
Mobil pun berlalu keluar dari halaman rumah keluarga Reno zainal dan mereka kembali masuk kedalam rumah untuk beristirahat namun saat akan naik kelantai dua dirumahnya suara berat menghentikan langkah kaki mereka. " Kalian mau kemana masih ada hal yang ingin papah bicarakan " Sahut papah seakan menyuruh anaknya untuk tetap bersama nya.
Tanpa banyak ber tanya mereka pun mengikuti apa yang dikatakan Reno zainal dan mereka pun duduk.
" Ada yang ingin papah katakan" serius papah saat tidak ada jawaban dari keluarganya papah pun melanjutkan pembicaraannya.
" Apa benar delia kamu menginginkan pernikahan ini" tanya papah ragu.
" Bismillah delia siap pah dari hati delia sendiri delia sudah siap menikah" jawab delia
" Bukankah beberapa waktu yang lalu kamu pernah mengatakan tidak ingin menikah terlebih dahulu?" tanya papah lagi.
" Benar pah delia pada waktu itu tidak ingin menikah terlebih dahulu,delia minta maaf untuk hal itu karna Allah yang maha membolak balikan hati pah" jawab delia lembut.
" Apa papah tidak setuju delia menikah dengan ustad zulfikri? " tanya delia lembut.
"Bukan begitu nak hanya saja papah takut kamu tidak siap karna pernikahan bukan untuk main main nak " jawab papah sendu.
" Pah maaf jika selama ini delia suka menyakiti papah dan mamah atau bahkan kaka kaka, mungkin keputusan delia berat untuk kalian apa lagi delia masih muda menikah dengan duda anak satu tapi jujur delia tidak mempermasalahkannya , delia niat menikah untuk menyempurnakan separuh agama karna ibadah terlama iyalah menikah, lewat suami delia in syaa Allah delia bisa taat kepada agama lebih dalam lagi, Delia belum mengenal calon suami delia sikap sifatnya tapi setelah nikah delia akan mengenalnya baik buruknya dia delia akan terima pah in syaa Allah Allah akan bantu delia untuk taat, ridhoi restui pernikahan delia pah mah. " jelas delia sendu sambil menggenggam tangan papah mamah nya.
" Delia anakku bukan papah tidak merestui nak tapi jika ini keinginanmu Papah merestui kamu nak cuma satu pesan papah TAATI SUAMIMU KARNA SURGAMU ADA PADA NYA, JANGAN PULANG KALAU ADA MASALAH NAK "sendu papah sambil mengusap kepala putri nya.
" Iyah pah terimaksih "
" Nak"panggil mamah.
" Delia minta maaf mah"
" Kamu ngga salah sayang dan anak anak mamah ngga salah kok. mungkin ini sudah menjadi jodohmu jodoh cerminan diri nah kesolehannya dia pantas mendapatkan wanita shaliha seprtimu sayang. mamah mendukungmu" peluk delia
" Makasih banyak mah"
Ibu mana yang tidak mengetahui isi hati dan perasaan anak kandungnya. walau mamah berat melepas anaknya ingin menikah namun dia tidak boleh egois.
" Mamah harap kamu bahagia nak "gumam mamah dalam hati.
" Cieeee yang mau nikah" ledek kakia kazia.
" kakak" peluk kedua kaka nya.
__ADS_1
" Maaf ya kak delia langkahin" ucap delia kepada ka zia.
" Gapapa kok dee jodohmu duluannn yang sampai" peluk delia.
" Aaaa kakak" peluk kazia.
" Kamu harus banyak banyak sabar ya de ngadepin anak nya fikri karna kamu kan belom terbiasa pasti akan terbiasa cuma jangan kaget pesan kakak anak anak semua beda ngga sama" ucap ka Kia.
" Iyah kak siap terimaksih kakaku"
" Ya sudah kalian istirahat papah mau kabarin keluarga besar " ucap papah.
" Baik pah" semua pun berlalu.
*****
Berbeda dengan keluarga reno zainal yang sudah lebih dulu beristirahat kini keluarga Adam syarief masih menikmati dalam perjalanan untuk pulang ke kota bandung. 2 Mobil diisi dengan formasi lengkap sama seperti sebelum berangkat ke depok.
Mobil 1 ( Mobil fikri)
" Alhamdulillah ya abah kita diberi kemudahan dan keluarganya baik baik alhamdulillah kita bisa menjadi keluarga " sahut bunda tersenyum bahagia.
" Tentu bahagia abah bukankah delia calon menantu idaman yang kita inginkan"ucap bunda.
" Betul abah juga menyukai nya "
" Tolong jaga delia dengan baik jangan kamu sakiti dia.,jika dia menangis akan hal apapun jangan salahkan dia karna Salahnya seorang istri berarti salah nya suami " ucap abah kepada fikri.
" Iyah abah fikri akan lindungi dia menjaganya dan memuliakannya " jelas fikri yang kini bahagia.
" Maharnya apa nak " tanya bunda.
" Fikri ingin maharnya uang tunai serta satu rumah yang akan menjadi tempat tinggal nanti bun" ucap fikri.
" Baiklah nak"
Mobil 2(Mobil tyo)
Lain halnya dimobil fikri percakapan di Mobil tyo berawal baik menjadi ribut. akibat omongan yang tidak menyenangkan terdengar.
__ADS_1
" Sholeha banget ya calon istrinya Aa" gumam wulan.
" Atuh iyah mba syifa aja nih udah ngga sabar mau liat teteh itu di rumah kita" ucap syifa kagum
" Iyah bener mba juga kalian harus baik baik sama teh delia jangan macem macem kalian kan masih butuh Aa " ucap wulan memperingati.
" Tapi ya kalau salsa kurang suka deh sama dia masa nih ya aa nikah sama seumuran kaya aku sih jatohnya bocah" ungkap salsa sambil bersidekap dada.
" Kamu apa apaan sih de, sifatnya kamu jelek banget GA boleh kaya gitu masih untung mba ngga bilang aa soal alisyah beberapa waktu lalu. " sewot wulan.
" Loh emang kenapa sayang " tanya tyo sambil menyetir kebetulan anak anak sudah pada tidur.
" Dia gentak alisyah sampe alisyah ketakutan Kamu liat kan mas waktu acara barbeque beberapa hari yang lalu " tanya wulan jengkel.
" oh iya iya aku perhatikan aneh sama alisyah. ternyata itu" gumam tyo sambil menggelengkan kepala.
" Iyah emang dasar ngga tau diri apa apaa dari Aa fikri juga cuma karna dikasih hapalan yang double malah seperti ini, harusnya kamu mikir keslaahan kamu yang susah diatur A fikri dan kami tegas karna demi kamu karna sayang kamu. " jelas wulan kepada salsa yang emosi.
" Sayang jangan emosi bicarakan baik baik" tegur tyo.
" Aku kesel mas yaallah astagfirullah " ucap wulan.
" De jangan seperti ini kalau aa tau dia bisa aja loh ngga peduli Sama kamu" sahut syifa lembut.
Sebenernya syifa juga emosi namun kasihan salsa jika dia emosi seperti di keroyok untuk itu syifa memilih lembut.
"Aa ngasih apa sih cuma ngasih uang segitu aja ngga banyak" jawab salsa songong.
" Astagfirullah"
" Lu... y" sahut wulan terpotong
" sayang istigfar sudah sudah, kalau kita kasih tau tapi orang nya ngga ngerti juga lebih baik doakan kepada Allah karna hanya atas izin Allah hati nya Membaik" ucap tyO menenangkan yang sebetulnya jengkel dengan adik iparnya.
" Astagfirullah nanti kalau aa tau mba gamau bela" ucap wulan males.
Setelah pertengkaran itu kini suasana Mobil terasa hampa tanpa adanya obrolan tentu karna males bicara dengan salsa yang ada nanti ribut mereka pun memutuskan untuk diam menikmati udara dan malam nya perjalanan.
" Cihhh pada cuek lagi" Gumam salsa yang sebenernya didengar syifa.
__ADS_1