Kekasih Idaman

Kekasih Idaman
suit?


__ADS_3

Jam menunjukan pukul 22:00 WIB pertanda malam semakin larut, Namun laki laki berstatus duda kini masih berada di pondok pesantren milik keluarga nya.


Zulfikri akan pulang jika anak anak telah selesai dalam pelajaran dan mereka telah kembali ke kamarnya masing masing yang telah disediakan untuk mereka beristirahat, tak jarang dari mereka kebanyakan memilih menghafal untuk besok stor hapalan kepada gurunya namun sedikit dari mereka memilih tidur dan menghapal besok setelah subuh.


Saat fikri hendak keluar dari belakang rumah singgah yang bisa menembus aula pondok tidak sengaja melihat anak anak masih bermain padhaal bel sudah berbunyi khusus pertanda jam tidur." ustad tolong lihat anak anak jangan sampai anak anak berkeliaran karna hari sudah malam dan jam tidur mereka sudah tiba" ucap zulfikri kepada ustad yang sedang berkeliling mencari santri yang absen tadi sore.


" Baik abi ini saya sedang berkeliling pondok, abi bermalam hari ini? " tanya ustad


" Tidak saya harus pulang,kasihan putri saya sudah menunggu" ucap fikri dengan ramah .


" Sudah lama alisyah tidak di bawa ke pesantren Abi banyak santriwati yang rindu kepada nya, sekali kali bawa atuh abi mengobati rasa rindunya. " jawab ustad sambil bercanda dengan abi, karna kedekatan dengan para pengurus pondok maupun dengan guru guru tak jarang mereka suka bercanda karna zulfikri tidak memandang siapa diri nya itu yang membuat mereka tidak ada celah jika berinteraksi hanya kapan dan waktu yang tepat untuk bercanda.


" Nanti akan saya bawa , yasudah ustad ana permisi pamit dahulu Salam untuk semua nya " ucap fikri. " assalamualaikum " lanjutin fikri.


" Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh, fi amanillah Abi " jawab ustad sambil melambaikan tangan tak lama mobil yang membawa zulfikri keluar gerbang meninggalkan pondok pesantren, setelah memastikan Abi berlalu kini ustad melanjutkan tugasnya berkeliling pondok untuk mencari anak anak.


@@@@@


" Nak besok panggil majelis taalim kamu untuk mengadakan pengajian pernikahan kamu nak, sanak saudara sudah mamah kabarkan neng lusa pengajiannya hari kamis sayang acaranya pagi " ucap mamah pada delia saat ini sedang berada dikamar wanita shaliha.


" Iyah mah besok delia akan menghubungi ustadzah untuk menyampaikan undangan kepada ibu ibu, " ucap delia pada mamah sambil manja dengan mamah nya.


" Gak menyangka anak gadis mamah ini mau menikah " ucap mamah yang sebenarnya berat terlihat dari nada bicaranya.


" Iyah mah hehehhe yasudah mamah bobo sama delia yu " ujar delia kepada mamah.

__ADS_1


" Boleh yu nak kita bobo " jawab mamah sambil bersiap siap tiduran di ranjang. Namun saat ingin menarik selimut mereka dikejutkan dengan kehadiran ka zia ka Kia yang ikut menginap dikamar delia. ukuran tempat tidur paling besar seperti yang dirasakan sempit.


" MAMAH" teriak zia dan Kia.


" Astagfirullah sudah malam ini kalian belum tidur " heran mamah dengan kehadiran anak anaknya yang selalu rebutaj tidur dengannya.


" Belum aku Cariin mamah di bawah kata papah mamah tidur dengan delia, wah curang " cercah zia sambil ikut naik keatas tempat tidur.


" Kak zia sempitt " rengekk delia seperti anak kecil kalau bersama keluarga nya.


" Biarin ini mamah aku "


" Mamah ihs Kia juga mauu awas minggir ah " jutek Kia yang langsung menyelinap disisi zia dan mamah.


" Kaka hey minggir ini aku dulu an" ucap zia yang tidak terima kakanya menyempil disisi.


" Kaka ihs kasihan mas Erik sama viola Sana ihh" ucap zia pada kakia. dan itu membuat mamah serta delia mengangguk.


" Ihs rese ya loh tapi gw udah bilang sama mas Erik katanya gapapa wlee" bantah kakia.


" Tapi kan kaaaa " sahut zia terpotong saat mamah membuka suara


" Sudah sudah hari ini mamah tidur dengan delia kalau kkalian mau kita tidur disini sama sama. " jelas mamah menengah antara debat kaka dan adanya.


Delia hanya diam membisu karna ia tidak bisa membantah atau berdebat dengan siapapun.

__ADS_1


" Oke siap, suit ya "


1


2


3


keberuntungan kali ini ber pihak pada zia" Yess gua menang awas ih kak" ucap kazia yang kini mendorong kia.


" Sial**n loh dee "


" Sudah sudah ayu tidur ah " sahut bunda.


" Tuh liat adikmu sudah tidur, " jelas bunda sambil melihat ke arah delia yang kini terpejam.


" Yaallah ini anak orang debat dia tidur " aneh ka zia.


"Cape dia kasihan "


" iya ka.... " ucap zia terpotong


" Berisik udah tidur "


" yeah "

__ADS_1


Maaf semua baru bisa update karna banyak kendala jadi baru bisa update. jangan lupa like share comment and favorite ya.. jangan bosen gaess 😍


__ADS_2