Kekasih Idaman

Kekasih Idaman
ISI HATI SALSA


__ADS_3

selama diperjalanan delia hanya diam mendengarkan ocehan ocehan salsa yang mana ocehan tersebut membuat hati delia sakitt ingin sekali ia menjelaskan tapi apapun yang delia katakan selalu saja dipotong salsa, ia ingin delia jawab tapi enggan untuk mendengarkan begitulah salsa hingga mobil syifa memasuki halaman rumah adam syarief.


" Astaghfirullah yaallah kuatkan akuu " sahut delia saat salsa keluar membanting pintu mobil cukup keras.


berulang kali delia menghembuskan nafasnya dan berulang kali delia beristighfar atas apa yang di lakukan salsa kepadanya. delia berusaha untuk tidak mengambil hati atas apa yang diucapkan salsa namun satu perkataan yang membuat delia mengambil hati iyalah " Teh jangan mentang mentang teteh menantu kesayangan karna menjadi istri dari anak laki satu satunya dikeluarga teteh bisa seenaknya berkuasa dirumah, ingat teteh hanya menantu orang lain yang datang kerumah menikmati segala yang ada termasuk uang bulanan dr a fikri, emang kerumah bawa apa sih cuma bawa diri. jadi jangan pernah merasa berkuasa hanya karna dapet perhatian lebih bahkan gelar menantu kesayangan, oh ya nanti gimana kelak suami aku yang jadi menantu bunda merasa dibedakan mungkin" jelas salsa panjang lebar selama di perjalanan.


delia pun menyusul salsa kedalam, sesampainya di ruang keluarga ia berpapasan dengan bunda " neng terimaksih banyak ya kamu sudah mau menjemput salsa "


" Ia bunda sama sama kalau begitu delia kekamar dulu ya bunda permisi" sahut delia berlalu menuju tangga. namun sebelum ia sampai terjadi perdebatan antara bunda dengan salsa yang tak sengaja didengarkan oleh delia.


" kamu dari mana aja salsa pergi ga izin ke kami, bilang mau makan sama teteh tetehmu tapi pulang hanya teh lia dan syifa kamu kemana keluyuran kemana salsa " ucap bunda dngan sedikit menaikkan pembicaraan.


" Salsa main kerumah Indri bunda, salsa pengen main suntuk dirumah apalagi akhir akhir ini hawanya beda " jelas salsa menyindir delia yang masih menaiki tangga.


" Kamu ini makin susah diatur kamu kenapa sayang ada yang salah dari bunda atau abah? " tanya bunda dengan penuh kelembutan.


" Ada bunda gapernah mau ngertiin maunya salsa apa, bunda hanya mikirin syifa dan menantu bunda, salsa jadi anak pernh dipikirin sama bunda atau engga? salsa gamau terus terusan di cecer hapalan sama aa, salsa sudha besar bundaaaaa salsa gamauu terlalu di kekang" jawab salsa mengutarakan isi hatinya pada bunda. sedangkan delia yang tidak tahan melihat orang tua dibentak oleh anaknya ia pun berbalik arah untuk memeluk bunda.


" Sayang aa seperti itu mau kamu jadi anak yang baik, aa sayang sama kamu aa seperti itu hanya untuk kedepannya kamu, dikasih apalan seperti itu supaya iman kamu kuat nak tidak mudah tergoda dengan hal hal buruk nantinya, bunda mikirin kamu nak kalian semua anak bundaa, bunda selalu memberikan kamu apapun nak tapi bunda mohon izin dengan bunda atau abah kalau ingin pergi supaya kami tenang " jawab bunda dengan penuh airmata


" Bundaa " panggil delia dengan lirih sambil memeluk bunda.


" Apa sok mau cari perhatian iya? bilang aja gausah kaya gtu dasar munafik " hardik salsa kepada delia.


" Engga dee bukan itu maksud teteh, salsa bunda ini ibu kamu ibu yang melahirkan kamu, jangan kamu bentak salsa sayangg, ingat dee surga kita ada pada ibu jadi jangan tidak boleh seperti itu ya sama bunda " ucap delia dengan sabar dan penuh kelembutan.


syifa yang mendengarkan ribut ribut pun mulai penasaran, saat tau yang ribut adalah salsa syifa pun mulai merekamnya, ia tidak menyangka adiknya bisa seperti itu kepada bunda dan delia.


" Alah gausah sok suci deh tehh ini, teteh udah ambil aa terus bunda besok teteh rebut siapa lagi " ucap salsa yang langsung berlalu ke kamarnya.


" Bunda bunda engga apa apa? " tanya delia memastikan keadaan bunda dipeluk nya wanita ituu dengan erat sambil ia mengusap punggungnya.


" Bunda tidak apa apa nak, maafkan anak bunda ya dia jadi seperti itu bunda pun tidak tau apa yang membuatnya seperti itu, kamu jangan bilang suamimu ya nak bunda tidak ingin salsa mendapatkan amarah dari a fikri bagaimanapun mereka adalah anak-anak bunda " pinta bunda memohon pada delia.


" ya bunda delia ga akan bilang sama aa, bunda yang sabar ya bun delia engga apa apa bunda sekarang bunda delia hantar ke kamar yuu " sahut delia menuntun bunda nya untuk beristirahat ke kamar.


dirumah itu tidak ada siapa siapa hanya bunda syifa delia dan salsa, bibi sedang pergi dengan mang ujang ke pasar sedangkan yang lainnya berada dibelakang ia tidak bisa mendengar ribut ribut karna jarak belakang cukup jauh dengan ruang keluarga.


" Lohh syifa sedang apa nak " tanya bunda memergoki syifa yang tengah merekam.

__ADS_1


" Ini bunda syifa rekam kelakuan salsa "


" Nak bund mohon tolong dihapus ya, bunda gamau kita semua berada dalam keadaan tidak baik, bunda tidak ingin abah atau aa mengetahui ini, untuk sementara kita sembunyikan ya nak ini demi kita semua " pinta bunda pada anak ketiganya itu.


" iya bunda syifa tidak akan memberitahukan abah dan aa yaudah yu bunda sudah sore mari istirahat dan sholat sama smaa "


" Ayoo nak "


*****


" Assalamu'alaikum ustad " ucap ustad ismail saat fikri datang menemuinya.


" Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh, dimana wali muridnya ustad "


" Mari saya hantar abii " ucap ustad ismail menunjukkan dimana wali murid , fikir pun mengikuti ustad ismail menunjukkan dimana wali murid.tak lama kemudian firki dan ustad ismail bertemu dengannya.


" Assalamu'alaikum Abii fikri "


" Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh silahkan duduk ibu" ucap fikri mempersilahkan duduk.


" begini ustad saya kan punya anak sudah usia 25 tahun tapi belum paham agama saya minta tolong ustad untuk membimbingnya agar paham agama "


" maaf sebelumnya kalau boleh tau anak ibu laki laki atau perempuan " tanya fikri.


" Maaf ibu kalau mau anak ibu bisa datang ke sini hari jumat nanti istri saya yang mengajarkannya kebetulan pesantren ini mendirikan pengajian khusus ibu ibu kaum wanita yang mana ingin belajar mendalam tentang agama, sekiranya ibu berkenan dan anak ibu mau ibu bisa kembali kesini hari jumat bada zuhur setelah laki laki sholat jumat " jelas firki yang memang tidak ingin menjadi fitnah.


" tapi Ustad saya ingin anak saya diajarkan ustad langsung supaya lebih paham "


" maaf ibu saya tidak mengajarkan langsung kepada ibu ibu secara privat saya takut fitnah terkecuali ada undangan pengajian,saya privat dengan anak anak saja Buu, alhamdulillah bu tidak perlu khawatir istri saya juga sama ia mempunyai majlis taklim di depok ia pendiri majlis taklim itu dan memang saya dan istri membuka pengajian untuk ibu ibu yang mana banyak permintaan untuk mengadakan pengajian ibu ibu rutin setiap minggu di hari jumat "


" Saya akan bayar berapapun ustad agar ustad mau mengajarkan anak saya "


" Sekali lagi saya meminta maaf Bu saya tidak bisa,ibu boleh kesini lagi hari jumat dengan istri saya bu " jelas firki yang memang ingin menjaga perasaan istrinya terlebih ia takut fitnah.


" ustad masa gitu milih milih "protes ibu wali murid


" saya tidak memilih bu namun kami punya pengajian jadi alangkah baiknya untuk ibu membawa anaknya dihari Jumat ya bu sekali lagi saya minta maaf "


" Yasudah saya permisi dulu assalamu'alaikum "

__ADS_1


" Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh " jawab fikri sambil berdiri.


ibu ibu itupun berlalu meninggalkan ustad dan ustad fikri, sebenarnya tidak ada orangtua wali murid dari santri putra maupun putri, ia hanya ingin menemukan ustad fikri yang memang terkenal baik dan sopan terlebih tampan dengan mengaku sebagai wali murid,auranya mampu membuat siapapun terpesona akan dirinya.


" itu wali murid siapa ustad " tanya fikri pada ustad ismail.


" maaf ustad itu orang tua dari anak yang 4 bulan lalu keluar ustad itu kakanya"


" Oooh seperti itu yasudah tidak apa apa"


" ustad yakin tidak ingin menerima tawaran ibu ibu itu " tanya ustad ismail.


" Saya yakin ustad terlebih pesantren kita sudah membuka untuk mengajar ibu ibu kenapa tidak masuk saja bergabung dnegan yang lainnya jika tidak ada maksud dan tujuan lainnya " sahut fikri yang memang sudah mengerti maksud tujuan pembicaraan ibu ibu tadi.


" benar juga ya ustad, mudah mudahan kita semua sellau dalam lindungan Allah SWT "


" Aamiin yaallah ya rabb qobul "


Jam sudah menunjukkan pukul 17:00 wib sementara fikri menerima tamu setelah sholat ashar berjamaah dengan anak anak yang memang waktunya cukup untuk fikri ikut sholat ashar berjamaah. banyak santri yang ingin mondok dan fikri menerima nya dengan mengikuti syarat di pondok merekapun menyetujui syarat syarat yang telah dibuat di pondok.


****


"bunda sedang apa " ucap delia melihat bunda ditaman belakang


" oh sayang sini neng "


delia pun menghampiri bunda.


" bunda suka kesini nak kalau sore suasananya adem bangettt bunda sukaa "


" Iya bun delia juga sukaa "


" oh ya nak rencananya kamu pindah jadi atau engga? "


" jadi bunda memangnya ad aapa bunda "


" Bunda ingin kamu disini saja menemani bunda lagipula rumah sebesar ini sunyi nak jika kalian pada keluar "


" Nanti delia bicarakan dengan abi ya bunda, oh ya bunda bunda dapet salam dari ustd ismail tadi abi menyampaikan padaku.

__ADS_1


" Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh "


" Bunda kita telpon alisyah yuu delia kangen " ucap delia sambil mengeluarkan ponsel siap menghubungi mba wulan.


__ADS_2