
perjalanan cukup jauh dan terjebak macet membuat fikri dan bunda serta adiknya harus berlama dijalan menikmati pemandangan mobil yang berjejer rapih menunggu jalan. hingga mereka telat untuk pulang kerumah. namun, mobil hitam milik fikri baru saja memasuki halaman rumah besar dan mewah, lantai satu diukur dengan ketinggian mencapai 7 meter. rumah mewah memiliki 3 tingkat yang setiap lantai memiliki tinggi 7 meter.
TIN.. TINN.. TINN
" abiiiiiiiii" sahut alisyah sambil berlri menghampiri abi
" assalamualaikum sayanggg, hati hati nak, " jawab fikri sambil turn dan memeluk putri kesayangan.
"waalaikumsalam abi kenapa lama lisya kan tungguin abi" jawab polos alisyah
" abi pergi kedepan sayang ayo kita masukk" sahut fikri sambil menggendong putrinya.
" mang tolong diturunkan iyah dan biasa buat 50 kantong " ucap fikri pada mang ujang.
" baik pak " sahut mang ujang
Mereka pun berjalan masuk ke dalam rumah yang bernuansa abu abu, dengan tingkah celoteh alisyah yang menggemaskan membuat siapa pun ingin menggendongnya.
" assalamualaikum abah " sahut mereka mencium tangan abah
" waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh, sudah pulang nak" jawab abah
" alhamdulillah, " ucap bunda sambil duduk disisi abah.
" lelah sekali ini bidadari kita " sahut abah sambil mengusap keringat bunda.
" aduhh sweet bangettt bikin aku pengen " jawab syifa
" pengen apa? pengen diromantisin? " sahut tegas fikri
" aku kagum liat bunda sama abah a sudah lama tapi tetap romantis jarang keluarga seperti ini" jawab syifa melemah.
" alhamdulillah sayang karna Allah jadi tetap romantis" sahut bunda.
" syifa mau"
" nikah dulu de kalau belom nikah awas pacaran, jangan kamu mendekati ZINA " tegas fikri.
" iyah syifa benar kata aa kalau kamu mau nikah saja nikah itu kan ibadah " jawab abah
" syifa bercanda abah aa bunda syifa gamau nikah dulu syifa masih mau lanjutin kuliah ke mesir" sahut syifa
" iyah gapapa kalau mau mah sambil nikah sambil kuliah" sahut wulan tiba tiba muncul.
" waalaikumsalam "
" ehehehe assalamualaikum semua nya " sahut wulan
" waalaikumsalam mba "
" inI kebiasaan anak bunda nyela teruss gaboleh kaya gtu iyah mba " sahut abah
" hehehehe maafin wulan abah"
" tapi bener loh dee gapapa nikah sambil kuliah, sambil menyelam minum air hahahaha " tawa mas tyo
__ADS_1
" dasar suami istri " jengah syifa,
******
"silahkan duduk mba sambil menunggu mamah "
" terimakasih non"
Sambil menunggu ibu Negara yang sedang berada didalam toilet, mereka pun memulai percakapan, percakapan demi percakapan mulai dibahas. hingga terdengar suara membuat menoleh dan menghentikan obrolan ketiga wanita itu.
" mamah dari mana mah " tanya kakia
" biasaa"
" paham paham "
" eh ada bu ipeh, " sapa mamah
" iyah bu" jawab mba ipeh
" ada perlu apa ya buu biasanya ibu kerumah"tanya mba ipeh
" jadi gini bu, Anak saya in syaa Allah membuka usaha baju syari nya nah kami membutuhksn banyak penjahit baju,, baju yang kami buat P. O jadi ngga ready ,, mungkin beberapa ada yang ready jika itu bsa, jadi rencananya saya ingin mengajak ibu dalam terlibat bisnis kami in syaa Allah kita sama sama saling membantu" ungkap mamah
" alhamdulillah yaallah mudah mudah an lancar usahaanya, suatu kehormatan bisa bergabung langsung dengan keluarga ibu, saya bersedia bu,,contohnya seperti apa " jawab mba ipeh
" contohnya sudah di buat anak saya nanti tinggal ibu ikut in arahannya aja pasti nya ibu yang lebih tau tentang jahitan" ungkap mamah
" baik mah saya bersedia nanti saya akan menyampaikan Kepada yang lain nya" jawab mba ipeh
" baiklahh saya siap "
" selamat bergabung mba dan selamat atas kerjasamanya" sahut deliaa.
" sama sama non"
" kalau begitu saya pamit dulu iyah assalamualaikum " jawab mba
" waalaikumsalam iyah mba"
"Alhamdulillah ya nak semua nya dilancarkan sama Allah " ucap mamah saat mba sudah pergi.
" alhamdulillah mahh, doamu adalah berkah untuk kami mah " jawab delia.
" pastii dong"
***
Keluarga Adam syarief berkumpul kembali membuat suasana menjadi ramai itu membuat bunda geleng geleng kepala. namun, jika tidak kumpul bersama satu yang tidak ada membuat suasana nampak berbeda, dan itu tidak boleh terjadi bagi bunda terkecusli jika ada hal mendesak.
#DIRUANGKELUARGA
" laka laka siniii" ucap alisyah
" laka sini aku ada mainan main yu" ucap alisyah lagi
__ADS_1
" alisyah raka nya masih capeee lisyah main sama ka alya ya " tanya mas tyo
" gamau papah lisyah mau sama laka" ucap alisyah, gadis cantik berusia 3 tahun karna kepintaran dan aktif membuat gadis cantik itu terlihat tingkahnya menggemaskan namun kekurangan dari alisyah dia belum bisa mengucap kan R.
" iyasudah main nya nanti iyah lisyah dipanggil mamah ceuceu itu " sahut mas tyo sambil menunjuk wulan.
" gamau pah,"
" ada apa ini mas, tanya wulan
" biasa obat rindu " jawab tyo
" dasar sini main sama mamah yu' ucap wulan sambil menggendong alisyah duduk dipangkuan.
" oh iyah mba adikmu mau nikah " sahut abah
" alhamdulillah siapa bah " tanya wulan
" Aa kamu,ngga mungkin kan kedua adikmu " jawab abah sambil tertawa
" kak siapa calonnya? " tanya wulan pada fikri.
" belom tau dia mau atau ngga kak aku sih berniat mau mentaaruf beliau" jawab fikri
" siapa "
" anak pak zainal " sahut abah
" yang mana bah " tanya wulan
" itu yang donatur pesantren" jawab abah
" wulan ingettt bah, bukannya dia masih kuliah " tanya wulan
" bukan yang kuliah mba tapi aa kamu mau nya sama yang daun muda " sahut bunda datang membawa cemilan
" kan yang kuliah juga belom nikah mah"
" si mba bawel banget itu loh Yaa yang pake cadar yang lulusan pondok " sahuttt syifa.
" iyah kak sholeha tau " sahut salsa
" wahhh curang nih mbaa ngga ketemuu "
" Yaa kan mbaa dijawa.. tapi nanti mba ikut ya kalau aku taaruf " jawab fikri
" iyah kapan? "
" bulan depan " sahut tegas abah
" apa tidak kecepetan abah " jawab bunda lembut
" tidak bun "
waktu terus berjalan obrolan demi obrolan diucap kan hingga malam menyapa..
__ADS_1