Kekasih Idaman

Kekasih Idaman
Jangan buat malu


__ADS_3

Setelah melakukan baju untuk delia Kini mereka sudah dalam perjalanan menuju rumah keluarga Adam syarief untuk memenuhi undangan jam makan siang. 30 menit mereka tiba di pekarangan rumah Adam syarief tak lupa mobil mereka diparkirkan di garasi bersamaan dengan mobil lainnya dan mobil fikri masih ada di garasi tandanya fikri berada di rumah itu.


 


Ruangan disalah satu rumah megah yang bermotif kekinian menjadi tempat ternyaman saat ini bagi gadis cantik dengan keadaan yang paling cantik diantara keluarganya kedua setelah syifa iyalah Salsa. Kamar yang menjadi tempat ternyaman bagi gadis itu mengurungkan diri.


" Sumpah itu mereka pada kenapa sih sama gue kan maksud gue bener kalau itu cewe ngga pantes buat Aa gue, gue cuma sayang sama Aa karna gamau dia kejebak sama wanita berbusana syari tapi kelakuan roh halus" Gumam salsa yang sampe saat ini tidak terima diri nya disalahkan.


" Aa pake acara ngasih gue hukuman hapalan surah Al baqarah ayat 1-150 dia pikir gampang apa?! Dia enak sudah hapal lah gue hapal aja belom buat apaa sih kaya gini" gumam salsa sambil memaksakan hafalan.


Salsa biar seperti itu tetap masih mengikuti apa yang sudah seharusnya ia lakukan walau dengan keadaan terpaksa.


" Ahh haus gue " sambil Bangkit menutup buku tak lupa ia mengambil ponsel dan berjalan menuju dapur yang berada dilantai dasar.


@@@


" Silahkan duduk " ucap abah yang langsung duduk dibangku single yang berada di ruang tamu. tanpa banyak basa basi mereka pun duduk.


" Bunda tolong panggilkan anak anak ada tamu" ucap abah kepada bunda.


" Baik abah , ibu bapa saya permisi dulu ya" ucap bunda yang langsung pergi berlalu untuk memanggilkan anak anak.

__ADS_1


Mereka pun melakukan obrolan sambil menunggu anak anak datang. Tidak lama kemudian Bunda pun datang dengan syifa tak lupa zulfikri hadir.


" Silahkn dinikmati maaf adanya cuma ini " ucap bunda.


" Tidak apa apa ustadzah maaf merepotkan"


" Tidak apa apa"


" Assalamualaikum pah mah mba om semua sudah lama " tanya fikri sambil salim kepada mamah papah namun tidak dengan kakia,ziaa, delia.


"waalaikumsalam belum nak, fikri tidak ke pondok" tanya papah.


" Tidak pah"


Saat mereka asik mengobrol, tidak lama salsa muncul perasaan yang salasa inginkan saat ini adalah tidak ingin menyapa tamu yang hadir namun niat itu ia urungkan demi menghargai keluarga. Saat tau salsa menghampiri raut wajah wulan berubah drastis dengan sorot mata tajam dan itu tidak lepas pandangan dari bunda.


" Assalamualaikum " ucap salsa yang Kini berada ditengah mereka.


" Waalaikumsalam eh neng salsa"


" Iyah "jawab salsa sambil tersenyum. wulan yang menyadari tingkah salsa pun langsung membisikkan ditelinganya " Jangan buat malu"

__ADS_1


" Yasudah salsa pamit dulu ya semua"


" Loh kok sudah mau pergi sini ikut gabung"


" Maaf salsa lagi live mau ambil minum dulu hehe, Mari semua" pamit salsa langsung berlalu ke Kamar


" Astagfirullah ayu atuh makan dulu. "


" Tidak perlu repot repot abah bunda "


" Tidak apa apa "


Mereka pun menuju ruang makan yang berada tidak jaig dari tempat yang mereka duduk. 15 Menit mereka makan. dan sekarang mereka mengobrol kembali dengan obrolan ringan.Tanpa Terasa sudah lama berada di rumah Adam syarief mereka pun pamit untuk pulang.


" Yasudah abah bunda fikri semua kami pamit pulang dulu terimakasih atas jamuannya smapai berjumpa di hari jumaat " ucap papah sambil berjabat tangan dengan abah dan lainnya. diikuti oleh mamah dan yang lainnya.


" Iyah sama sama fii amanillah semua ya"


" Terimakasih, Mari semuanya Assalamualaikum "


" waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh"

__ADS_1


Mereka pun berlalu menuju mobil tak lama mobil pun keluar dari pekarangan rumah keluarga Adam syarief dengan abah dan mas Erik membunyikan klakson mobil.


@@@


__ADS_2