk digunakan pada produk pilihannya. Tidak butuh waktu lama mereka pun sampai.


" Akhirnya sampai"


" Alhamdulillah "


" Ayo turun,"


" Assalamualaikum Hallo mba" Ucap ka Kia


"Waalaikumsalam hai tumben kesinii mau ada acara apa? " Jawab mba uun


" Kita mau liat liat dulu mba hehehehe, oh iyah mba bahan yang biasa kita pakai ready kah " Tanya kakia


" Ready dong cuma ada beberapa yang habis." Jawab mba uun,


" Yah sayanggg bangettt, " Ucap ka Kia


Disisi lain delia dan ka zia sudah lebih dulu melihat lihattt bahan yang akan mereka pilih untuk busana mereka.


" Yang ini mau mba coba lihattt" Ucap delia pada salah satu karyawan.


" ini kak silahkan "


" hmmm...

__ADS_1


__ADS_2