
" kamu jangan KB ya sayang, " kata fikri disaat mereka mandi bersama sehabis menunaikan kewajibannya.
" memangnya kenapa bi ? nanti aku hamil bagaimana ? "
" kamu kan punya suami sayang, lagi pula aku masih mampu membiayai kalian, tapi kamu tenang aja walau kamu tidak KB aku akan bermain dengan hati hati " kata fikri mengelua kepala sang istri.
" baiklah bi aku menurutimu " jawab deliaa ia juga memahami sedikit demi sedikit alasan tidak kb..
Setelah mandi bersama mengikuti sunah nabi, mereka pun mengambil air wudhu dan melaksanakan sholat tahajud berjamaah.
" kamu sudah sayang ? "
" sebentar aku mengganti pakaian bi " jawab delia ia memakai gamis abaya hitam dengan rambut yang ia pakaikan handuk.
Fikri mengambil saf paling depan diikuti delia dibelakangnya, sholat malam mereka lakukan ditengah semua orang tertidur, dan ada pula yang juga melaksanakannya.
Allahuakbar
ucap fikri sholat tahajud pun dimulai. zayyan pun terbangun tapi ia tidak menangis hanya saja ia mendengarkan suara abinya yang sedang memimpin sholat.
***
sehabis sholat subuh delia tidak langsung tidur ia menuju dapur dan melewati kamar ka zia ia memastikan kondisi sang kaka yang belum lama mengalami syok berat pasca kejadian yang dialami.
" ka ziaaa " panggil deliaa diambang pintu melihat ka zia yang selesai sholat .
" eh.. ade. sini masuk dee " kata ka zia mempersilahkan delia masuk ke dalam kamarnya.
" kamu lagi apaa ? masak yuu"
" masak apaa ? belum belanja dee, apa kita mau belanja dulu ? " tanya ka ziaa
" bolehh tapi aku izin suamiku dulu yaaa" kata delia ia pun berbalik arah dan bersamaan dengan itu aroma shampo tercium sangat dalam oleh ka zia ia pun mengulum senyuman sambil bersidekap tangannya di dada
" hmmmm . iyaa percaya deh abiss dikash jatah " ledek ka ziaaa
" apa sih kakk "
" ceuhh ilahh mau berkilahhhhh, hayo ngakuuuu" kata ka ziaaa ia memojokkan deliaa oleh pertanyaannya membuat delia meninggalkan ka zia.
" dihh kaburrr" ucap ka zia ia pun beranjak kekamar mamah.
skip setelah mendapatkan izin dari sang suami delia pun menghampiri mamahnya untuk meminta list belanjaan apa saja yang mau dibeli , walau sehabis acara mereka masih ada beberapa stok masakan tapi delia ingin kepasar mengingat sang suami meminta dibuatkan gulai kambing.
" ini nak tapi apa gak apa apa kalian kepasae ? " tanya mamah ragu
" gapapa kia juga ikut mah, kapan lagi kita jalan bertiga ya gak " jawab ka kia tiba tiba.
" yaudah hati hati yaa nakkk " jawab mamah
" Assalammualaikum " jawab mereka
" waalaikumussalam "
Delia menggunakan pakaian gamis berwarna biru navy lengkap dengan frenckhimar hitam, ka zia menggunakan gamis coklat dengan pasmina hitam , sedangkanka kia ia menggunakan pakaian tidie dengan pasmina hitam dan kacamata coklat. dari ketiga adik kaka busana mereka berbeda .
" biar kaka aja yang bawa mobil" kata ka kia dan diangguki oleh yang lainnya.
" ka zia didepan aja biar aku dibelakang" kata delia namun ditolak oleh ka ziaa " engga de kamu aja di depan "
" kaka sajaa atuh"
" udah lia kamu aja di depan mungkin zia sungkan kali mengingat kamu adalah ibu mertuanyaa wkwkwkkw " tawa ka kia pecahh melihat sikap ka ziaa kepada deliaa.
__ADS_1
" hahahaa" tawa delia lepas akhirnya ia tertawa juga setelah sekian lama tak tertawa semenjak ditinggal almarhum papahnya.
" ka ziaa jangan sungkan seperti itu, walau aaku ini adalah orang tua angkat dari calon suamimu tapi aku adalah adikmu, sudah aku katakan untuk bersikap biasa saja kepadaku, jangan ada perubahan diantara kita kak.." kata delia begitu serius melihat kakanya yang berada di sebelahnya, delia memutuskan dibelakang bersama kakanya dan mempersilahkan ka kia membawa mobil.
" ia iaa deee" jawab ka ziaaa
" oh ya ka aku udah mengabari tante rifka kalau ia tidak bisa membuat acara di depok karna tante ada acara di hari yang sama, jadi terpaksa kaka cari wo ditempat yang lainn" ucap deliaa menjelaskan apa yang dikatakan tante rifka tentang ia tidak bisa menjadi bagian moment ka zia.
" ohh yasudah zia cari deh , "
" kaka ada di tempat kaka ajaa de, banyak pilihan kok " sahut ka kia menimpali.
" yaudah boleh ka "
" haikal mau yang seperti apa ? " tanya ka kia disela ia mengendarai mobil
" zia gatau ka "
" wa atuh tanyain " ucap ka kia.
" gak enakk ihh " protes ka ziaa ia merasa sungkan menghubungi haikal lebih dulu.
" kamu ajaa dee" ucap ka ziaa ia meminta delia untuk menghubunginya.
" baiklah " ucap delia ia pun mengeluarkan ponselnya menghubungi anak angkatnya itu, sebelumnya ia menghubungi suami meminta izin untuk menelpon haikal .
" ribet banget izin suami " celetuk ka ziaa.
" kalau tidak sabar kamu lah telpon haikal langsung, " jawab deliaa sebelum panggilan telpon terhubung.
#terhubung "#
" Assalammualaikum "
" eumm ini bi umi sudah menyampaikan amanat dari tante rifka kalau ia tidak bisa membantu moment pernikahan ka zia dan putra kita , ka zia meminta umi menelpon haikal menanyakan dekorasi seperti apa , apakah umi boleh menghubungi haikal? " tanya delia dengan penuh kecemasan sampai ia menggigit bibirnya.
" baiklah abi izinkan, umi sudah sampai dipasar ? "
" Alhamdulillah terimakasih abi, belum bi sebentar lagi umi sampai, abi sudah lapar yah ? "
" hati hati, belum mi , yasudah abi mau lanjut kerja yaa, hati. hati umi " kata fikri
" ya abi umi tutup Assalammualaikum"
" waalaikumussalam "
# panggilan berakhir #
Setelah menelpon fikri delia mencari kontak haikal di handphone nya, selama ia mencari delia pun menasehati ka zia tentang ia meminta izin kepada suaminya.
" kak mau sepele dan sekecil apapun permasalahan tetap kita harus izin dengan suami , apalagi jika berhubungan dengan orang lain, wajib meminta izin dengan seperti itu , suami kita merasa di hargai, sekecil apapun kita menghargai pasangan kita, membuat ia merasa senang dan dihargai. " jelas delia ia pun menekan nomor haikal dan mulai menghubunginya.
" ia deee maaf "
" gapapa " jawab delia.. tak lama panggilan pun terhubung dengan cepat ia menjawab salam dari putranya. " assalammualaikum umi " ucap haikal di sana.
" waalaikumussalam nak"
" ada apa umi ? "
" kamu dimana nak ? "
" haikal di jalan umi mau berangkat interview ,umi ada apa ? "
__ADS_1
" umi ganggu ya nak ?, begini nak umi ingin meminta kamu memilih dekorasi akad nanti , kamu ingin seperti apa nak ? zia minta tolong umi untuk menanyakan denganmu karna ditempat tante rifka engga bisa nak " jelas deliaa dengan menyalakan speaker ponselnya.
" engga ganggu umi ini haikal lagi tambel ban, tante rifka engga bisa ya umii... emm yasudah umi haikal serahkan sama umi abi bagaimana yang bagusnya, kalau bisa sesuai sama keinginan ka zia saja umi , haikal ikut ajaaa umi hehehe " jawab haikal
" oh yasudah nanti umi sampaikan sama ka zia dan abi ya nak, loh kenapaa ban nya ? "
" bocor umi kena paku "
" hati hati nak yaallah kamu gapapa kan ? jangan memaksakan nak, ada abi nak kamu kerja di abi sajaa " kata deliaa meminta putranya untuk tidak melanjutkan interview karna awal saja ia sudah ada kendala.
" gapapa umi, sayang umi siapa tau haikal masuk hehehe, " jawab haikal.
" berapa semuanya kakek ? " tanya haikal kepada abang tambel ban disela ia menelpon uminya dan disaksikan oleh zia kia.
" 45 ribu a "
" oh ini kembaliannya buat kakek ajaa " ucap haikal ia pun memberikan uang 50 ribu kepada bapa bapa yang sudah tua , ia semangat mencari rezeki .
" terimakasih banyak yaa dee semoga dilancarkan setiap hajat dan maksudnya "
" aamiin sama sama. kek "
" umi haikal tutup dulu ya telponnya , assalammualaikum"..
" waalikumussalam hati hati nak "
**
TOK... TOKK.. TOKK..
" yaa sebentar " kata fikri ia pun bergegas membuka pintu kamarnya melihat alisyah sudah cantik berdiri diambang pintu.
" alisyah "
" abiii umi dimana lisyah cari umii ndak ketemu" kata alisyah ia tidak masuk kedalam kamar abinya karna ia sudah tahu jika abinya tidak mengizinkan masuk berati abinya sedang bekerja.
" umi sedang pergi kepasar nak dengan aunty zia, dan mami kia , alisyah main dulu dengan viola yaa , abi lagi kerja dulu ya sayang " kata fikri ia mengelus kepala putrinya
" umi kenapa tidak berbicara dengan lisyah bii, " protes alisyah.
" umi berangkat alisyah masih tertidur nak, umimu tidak tega membangunkan anak cantik sholeha sepertimu, jadi sekarang boleh abi bekerja nak ? "
" boleh abii.."
" anak pintar yasudah abi kerja dulu ya sayangg muachhhh" kata fikri ia mencium kening putrinya dan memastikan sang putri berada di bawah.
" ini hari minggu tapi abi masih bekerja, maafkan abi sayang, waktu liburan kalian terganggu karna ini semua demi masa depan kalian " gumam fikri dalam hati, di hari minggu pagi seperti biasa jadwal fikri bermain dengan buah hatinya namun karna ada kepentingan mendadak maka ia langsung mengadakan metting dengan asisten dan beberapa partner pekerjaannya. ia pun kembali ke dalam kamar dan memulai metting kembali.
~~
" nyonyah apa boleh saya menggendong zayyan ? " tanya suster melihat zayyan menangis dan mamah sedang membawakan mainan untuk cucu cucunya.
" silahkan tapi pastikan viola aman " kata mamah ia tau suster digaji oleh ka kia dan bang erik majikannya , ia mengizinkan zayyan di gendong olehnya asalkan viola dalam keadaan yang aman , mamah tidak ingin karna suster menggendong zayyan membuat viola dalam masalah.
" baik nyonyah "
" ncussss vio mau cucu" rengek viola saat melihat suster menggendong zayyan.
" sebentar ya ncus bikin kan " kata suster ia pun memberikan zyyan kepada mamah.
" nyonyah' apa bapa yang diatas mau dibuatkan kopi ? biar sekalian sayaa buatkan" kata suster yang dimaksud adalah fikri.
" bapa. sudah dibuatkan oleh istrinyaa " jawab mamah ..
__ADS_1