
Mobil telah terparkir di lapangan tanah di suatu daerah di kota bandung, setelah makan siang sekitar jam 3 sore mereka langsung menuju ke kediaman keluarga andri siapa lagi kalau bukan fikri dan anton, sebelumnya anton sudah menghubungi keluarga andri akan datang mengunjungi mereka, bagi fikri ia tidak ingin Masalah yang terjadi saat ini membuat dirinya dan keluarga merasa tersiksa. setelah mengumpulkan bukti bukti dan tentunya Alamat rumah andri, fikri dan anton memutuskan mendatanginya.
" Assalammualaikum " ucap mereka berdiri membelakangi pintu.
salah satu adab yang baik saat bertamu ialah tidak mengintip kedalam rumah untuk memastikan apa yang terjadi.
“Andaikan ada orang melihatmu di rumah tanpa izin, engkau melemparnya dengan batu kecil lalu kamu cungkil matanya, maka tidak ada dosa bagimu.” (HR. Bukhari Kitabul Isti’dzan)
Dan adab yang sering kali orang melupakannya saat bertamu iyalah menghadap ke arah pintu , sesungguhnya adab yang baik saat bertamu iyalah membelakangi pintu sesuai dengan apa yang di teladani Rasulullah dalam sebuah hadits yang berbunyi :
“Adalah Rasulullah SAW jika mendatangi suatu pintu dan akan meminta izin, beliau tidak menghadap ke arah pintu. Akan tetapi beliau berada di sebelah kiri, atau kanannya. Jika diizinkan beliau baru masuk, jika tidak beliau pun kembali.” (HR Bukhari)
"Assalammualaikum " ucapnya kedua kali. namun tak ada satupun jawaban dari tuan rumah, rumah itu seperti tak berpenghuni namun banyak sendal dan terdengar suara televisi menyala .
" Maaf pak apa kita menghadap ke pintu atau mengintip jendela sepertinya ada orang didalam " jawab anton
Fikri yang mendengar ucapan anton pun menoleh memberikan tatapan tak bisa diartikan ia tidak menyukai jawaban yang anton berikan , begitupun anton ia menyadari ucapan yang ia katakan mungkin salah membuat bosnya bersikap seperti ini.
__ADS_1
" Maaf pak " ucap anton.
" kamu tidak boleh seperti itu, setiap orang memiliki privasi, utamakan adab diatas ilmu karna banyak adab adab bertamu mengikuti baginda nabi muhammad salah satunya adab bertamu iyalah tidak menghadap pintu atau mengintip dari jendela maupun celah pintu" jelas fikri sambil merangkul anton.
" Maaf pak saya salah , saya senang bapak memberikan nasihat untuk saya"
" Sama sama anton sekarang kita ucapkan sekali lagi jika tidak ada jawaban maka kita harus pulang"
" Assalammualaikum" ucap mereka, namun tak ada jawaban sama sekali.
" Bagaimana ini pak apakah kita pulang saja ? " tanya anton.
Jauh jauh dari depok meninggalkan anak istri dan keluarga demi meluruskan permasalahan yang menimpa keluarganya namun setibanya tidak mendapatkan hasil , terkadang rencana yang sudah kita harapkan belum tentu sesuai dengan keinginan kita , Kecewa ? tidak mungkin Allah belum mengizinkan kami bertemu begitulah isi hati fikri yang tidak kecewa ia pun memafkan dan menerima dengan ikhlas.
mereka pun melanjutkan perjalanan menuju pondok pesantren yang kebetulan tak jauh dan selama itu pula mereka berdiskusi mengenai permasalahan salsa.
" pak saya minta maaf" ucap anton ditengah tengah perjalanan mereka.
__ADS_1
" kamu tidak perlu meminta maaf ya anton ini bukan salahmu , anggap saja pertemuan kita belum di izinkan Allah SWT"
" iya pak"
****
" Buka gerbangnyaa " ucap salah satu santri yang berjaga digerbang bermaksud menyuruh temannya untuk membantu membuka gerbang.
" Ahlan wa sahlan ustad " ucap mereka langsung berhamburan mengikuti mobil fikri yang saat itu masih dengan posisi berjalan dengan pelan memasuki gerbang.
mobil pun terparkir fikri dan anton pun keluar dari mobil , para santri pun langsung berhamburan salim ke fikri dan ada pula yang melewati anton dan ada pula yang salim kepada anton.
" Assalammualaikum ustad "
" Waalaikumsalam semangat mondoknya , hayo kita sholat " ucap fikri mengajak mereka sholat ashar .
" guss " panggil fikri pada salah satu santri.
__ADS_1
hayo santri siapa ? ada yang tau ??