Kekasih Idaman

Kekasih Idaman
kabar kedua 2


__ADS_3

Suara Adzan sudah berkumandang pertanda waktu sholat Dzuhur telah tiba , karna jam menunjukkan pukul 11:52 WIB para santri sudah berada dalam barisan shaf sholat, setelah adzan berkumandang mereka menjalankan sholat sunnah qobliyah 2 rakaat dan dilanjut iqomah oleh salah satu santri yang mendapatkan giliran menjadi muadzin.


Sholat dzuhur pun dilaksanakan dengan yang menjadi imam adalah Ustd ismail, ada pula santri putri maupun putra yang telat sholat atau tidak mengikuti sholat.


setelah selesai sholat dan yang tadi telat tidak mengikuti sholat berjamaah kini mereka sholat dengan yang lainnya dan setelah sholat merekapun mengikuti instruksi para pengurus masing masing, Ikhwan dengan pengurus ikhwan sedangkan akhwat dengan pengurus akhwat.


" Kenapa kamu telat " tanya pengurus dengan nada tegas sambil berdiri dihadapan santri yang jongkok dengan memakai kalung yang bertulisakan saya tidak mengikuti sholat berjamaaah.


" Afwan saya ketiduran"


" gak ada alasan sholat berjamaah tetap sholat jangan dibuat alasan ataupun dibuat mainan terkecuali sedang dalam halangan (haid)" jawabnya sambil mengguyur air kekepala santri putri yang di saksikan santri putri lainnya.


" maafkan saya "


" setelah ini temui ustadzah "


" Na'am " ucapnya menunduk.


Setelah ini masih ada yang ingin telat sholat ? oh tidak, didunia ini saja seperti ini apalagi nanti di akhirat, selain malu dilihat banyak orang mereka pun malu dibicarakan banyak orang.


Setelah menjalankan hukuman mereka mengantri makan siang karna jam makan siang telah berlangsung namun yang telat sholat biasanya belakangan untuk mengambil makan siang karna mereka harus menjalankan hukuman.


menu makan siang kali ini , ikan goreng, tempe dan sayur bayam.


****


" Kita langsung kerumah andri pak ? tanya anton saat bertemu dengan fikri .


Anton dan fikri saat ini sedang berada dimasjid yang tak jauh dari anak cabang perusahan fikri, mereka sengaja bertemu dimasjid karna waktu yang saat itu sudah memasuki waktu sholat dzuhur dan fikri belum lama tiba sedangkan anton ia suka mengunjungi cabang kantor fikri.


" Kita makan siang dulu yah, sekalian saya mengabari ibu " ucap fikri


" oh baik pak" ucapnya menunduk


Mereka pun melanjutkan perjalanan menuju restoran yang sering mereka kunjungi, dengan anton yang membawa kendaraan.

__ADS_1


" Dari depok jam berapa pak " tanya anton membuka pembicaraan dalam perjalanan


" Jam 7 kurang " jawabnya sambil menghubungi ponsel istrinya.


" Saya menghubungi ibu dulu ya " lanjutnya.


panggilan pun terhubung.


" Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh " jawab fikri saat delia memberikan salam.


" Abi sudah sampai ? abi lagi dimana "


" Abi sudah dimobil sama anton umi, maaf bari mengabarkan umi , abi baru sampai umi dijalan macet sayang "


" Huft syukur alhamdulillah abi , hati hati ya bii , abi sudah makan " tanya deliaa dengan perasaan legaa.


" iya sayang, ini abi sedang dalam perjalanan mampir ke resto yang biasa kita mi "


" Oh yasudah makan yang banyak ya bii , nanti kalau kemalaman dan belum selesai urusannya abi nginap aja di rumah bunda besok baru kesini "


" Sudah bii "


" Yakin?" tanya fikri pasalnya ia tau istrinya tak makan nasi jika bukan dengannya.


" maaf bii umi hanya makan lauk dan buah serta cemilan ,"


" yaudah nanti abi langsung pulang yaaa, "


" Cape bi kasihan "


" gak apa apa yang penting kamu jangan kecapean " jawab nya dengn nada lembut..


mereka pun melnjutkan obrolan yang hanya mereka yang tauu, sedangkan anton ia memilih fokus mengendarai mobil.


@@

__ADS_1


Alisyaah saat ini sedang berada di hotel lebih tepatnya di kamar delia fikri.sejak tadi setelah mencari sarapan delia dengan sepenuh cinta menemani papah , namun karna papah mengerti kehamilan delia ia pun menyuruh delia istirahat di hotel dan kembali sore hari.


" Sayang " panggil bundaa


" iya bun "


" lagi telponan yaudah lanjut aja bunda cuma ingin meletakkan jus mangga untukmu "


" terimakasih banyak bundakuuu, tadi abi telpon bundaa katanya baru sampai , abi bertemu di masjid dekat anak perusahaan dengan anton sekarang lagi perjalanan makan siang bun,"


" Alhamdulillah yaallah , kamu bertanya nak kenapa baru mengbarimu ?"


" Untuk itu delia tidak menanyakan bunda yang terpenting bagi delia melihat wajahnya saja sudah membuat delia tenang , delia juga menyuruh abi menginap di rumah bunda saja jika kemalaman tapi abi ingin langsung pulang bunda " jawabku denngan senyum keteduhan.


" masyaallah hati menantuku " jawab bunda dalam hati.


" emm kita doakan saja ya nak semoga fikri kembali selmt dan selalu dalam lindungan Allah " jawabnya mengusap lenganku.


bunda selalu memastikan kondisi kehamilan dan nutrisiku terjagaa hingga makanan apapun darinya sellau ia pantau hingga habis .


" Aamiin bundaa "


bunda duduk dikursi yang diikuti delia, bundapun mengarahkan kepala delia dalam pangkuannya memberikan pijatan pada kepala deliaa


" Tidur lah nak "


" Delia tidur dengn alisyah saja bunda kasihan bunda berat " jawabku berusaha bangkit.


" Tidurlah sayangkuh"


" baik bunda " ucapku yang langsung memejamkan mataa , rasa kantuk dan lelah kini ku tumpahkan dalam mimpi supaya bangun nanti segar badanku.


.


guys jngn lupa mampir ke karya kedua author ya TAKDIR ATAU PILIHAN , selengkapnya bisaa cek profil author yaaa terimakasih 😘😍😍

__ADS_1


__ADS_2