Kekasih Idaman

Kekasih Idaman
pengajian


__ADS_3

Hari demi Hari berganti, Waktu seakan berputar lebih cepat hingga pengajian pun tiba, pengajian dimana dilakukan sebelum menikah, moment yang bersejarah dimana kedua calon mempelai mengadakan acara di kedua tempat, Setelah pulang dari rumah Adam syarief mereka mampir ke rumah tante yang berada di bandung hanya memberikan undangan dan lainnya. dan Kini mereka tiba di kota depok, fikri yang mengadakan acara pengajian di pondok pesantren tak lupa ibu ibu disekitar pondok serta para Kerabat hadir di pondok pesantren. Namun, berbeda dengan delia yang mengadakan di kediamannya dengan para ustadzah dan jamaah majelis taaklim yang ia pimpin.


Susunan demi susunan acara berlangsung tertib dan penuh rasa haru, rasa dimana semua seperti mencurahkan isi hati dan memanjatkan doa untuk calon pengantin, tidak lupa kedua sahabat delia yaitu BELLA DAN NISA serta kedua orang tua dari sahabat nya turut hadir.


MC pun memimpin Acara tiba saat ini MC mempersilahkan untuk kedua orang tua memberikan wejangan kepada calon pengantin. para hadirin di buat merasakan hingga tidak bisa menahan Haru bahkan ada diantara mereka ada yang menangis.


"Saya persilahkn kepada Bapak Reno zainal selaku ayah kandung dari Delia anastasya AZ Zahra memberikan wejangan" ucap MC mempersilahkan papah untuk berbicara.


" Bismillah. huftt, Delia anak papah, anak kecilnya papah, tak terasa kini engkau telah tumbuh menjadi wanita shaliha,tumbuh menjadi wanita dewasa yang sebentar lagi akan menjadi istri dari seorang laki laki pilihanmu, Walau kamu nanti menikah dengannya papah tetap akan menganggap kamu anak Kecilnya papah, anak yang selalu papah manja,anak yang selalu menjadi anak yang papah sayangi walau tanggung jawab papah sebentar lagi telah usai tergantikan dengan suami mu,tapi papah ingin mengantarkan kamu kegerbang pernikahan lewat tangan papah sendiri,ingat nak papah bukan lagi tanggung jawabmu tapi suamimu lah tanggung jawabmu taati dia hormati dia karna surgamu ada pada suamimu dan baktimu ada pada suamimu, pesan papah jika nanti di kehidupanmu kamu menemukan titik yang tidak kamu inginkan maka selesaikan dengan suamimu nak bicaralah padanya. sampai kapanpun 😭kamu tetap anak papah, walau setatusmu berubah tapi kamu tetap anak papah ,papah merestuimu" ucap papah sambil menahan kesedihan hingga ia memeluk putri kecilnya sambil menangis dan ini kali pertama ia melihat papah nya menangis.


" Masyaallah begitu besar pengorbanan sang ayah yang telah berusaha bersusah payah untuk membesarkan kita hingga tanggung jawab mengantarkan anaknya kegerbang pernikahan sebentar lagi di lewati, Selanjutnya ibu kami persilahkn untuk memberikan wejangan" ucap MC.


" Delia anak mamah anak Kecilnya mamah, mamah tidak ingin mengatakan panjang lebar tehadapmu bukan mamah tak sayang namun rasa sayang mamah terhadapmu melebihi kata kata, pesan mamah kamu yang sabar dan jadi wanita penyejuk dalam keadaan apapun seperti kamu penyejuk kami, jadilah ibu yang baik untuk anak anakmu kelak, kamu anak mamah anak Kecilnya mamah yang sebentar lagi menjadi istri dan kelak akan menjadi ibu, mereka menyayangimu nak dan mamah merestuimu" ucap mamah yang mengatakan sambil berderai airmata yang Kini ikut memeluk anaknya.


" Ibu yang melahirkan anak, mempertaruhkan nyawa bahkan mengorbankan segalanya demi anaknya, kasih sayang yang sampai saat ini masih diberikan untuk anaknya, tidak akan bisa terbayar dengan apapun kecuali anaknya bahagia, restu yang telah di berikan mudah mudahan menjadi kebahagian untuk Delia " ucap MC.


Tak laama kemudian Acara demi acara telah selesai para panitia memberikan sembako untuk jamaah yang telah hadir. setelah menerima bingkisan mereka membubarkan diri untuk pulang ke rumah masing masing.


@@@@


Baik dikediaman Delia maupun di pesantren melakukan hal yang sama pembukaan dan pembacaan ayat suci alquran. Doa doa restu dari para jamaah maupun jajaran pengurus pondok pun memberikan doa kepada fikri untuk keberkahan rumah tangganya.


" Barakallah ustad "


"Aamiin aamiin "


Di pesantren maupun di rumah Delia ia memberikan bingkisan berupa sembako untuk jamaah yang sudah hadir hingga anak pondok pun mendapatkan juga .

__ADS_1


" Abiii "


" Iyah sayang " gendong Alisyah.


" Abi kok pada pulang "


" Iyah sayang kan sudah selesai" jawab fikri , saat ingin menjelaskan tiba tiba ada orang yang memberikan selamat kepada fikri.


" Assalamualaikum ustad barakallah ustad "


" waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh aamiin "


" Abi ko pada bilang selamat sama abi abi ulang taun? " tanya alisyah.


" Engga sayang kan ada pengajian"


" ohhhh abi lisyah bobo cm abi ya nanti"


Mereka pun melanjutkan acara pondok dengan menyantap hidangan yang telah di sediakan..


@@@


" Cieee calon manten" ledek Bella. yang Kini berada di Kamar Delia.


" Apa sih syang"


" Del berati lu jarang di Kamar ini lagi dong" tanya Bella yang sejak tadi mengamati Kamar yang penuh sejarah.

__ADS_1


" Iyah gapapa demi suami. "


" Ya deh mentang mentang mau nikah, BTW si nisa kutu kupret eh kutu buku mana " tanya Bella yang sejak tadi tidak melihat nisa.


" Aku kurang tau bell bukaa"ujar delia yang terpotong ucapannya.


" Hallo gaess"


" Kemana aja hah" tanya Bella


" Biasa ambil makanan dulu nih. " ucap nisa sambil membuka isi tas.


" Idih malu. maluin loh nisa nisa ampun deh gue sama elu " Nyerocosss Bella yang aneh sama kelakuan sahabatnya yang ngga malu masukin makanan ke dalam tas. lain hal dengan Bella Delia yang melihat kelakuan nisa hanya tertawa.


"Gue laper sih bodoamat ah"


" Dish malu gw mah punya temen kek lu mending ga udah ikut ke bandung sayang malu malu in Delia"judess Bella


" Suttt jangan berantem, gapapa Bella " ucap Delia yang menahan tawa.


" Lu mau ga bell" tanya nissa.


" Kaga "


"Yakin"tanya nisa memastikan.


" Bagi gw lemper nya " ucap Bella yang Kini mau.

__ADS_1


" Sok jual Mahal sih mau juga kan loh"HARDIK Bella.


"He hehehe"


__ADS_2