Kekasih Idaman

Kekasih Idaman
telponan 2 jam


__ADS_3

Setelah melakukan kewajiban suami istri di ranjang mereka memutuskan untuk mandi bersama menjalankan sunnah.


" Huhhhh syegerrr "ucap delia dengan manja sambil melilit handuk di kepalanya.


" Seger ya sayang , yaudah kamu istirahat ya abi lanjut mau video call sama anton " ucapnya sambil mengusap kepala delia.


Fikri langsung naik keatas tempat tidur yang sebelumnya mengambil laptop terlebih dahulu sedangkan delia ia menyisir rambut yang basah tak lupa memakai skincarenya. bagi dirinya skincare menjadi hal wajib selain mempercantik diri untuk suami ia juga mencegah belang pada wajahnya karna memakai cadar.


" jadi yang berada di video itu bukan salsa , kenapa engga bawa salsa ke dokter untuk dicek akankah masih perawan atau tidak " saran anton disebrang sana.


" tapi kenapa salsa yang jadi terkena imbasnya " sahut fikri yang masih penasaran.


" Itu karna andri sangat mencintai salsa makannya dimanfaatin , sedangkan keluarga andri ia ingin sekali mempunyai besan keluarga pak bos "


" Dimanfaatin bagaimana tolong katakan "


" sayangg " panggil delia bermaksud menyurh suaminya untuk tenang. ya saat ini delia sudah berada disisi suaminya.ia tidak ikut campur namun ia mendengarkan semua apa yang dikatakan anton mengenai masalah yang terjadi.


" Ada ibu pak nanti saja" jawabnya di sebrang sana.


" katakan saja gapapa beliau dengar saya tidak ingin merahasiakan apapun dengannya " ucap fikri memberikan senyuman pada delia yang saat ini berada dibalik laptop .


" baiklah , jadi seperti ini andri itu sangat mencintai salsa namun keluarganya memanfatkan situasi ini untuk bisa menjadi keluarga , nah wanita itulah yang memanfaatkan untuk membalas dendam atas apa yang terjadi."


" dendam ? dendam apaa ?"


" ssya belum mengetahui akan hal itu, "


" yaasudah kirimkan Alamat kediaman rumah andri secepatnya akan saya kesana " ucap fikri yang semakin penasarsn.


" baiklah pak saya tunggu "


" Atur semua dengan baik terimakasih atas bantuannya "


" sama sama pak kalau begitu selamat beristirahat pak bu assalammualaikum "


" Waalikumsalam warahmatullah wabaraktuh "


Panggilan video call pun terputus , delia melihat fikri yang benar benar pusing menjadi kasihan , semenjak menikah kehidupan mereka banyak sekali ujiannya. " yaallah berikan kemudahan dalam kami menghadapi ujianmu" gumam delia.


" hufttttt" hembusan nafas kasar yang dikeluarkan fikri smbil mengusap wajah nya. apa lagi yang diperbuat salsa pada keluarganya.


"Abiiii" panggil delia . ditatapnya mata suami dengan penuh ketenangan , saat ini dirinyalah yang harus menjadi obat bagi sang suami.


" Abii besok abi pulang saja kebandung, bukan umi tak ingin abi disini tapi secepatnya masalah salsa itu harus terselesaikan bii, umi disini saja biar engga merepotkan abi jika umi harus ikut, disini nanti ada mamah ada kakia ka zia , bunda dan alisyah , umi bisa menjaga diri sayang " ucapku sambil membelai pipi suamiku.

__ADS_1


" tapii miiiii"


" Abii umi tau abi khawatir sama umi sama papah abi tenang saja umi bisa menjaga anak kita dengn baik , umi tau abi bisa menyelesaikan ini dengan baik, doa umi semoga abi diberi kelancaran perlindungan dari Allah swt, sampai abi kembali , " lanjutnya


" Liat besok ya sayang, kalaupun besok abi pulang ke bandung abi engga akan menginap disana mii tapi selesai urusannya abi langsung kesini " ucap fikri mengusap pipiku.


" iya bii "


" gimana anak abi sakit engga udah ditengokin sama abi " ucap fikri pada perutku yang rata,


" Engga abiii , abi mau lagi " tanyaku sambil tertawa..


" Ahh itu mah umminya yang mau bukan dedenya yaaa " jawabnya tertawa dengan melirikku. lirikkan itu mampu membuat aku meleleh yaallah bersyukur memilikinya.


" Enggga bener ko dede yaaa deee " ucapku menirukkan suara anak kecil..


" hahaha gemess bangett abi tuh sama kamuu umiii hmmmm " ucapnya gemas sambil mencubit pipiku dengan lembut.


" eummm tatittt bii"


" uluhhh uluhhh tayanggggg, sudah ya kasihan nanti dedenya "


" iya bi"


" siapa sayang " tanya fikri.


" teteh sama windy izin diangkat boleh bi " pintaku pada sang suami.


" angkatlah " jawabnya dan tanpa lama akupun mengangkat telpon


"waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh" jawabku.


" del lu di depok " tanya windy.


" iya nih "


" gimana keadaan papah ?" tanya teteh


" Doainn sehat yaaa,"


"mau ksono tp gatau rumahnya"


"Gapapa doain aja yahh "


Windy pun tak ikut mengobrol karna ia dengan suaminya sedang berbicara sedangkan panggilan berlangsung bertiga namun hanya teteh dan delia yang berbicara.

__ADS_1


" ada suami mu del" tanya teteh


"Ada nih disamping ada apa teh " tanyaku.


" Gapapa , takut engga enak gtu telponan malam malam , kang nuhun nya "


" Iyah gapapa teh, delia sudah izin kok teh " jawabku ..


" oh okeh, si windy kamana del "


" Engga tau teh , teteh sendiri dirumah? "


" hooh del tau lah kan ldr "


" sabar yaa teh "


" ya sabar terus udah jdi konsekuensinya del "


" hello guy sorry sorry abis ada urusan " sahut windy yang baru saja bergabung.


" aya naon win " tanya teteh


" biasaaa guys lu tau sendiri kan "


" del lu masih disono "


" iyah masih win " jawabku .


" ada si mas ?"


" ada ini disamping kenapa win "


" gaapap nanya doang hihihi"


Mereka bertiga asik mengobrol tawa canda dan sesekali wejangan agama..hingga tak terasa 2 jam mereka telponan itu membuat fikri khawatir akan kondisi kandungannya. sampai fikri kebangun sang istri mash telponan.


" mii udah tidur " sahutnya menyuruh tidur


" sebentar bii"


" miiii"


" iya yaaa , yaudah delia duluan yaaa Assalammualaikum "


" waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh"

__ADS_1


__ADS_2